Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Proyek Lebih Rp200 Miliar Demi Pasar Modern! Revitalisasi Pasar Segiri Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Lokal, Seperti Ini Rencannya

Arya Kusuma • Rabu, 29 Oktober 2025 | 07:54 WIB

Pasar Segiri Bakal Jadi Ikon Baru Kota Samarinda
Pasar Segiri Bakal Jadi Ikon Baru Kota Samarinda

Balikpapan TV - Hai Cess! Rencana Pemerintah Kota Samarinda untuk merevitalisasi Pasar Segiri ternyata menyita perhatian banyak pihak. Tak hanya soal desain dan anggaran yang kabarnya mencapai Rp200 miliar, tapi juga tentang bagaimana nasib ribuan pedagang yang selama ini menggantungkan hidup di sana.

Bagaimana Awal Munculnya Rencana Revitalisasi Pasar Segiri?

Pasar Segiri, yang dikenal sebagai pusat ekonomi rakyat di Samarinda, sudah lama membutuhkan sentuhan pembaruan. Bangunan yang padat, akses sempit, hingga sanitasi yang kurang optimal membuat pemerintah setempat berencana menata ulang agar pasar tradisional ini tampil lebih modern dan nyaman.

Asisten II Sekretariat Daerah Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa desain pasar baru tetap akan mempertahankan nuansa lokal. “Kami memilih membangun dua lantai saja, agar pedagang dan pembeli tetap mudah bergerak di dalam pasar,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Konsep dua lantai ini dinilai lebih efisien untuk mengakomodasi pedagang grosir dan eceran sekaligus. Pasar baru ini bahkan direncanakan bisa beroperasi hampir 24 jam, memastikan pasokan kebutuhan pokok warga tetap terjaga sepanjang waktu.

Baca Juga: Toyota BZ4X Hadirkan Pengalaman Mobil Listrik yang Familiar dan Nyaman

Apa Tanggapan DPRD Samarinda Terkait Rencana Ini?

Rencana besar Pemkot Samarinda ini tak luput dari sorotan DPRD setempat. Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan agar pemerintah tidak terburu-buru mengambil langkah sebelum mendengar suara pedagang.

“Yang pertama tentu harus mendengar tanggapan dari pedagang. Apakah mereka setuju dengan revitalisasi itu. Kalau iya, pasti mereka juga punya aspirasi, termasuk soal lokasi sementara selama pembangunan berlangsung,” tegasnya, Selasa (28/10).

Rohim juga menyoroti pentingnya komunikasi antara Pemkot dan DPRD, terutama soal dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB). “Kami belum lihat secara detail. Semua itu bisa dihitung dan dikalkulasi. Seperti proyek Pasar Pagi dulu, harus disampaikan ke DPRD rencananya seperti apa, pembiayaannya berapa, dan jadwal pelaksanaannya kapan,” jelasnya.

Apa Tantangan Terbesar Dalam Revitalisasi Pasar Segiri?

Salah satu tantangan terbesar adalah penataan pedagang dan lokasi relokasi sementara. Ribuan pedagang di Pasar Segiri memiliki karakteristik berbeda-beda—ada yang menjual bahan basah, sembako grosir, hingga pakaian. Marnabas menyebut, pihaknya kini tengah melakukan pendataan secara detail agar tidak terjadi tumpang tindih saat relokasi.

“Data existing pedagang harus benar-benar rapi. Kita buat peta posisi toko dan lapak, supaya kalau nanti ada yang protes, semuanya bisa ditunjukkan secara jelas,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot juga tengah mencari lahan sementara yang bisa menampung aktivitas jual beli selama masa pembangunan. Salah satu opsi kuat adalah lahan eks Bandara Temindung, yang dinilai strategis dan cukup luas.

Bagaimana Dampaknya Terhadap Ekonomi Pedagang?

Revitalisasi pasar kerap menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang, terutama soal pendapatan selama masa relokasi. Abdul Rohim menekankan pentingnya dukungan ekonomi agar pedagang tidak kehilangan mata pencaharian.

“Pedagang itu kan paling terdampak. Jadi harus dipastikan mereka tetap bisa berjualan, tetap punya penghasilan, dan tidak kehilangan pelanggan selama relokasi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Pemkot memastikan akan menyiapkan skema dukungan dan memastikan relokasi berlangsung secara manusiawi. “Kami berharap bisa menggunakan lahan eks Bandara Temindung, paling sekitar setahun. Ini yang paling memungkinkan karena karakter dagangannya basah dan butuh area luas,” terang Marnabas.

Apa Harapan ke Depan dari Proyek Ini?

Pemkot Samarinda ingin menjadikan Pasar Segiri bukan hanya sekadar tempat jual beli, tetapi ikon baru kota yang modern, bersih, dan tertata, tanpa menghilangkan kearifan lokal. Dengan konsep dua lantai, area parkir bisa diperluas, sirkulasi udara ditingkatkan, dan fasilitas publik seperti toilet serta area bongkar muat lebih tertib.

“Revitalisasi ini diharapkan menghadirkan ruang belanja yang bersih, tertata, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat,” tambah Marnabas.

Abdul Rohim menambahkan, selama proyek ini dijalankan dengan transparan dan partisipatif, DPRD siap mendukung penuh. “Intinya jangan sampai proyek besar malah menyulitkan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya di pasar,” tutupnya.

Proyek ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi rakyat Samarinda—menghadirkan pasar yang tak hanya modern, tapi juga tetap membumi dan berpihak pada pedagang kecil.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Kapan revitalisasi Pasar Segiri dimulai?
Pemkot Samarinda menargetkan proses awal pembangunan bisa dimulai setelah relokasi pedagang selesai, diperkirakan pada 2026.

2. Di mana pedagang akan direlokasi sementara?
Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah lahan eks Bandara Temindung, yang dinilai strategis dan cukup luas.

3. Berapa total anggaran proyek revitalisasi ini?
Pemkot mengajukan anggaran sekitar Rp257 miliar, namun kemungkinan disesuaikan menjadi maksimal Rp200 miliar.

 

DISKLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#revitalisasi pasar #dprd samarinda #Pasar Segiri Samarinda