Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Modernisasi Parkir Pasar Pagi Dimulai Dishub Samarinda, Dishub Ambil Alih Parkir Pasar Pagi, Apa Dampaknya?

AdminBTV • Selasa, 25 November 2025 | 12:58 WIB

Area parkir Pasar Pagi Samarinda dengan rencana sistem nontunai parking gate—visual dinamika modernisasi fasilitas publik.
Area parkir Pasar Pagi Samarinda dengan rencana sistem nontunai parking gate—visual dinamika modernisasi fasilitas publik.

Balikpapan TV – Hai Cess! Area parkir gedung baru Pasar Pagi Samarinda resmi diambil alih sementara oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda. Langkah cepat ini muncul setelah instruksi langsung Wali Kota Andi Harun, yang menegaskan bahwa parkir Pasar Pagi harus tetap menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama proses lelang operator pihak ketiga masih berjalan. Dishub ditunjuk untuk mengisi kekosongan sambil merampungkan administrasi dan teknis sebelum lelang resmi dibuka.

Cerita ini makin menarik karena Pasar Pagi bukan sekadar pusat belanja legendaris—ini jantung keramaian Samarinda. Kalau pengelolaan parkirnya kacau, otomatis ritme aktivitas para pedagang dan pengunjung ikut kena imbasnya. Jadi yuk lanjut Cess. Biar makin paham apa saja yang berubah, apa rencana pemerintah, dan bagaimana efeknya buat warga.

Kenapa Dishub Samarinda Mengambil Alih Parkir Pasar Pagi?

Dishub masuk sebagai operator sementara demi menjaga pemasukan daerah tetap jalan. Penunjukan ini langsung dari Wali Kota, memastikan area parkir tidak mandek saat lelang pihak ketiga belum rampung.

Hotmarulitua Manalu, Kepala Dishub Samarinda bilang apa adanya: “Dalam prosesnya yang mengisi kekosongan, Dishub ditunjuk Wali Kota sebagai pengelola sementara.” Situasinya memang teknis, tapi intinya sederhana: jangan sampai Pasar Pagi berjalan tanpa sistem parkir yang jelas.

Apa yang Sebenarnya Membuat Pengelolaan Parkir Ini Penting?

Pasar Pagi adalah Barang Milik Daerah (BMD). Itu berarti pembagian tanggung jawab harus rapi. BPKAD bertindak sebagai pengelola barang, Dinas Perdagangan jadi pengguna gedung, sementara Dishub menangani parkir.

Hotmarulitua menggarisbawahi struktur ini dengan lugas: “BMD itu pengelolanya BPKAD, pengguna gedungnya Disdag, dan untuk urusan parkir Dishub sebagai pengguna.” Jadi, pengelolaan parkir tidak bisa berdiri sendirian dari struktur aset.

Baca Juga: Ratusan Personel Damkar Samarinda Ikuti Tes Urine Massal, Ini Hasilnya

Bagaimana Proses Lelang Pengelola Parkirnya?

Sekarang Dishub dan BPKAD sedang merampungkan kerangka lelang. Dokumen teknis disiapkan, termasuk Term of Reference (TOR), perhitungan potensi pemasukan, skema tarif, kebutuhan investasi, sampai standar pelayanan minimal.

Hotmarulitua menambahkan: “Untuk proses lelang, Pak Wali bilang kontraknya dari BPKAD. Perhitungan potensi hingga tarif sedang kami siapkan sebelum dilelangkan oleh pengelola barang dan jasa.” Artinya, semua masih berlangsung, tapi sudah mengarah ke model profesional.

Apa Saja Perubahan Sistem Parkir yang Sedang Disiapkan?

Satu hal yang pasti: parkir Pasar Pagi akan jauh lebih modern. Wali Kota mengarahkan penggunaan sistem nontunai berbasis parking gate, untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Arahnya dari Wali Kota berbasis nontunai dan parking gate. Jadi sistemnya kami siapkan untuk roda dua dan roda empat,” kata Hotmarulitua. Pengunjung cukup tap in–tap out pakai uang elektronik. Praktis, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga lapangan.

Mengapa Tarif Parkir Progresif Akan Diberlakukan?

Tarif progresif bukan sekadar aturan baru—ini strategi mengatur okupansi agar tidak penuh oleh pedagang yang memarkir kendaraan terlalu lama. Pedagang diarahkan memanfaatkan area drop-off supaya kapasitas parkir lebih optimal buat pengunjung.

“Parkir progresif itu untuk mengatur okupansi. Pedagang yang berjualan lama lebih baik menggunakan drop-off, sehingga kapasitas parkir bisa lebih diutamakan untuk pengunjung,” jelas Hotmarulitua. Jadi, fokusnya adalah pemerataan ruang dan kenyamanan.

Tips Singkat untuk Pengunjung Pasar Pagi

• Selalu cek saldo kartu e-money sebelum masuk area parkir.
• Simpan kartu e-money di tempat yang susah jatuh—karena kartu itu satu-satunya tiket keluar.
• Jika hanya antar-jemput cepat, manfaatkan drop-off agar tidak terkena tarif progresif.

Bagaimana Masa Depan Pengelolaan Parkir Pasar Pagi?

Meskipun Dishub jadi operator sementara, pemerintah tetap memastikan pengelolaan jangka panjang akan dipegang pihak ketiga. BPKAD sedang merumuskan mekanisme lelang dan menyeleksi operator profesional agar pengelolaan benar-benar mumpuni.

Hotmarulitua bilang: “Arahnya nanti dikelola pihak ketiga, dan skema lelangnya sedang diproses. Dishub mengisi sementara saja.” Targetnya, semua persiapan rampung secepatnya agar tata kelola parkir makin rapi dan kontribusi terhadap PAD semakin maksimal.

Kisah Pasar Pagi memang tidak pernah selesai, terutama soal dinamika pengelolaannya. Perubahan sistem parkir menuju model modern ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga kenyamanan publik. Kalau kebijakan ini berjalan sesuai rencana, kawasan Pasar Pagi bisa makin tertib, aman, dan tentu saja lebih ramah pengunjung.

Bagikan artikel ini biar makin banyak Cess lain yang tahu perubahan baru di Pasar Pagi.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' Satya

FAQ

1. Kapan sistem parking gate mulai beroperasi?
Saat ini masih dalam tahap persiapan Dishub. Waktu operasional penuh menunggu rampungnya instalasi dan uji coba.

2. Apakah semua kendaraan wajib menggunakan e-money?
Iya. Sistem tap in–tap out jadi metode standar karena efisiensi dan mengurangi antrean.

3. Apa pedagang tetap boleh parkir di area gedung?
Boleh, tapi tarif progresif akan mengatur durasi agar tidak mengganggu kapasitas pengunjung.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#parkir nontunai #dishub samarinda #pasar pagi