Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Sejarah Kebun Raya Unmul Samarinda dan Daya Pikatnya Serta Koleksi Flora-Fauna KRUS yang dahulu Jadi Andalan Wisata Kota Tepian

AdminBTV • Sabtu, 22 November 2025 | 09:24 WIB

Kondisinya saat ini memprihatinkan
Kondisinya saat ini memprihatinkan

Balikpapan TV – Hai Cess!  Kawasan hijau seluas lebih dari dua ratus hektare ini bukan sekadar tempat rileks, tapi juga pusat konservasi, penelitian, dan ruang belajar terbuka yang sudah eksis sejak era 1970-an. 

Di balik rindang pepohonan Gunung Kapur, ada banyak kisah dan sejarah panjang yang membuat dahulu warga Samarinda betah singgah. Mulai mahasiswa yang “nongkrong santai sambil riset”, keluarga yang datang rekreasi, sampai wisatawan luar kota yang penasaran dengan anggrek hitam legendaris. Cerita lengkapnya menarik untuk diikuti—ayuk lanjut baca bagaimana sejarah dan kondisinya saat ini, Wal, biar tambah paham kenapa KRUS dulu jadi primadona.

Baca Juga: Teknologi 6G Melesat Smartphone 2025 Mulai Masuk Era Satelit, Seberapa Penting Satelit untuk Smartphone Generasi 2025?Apa

Sejarah Berdirinya Kebun Raya Unmul Samarinda?

Awalnya kawasan ini merupakan konsesi 300 hektare milik CV Kayu Mahakam di Gunung Kapur. Pada 9 Juli 1974, wilayah tersebut resmi diserahkan kepada Universitas Mulawarman sebagai hutan pendidikan. Proses peresmiannya disaksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Syarief Thayeb serta Gubernur Kalimantan Timur Abdoel Wahab Sjahranie.

Seiring berjalannya waktu, sebagian lahan seluas 62 hektare berubah fungsi pada 2001 untuk mendukung wisata kebun raya. Perubahan itu justru membuat KRUS makin dikenal warga sebagai ruang publik edukatif dan nyaman.

Apa Saja Koleksi Satwa yang Bisa Dilihat di KRUS?

Di dalam kawasan ini terdapat 24 jenis satwa, termasuk beberapa yang dilindungi. Buaya, kancil, orang utan, elang kepala putih, monyet ekor panjang, merak, hingga ular python menjadi daya tarik pengunjung. Koleksi ini dirawat dalam area yang terhubung rute khusus agar pengunjung mudah menjelajahi semuanya.

Kehadiran satwa-satwa tersebut sering jadi magnet bagi keluarga dan anak-anak. Bahkan beberapa pengunjung sering nyeletuk, “Serasa masuk mini safari versi Kota Tepian.”

Bagaimana Keunikan Koleksi Floranya?

Flora di KRUS terdiri dari banyak pepohonan khas Kalimantan serta bunga langka seperti anggrek hitam. Sebagian koleksi ditempatkan di museum sebagai sarana edukasi agar pengunjung lebih memahami tanaman yang kini jarang ditemukan.

Flora lainnya ditanam langsung di kawasan terbuka sehingga pengunjung bisa melihat habitatnya secara alami. Banyak mahasiswa Unmul memanfaatkan area ini untuk riset lapangan maupun tugas ekologi.

Fasilitas Apa yang Membuat KRUS Nyaman untuk Rekreasi?

Dulu KRUS menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari area parkir luas, jalur jalan beraspal, taman hiburan anak, panggung pertunjukan, hingga warung makan. Ada juga delman, museum kayu, gazebo, kolam pemancingan, bianglala, dan komedi putar.

Rute antar-koleksi dirancang saling terhubung sehingga pengunjung tidak bingung berpindah lokasi. Banyak keluarga menghabiskan waktu di area permainan sambil menikmati udara segar khas hutan kota.

Sejauh Apa Akses Menuju Lokasinya?

Waktu tempuh dari pusat kota sekitar 20–30 menit menggunakan kendaraan bermotor. Kondisi jalan cenderung baik dan beraspal, meski sedikit sempit serta berkelok. Jalur menuju KRUS melewati beberapa titik wisata seperti Lembah Hijau dan area pemancingan keluarga.

Pengunjung umumnya menyarankan datang sedikit pagian untuk menghindari padatnya lalu lintas. Banyak juga yang bercerita perjalanan ke KRUS terasa “adem-adem sejuk” karena dikelilingi vegetasi hijau sepanjang jalan.

KRUS hadir bukan hanya sebagai ruang rekreasi, tetapi juga tempat belajar, pusat penelitian, dan wahana konservasi yang terawat. Dari sejarah panjang, koleksi flora-fauna, hingga fasilitas lengkapnya, kawasan ini memang pantas jadi kebanggaan warga Samarinda. Semua itu kisah jayanya yang saat ini Tutup untuk Umum, kondisinya terlantar dan tidak terawat.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'(KHOIRUL)

FAQ

  1. Apakah Kebun Raya Unmul cocok untuk penelitian mahasiswa?
    Ya, KRUS memang sejak awal dirancang sebagai kawasan hutan pendidikan sehingga sangat mendukung penelitian lapangan.

  2. Apakah fasilitas hiburan di KRUS berbayar?
    Sebagian fasilitas memang memiliki tiket masuk tersendiri, sementara area taman dan jalur jalan bisa dinikmati secara bebas.

  3. Kapan waktu terbaik berkunjung?
    Pagi hingga sore adalah waktu paling nyaman, terutama jika ingin menikmati area hutan lebih segar.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#Gunung Kapur #Kebun Raya Unmul #Wisata Kota Tepian