Balikpapan TV – Hai Cess! Jalan M Yamin di Samarinda dua hari terakhir kembali jadi sorotan setelah puluhan mobil terjaring penindakan karena parkir sembarangan di bahu jalan.
Dishub Samarinda menindak tegas pengemudi yang nekat memadati ruas protokol itu sejak Sabtu hingga Minggu malam (16 November 2025).
Aksi penggembosan ban dan pemasangan stiker pelanggaran dilakukan demi atasi kemacetan yang meluas akibat membludaknya pengunjung kegiatan Samarinda Fair di Mal Samarinda Square/Robinson.
Penasaran gimana situasi lengkapnya di lapangan? Yuk lanjut baca sampai akhir, Cess!
Apa Penyebab Dishub Mengambil Langkah Tegas di Jalan M Yamin?
Penindakan muncul karena kemacetan dua hari terakhir yang dipicu lonjakan pengunjung Samarinda Fair. Ruas jalan protokol itu langsung macet setelah banyak mobil memenuhi bahu jalan.
Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban Dishub Samarinda, Duri, menegaskan padatnya kendaraan membuat patroli rutin harus naik level demi menjaga arus lalu lintas tetap aman.
Baca Juga: Dana Pendidikan Gratispol Rp44,15 Miliar Resmi Cair untuk 7 PTN di Kaltim, Ini Rinciannya!
Berapa Banyak Mobil yang Ditindak Selama Dua Hari?
Sejak Sabtu hingga Minggu malam, 60 hingga 65 mobil digembosi ban dan ditempeli stiker pelanggaran. Semua kendaraan yang ditindak adalah roda empat.
Lokasi penindakan pun tidak main-main: membentang dari depan RRI hingga kantor DPW PKS Kaltim, sisi kanan dan kiri, yang semuanya merupakan area larangan parkir.
Apa Respons Dishub untuk Pelanggaran yang Masih Terus Terjadi?
Meski sudah ditindak malam sebelumnya, pelanggaran tetap marak. Dishub memastikan tindakan berikutnya akan lebih tegas.
“Besok akan kami derek dan kami kunci bannya,” ujar Duri. Tegas, langsung, tanpa kompromi.
Sudah Ada Solusi Parkir Alternatif untuk Pengunjung Samarinda Fair?
Dishub memastikan sudah koordinasi dengan penyelenggara Samarinda Fair terkait lokasi parkir alternatif di sekitar area.
“Sudah ada koordinasi. Mereka sudah disiapkan lokasi parkir alternatif. Yang parkir di bahu jalan itu murni inisiatif pengemudi sendiri,” pungkasnya.
Selama dua hari, penindakan ketat dilakukan Dishub Samarinda untuk mengatasi kemacetan parah di Jalan M Yamin akibat banyaknya kendaraan yang memilih parkir di bahu jalan.
Mulai dari penggembosan ban, pemasangan stiker, hingga rencana penderekan jadi langkah tegas yang diambil. Koordinasi dengan pengelola Samarinda Fair sudah berjalan, namun kesadaran pengemudi tetap jadi kunci utama.
Kalau menurutmu informasi ini penting, yuk bagikan artikel ini, Cess! Biar makin banyak orang yang tertib dan tidak bikin jalan protokol makin sumpek.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”
FAQ
1. Kenapa hanya mobil roda empat yang ditindak Dishub?
Karena seluruh pelanggaran parkir yang ditemukan di Jalan M Yamin dalam dua hari itu berasal dari kendaraan roda empat.
2. Apakah pengunjung Samarinda Fair sudah disediakan lahan parkir resmi?
Ya, menurut Dishub, pihak penyelenggara telah menyediakan lokasi parkir alternatif bekerja sama dengan area sekitar.
3. Tindakan apa yang akan diambil jika pelanggaran tetap terjadi?
Dishub menegaskan akan melakukan penderekan dan penguncian ban.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.