Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Rudy Masud Pimpin Penanaman 1000 Bibit Pohon di Samarinda, Ini Jenis Tanamannya!

Rizkiyan Akbar • Jumat, 7 November 2025 | 10:52 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Gubernur Kaltim Dr H Rudy Masud (Harum) memimpin penanaman seribu bibit pohon di area pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang Samarinda, Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (6 November 2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dengan tema “Menanam Pohon Sedekah Oksigen.” Acara tersebut diikuti jajaran OPD Pemprov Kaltim, Forkopimda, perusahaan, dan masyarakat perhutanan.

Kira-kira pohon apa saja yang menghijaukan kawasan ini? Yuk lanjut kita ulik bareng, Cess!

Apa Makna “Sedekah Oksigen” Menurut Gubernur?

Rudy Masud bersama jajaran berfoto bersama usai kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon di Samarinda, Kamis (6 November 2025).
Rudy Masud bersama jajaran berfoto bersama usai kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon di Samarinda, Kamis (6 November 2025).

Gubernur Harum menyampaikan bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi bentuk kepedulian spiritual.

“Penanaman pohon merupakan sedekah oksigen bagi makhluk Tuhan lainnya tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Setiap pohon tumbuh menghadirkan udara untuk siapa saja, tanpa memilih siapa yang berhak menikmatinya. Dari manusia, hewan, hingga seluruh ekosistem. Sedekah yang tidak terlihat, namun terasa oleh kehidupan setiap hari.

Baca Juga: Ranam Banua 2025 Digelar di Samarinda, Angkat Kisah Budaya dan Alam Kalimantan Timur

Mengapa Lokasi Pesantren Dipilih?

Pemilihan Pondok Pesantren Al-Bahjah bukan keputusan kebetulan. Lingkungan pendidikan dianggap tepat sebagai ruang tumbuhnya kesadaran ekologis.

“Pondok pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan peradaban hijau,” tegas Gubernur Harum.

Di sini, santri tidak hanya belajar fikih dan akhlak, tetapi juga praktik nyata menjaga ciptaan Tuhan. Lingkungan pesantren ke depan diharapkan menjadi laboratorium hidup: teduh, asri, sekaligus produktif.

Apa Saja Jenis Pohon yang Ditanam?

Sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam di lahan seluas kurang lebih 5.000 hektare. Jenisnya pun bukan sembarang tanaman. Ada durian Musang King yang ditanam langsung oleh Gubernur Harum, lalu jambu, pete, mangga, jeruk, alpukat, kelengkeng, dan lainnya.

Pemilihan jenis bibit ini bukan hanya demi penghijauan visual. Banyak dari pohon tersebut memiliki nilai ekonomis jangka panjang.

Dalam beberapa tahun ke depan, hasil panen dapat membantu keberlanjutan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar. Hijau dapat, manfaat pun ikut tumbuh.

Bagaimana Harapan Ke Depan?

Gubernur Harum berharap penanaman pohon dapat menjadi gerakan moral yang terus berkelanjutan.

“Menanam satu pohon berarti menanam kehidupan dan masa depan generasi yang lebih baik,” ucapnya.

Bayangkan beberapa tahun nanti, kawasan ini menjadi hijau teduh, udara lebih sejuk, dan santri belajar di bawah rindangnya daun.

Nilai lingkungan bukan hanya teori, tetapi hadir nyata di sekitar mereka. Inilah cikal bakal eco-pesantren — perpaduan nilai agama dan pelestarian alam.

Sebelum penanaman berlangsung, turut diberikan penghargaan Lomba Wana Lestari untuk para penyuluh kehutanan, kader konservasi, dan kelompok pencinta alam.

Selain itu, terdapat dukungan berupa bantuan bibit, pupuk, hingga sarana prasarana perhutanan sosial, ekonomi kreatif, dan pariwisata senilai total Rp46 miliar dari APBD Kaltim dan UPT Kementerian Kehutanan.

Baca Juga: YJI Kaltim Siap Rayakan HUT ke 44 di Islamic Center Samarinda, Ini Agendanya!

Tips Kecil untuk Kita Semua:

1. Menanam tidak harus dalam jumlah besar. Satu pohon di halaman rumah sudah sangat bermakna.

2. Jadikan menanam sebagai kebiasaan tahunan bersama keluarga atau komunitas.

3. Rawat secara berkala. Air, pupuk, dan perhatian membuat pohon tumbuh seperti anak sendiri.

Yuk, bagikan cerita ini agar lebih banyak orang yang sadar pentingnya pohon bagi kehidupan, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

 

FAQ

1. Apakah penanaman pohon ini dilakukan setiap tahun?

Ya, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tahun.

2. Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan penanaman ini?

Pemprov Kaltim, Forkopimda, pesantren, perusahaan, dan kelompok masyarakat terkait lingkungan.

3. Apa manfaat penanaman pohon di pesantren?

Selain menjaga lingkungan, pohon bernilai produktif dapat mendukung ekonomi pesantren dan edukasi ekologis bagi santri.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Gubernur Kaltim Rudy Masud menanam pohon di area pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Samarinda, Kamis (6 November 2025).
Gubernur Kaltim Rudy Masud menanam pohon di area pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Samarinda, Kamis (6 November 2025).

Editor : Arya Kusuma
#hari menanam pohon indonesia #Sedekah Oksigen #samarinda #penanaman pohon #Rudy Masud