Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Dinkes Kaltim Kucurkan Rp100 Miliar untuk Tingkatkan Layanan RSUD AWS Samarinda

Rizkiyan Akbar • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:04 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV – Hai Cess! RSUD AWS Samarinda siap tingkatkan layanan kesehatan untuk warga Kaltim.

Dinkes Kaltim melakukan evaluasi menyeluruh, menambah fasilitas, dan mempersiapkan pembangunan gedung baru demi kapasitas lebih luas dan pelayanan lebih cepat.

Evaluasi ini dilakukan karena jumlah pasien terus meningkat, antrean layanan medis makin padat, dan RSUD AWS merupakan rujukan utama provinsi. Yuk, kita lihat langkah konkret Dinkes Kaltim yang bikin layanan rumah sakit lebih optimal, Cess!

Mengapa RSUD AWS Samarinda Perlu Ditingkatkan?

RSUD AWS adalah rumah sakit rujukan utama Kaltim. Lonjakan pasien membuat antrean rawat jalan dan inap kian padat, memicu evaluasi menyeluruh dari Dinkes Kaltim.

RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Jumat (17 Oktober 2025).
RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Jumat (17 Oktober 2025).

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyebut pembangunan gedung baru jadi langkah penting.

“RSUD AWS adalah rumah sakit rujukan utama di Kaltim. Dengan meningkatnya jumlah pasien, pembangunan gedung baru menjadi sangat penting agar layanan tetap optimal,” ujarnya, Jumat (17 Oktober 2025).

Baca Juga: SMAN 10 Samarinda Resmi Jadi Sekolah Garuda, Terapkan Kurikulum Global Setara S1

Bagaimana Pembangunan Gedung Baru Membantu Pasien?

Gedung baru akan memperluas ruang rawat inap dan fasilitas pendukung, sehingga pasien tidak lagi menunggu lama. Ruang tambahan juga memungkinkan penataan ruangan lebih nyaman.

Langkah ini tak hanya menambah kapasitas fisik, tapi juga efisiensi layanan. Dinkes Kaltim berharap pasien bisa menikmati pelayanan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas medis.

Apa Langkah Sementara Untuk Mengatasi Kepadatan Pasien?

Selain pembangunan gedung baru, Dinkes Kaltim memanfaatkan asrama atlet sebagai ruang perawatan sementara. Ini khusus untuk pasien stabil yang menunggu kamar rawat inap tersedia.

“Kami ingin memastikan tidak ada pasien yang terlantar karena kekurangan kamar. Asrama atlet bisa dimanfaatkan sebagai langkah darurat, terutama saat lonjakan pasien terjadi,” jelas Jaya.

Cara ini membantu menekan kepadatan sementara menunggu fasilitas baru rampung.

Apa Peran Anggaran Dalam Peningkatan Layanan?

Dinkes Kaltim mengalokasikan Rp100 miliar untuk pengadaan alat kesehatan, termasuk fasilitas rawat jalan dan rawat inap. Investasi ini diharapkan mempercepat proses layanan medis.

Selain itu, anggaran ini mendukung modernisasi fasilitas, sehingga RSUD AWS mampu melayani pasien lebih cepat dan nyaman, tetap fokus pada kualitas dan keselamatan pasien.

Bagaimana Penerapan Kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Membantu Pasien?

KRIS digunakan sebagai acuan utama dalam penataan ruangan dan pelayanan rumah sakit. Tujuannya: layanan lebih adil, terstandar, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan KRIS, pasien bisa menikmati fasilitas sesuai kelas rawat yang jelas, transparan, dan profesional. Langkah ini juga menambah kepercayaan masyarakat pada layanan RSUD AWS.

Tips Singkat: Cara Pasien Mengoptimalkan Layanan Rumah Sakit

1. Siapkan dokumen medis lengkap agar proses pendaftaran cepat.

2. Gunakan layanan rawat jalan lebih awal untuk menghindari antrean panjang.

3. Manfaatkan fasilitas tambahan sementara seperti asrama atlet saat rawat inap padat.

Dinkes Kaltim melakukan evaluasi menyeluruh RSUD AWS, membangun gedung baru, memanfaatkan asrama atlet, dan mengimplementasikan KRIS. Semua ini untuk memberikan pelayanan lebih cepat, nyaman, dan berkualitas.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Kapan gedung baru RSUD AWS Samarinda mulai dibangun?

Pembangunan digagas segera setelah evaluasi selesai, sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas layanan.

2. Siapa saja yang bisa memanfaatkan asrama atlet sementara?

Pasien dengan kondisi stabil yang masih menunggu ketersediaan kamar rawat inap.

3. Apa keuntungan penerapan KRIS bagi pasien?

Memberikan layanan yang lebih adil, standar, dan transparan sesuai kelas rawat inap.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan pentingnya pembangunan gedung baru guna meningkatkan layanan kesehatan di RSUD AWS Samarinda, Jumat (17 Oktober 2025).
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan pentingnya pembangunan gedung baru guna meningkatkan layanan kesehatan di RSUD AWS Samarinda, Jumat (17 Oktober 2025).

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Arya Kusuma
#layanan kesehatan #Dinkes Kaltim #KRIS #pembangunan gedung baru #RSUD AWS Samarinda