Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Ajid Kurniawan Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua SPS Kaltim, Dorong Transformasi Digital dengan 11 Rekomendasi

Wiji Winarko • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:37 WIB

Ajid Kurniawan saat menyampaikan 11 rekomendasi strategis untuk memperkuat industri pers di Kaltim di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (11 Oktober 2025).
Ajid Kurniawan saat menyampaikan 11 rekomendasi strategis untuk memperkuat industri pers di Kaltim di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (11 Oktober 2025).

Balikpapan TV – Hai Cess! Dunia pers di Kalimantan Timur lagi bersiap menuju era baru.

Ajid Kurniawan resmi terpilih sebagai Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim periode 2025 dalam Musyawarah Daerah Provinsi Luar Biasa (Musdaprovlub) di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (11 Oktober 2025).

Dalam forum yang dihadiri berbagai insan media, Ajid ditetapkan secara aklamasi setelah dua calon lain, Nazar dan Tommy Simanjuntak, tidak lolos verifikasi.

Momen ini jadi titik balik penting buat SPS Kaltim untuk tampil lebih terbuka, modern, dan relevan dengan dinamika industri media hari ini.

Ajid Bawa Semangat Baru untuk SPS Kaltim yang Lebih Inklusif

Ajid Kurniawan bukan sekadar terpilih—ia datang dengan visi yang segar.

Ia menegaskan, SPS Kaltim harus berbeda dari provinsi lain yang masih eksklusif dan cenderung didominasi media cetak. “Kita harus berubah. Dulu syarikat surat kabar, sekarang syarikat perusahaan pers,” tegasnya dengan semangat.

Ia menyoroti pentingnya merangkul semua entitas media, termasuk media online yang kini jadi tulang punggung informasi publik.

Ajid mencontohkan SPS Sumatra Selatan yang belum mengakomodasi media digital. Dari situ, ia ingin SPS Kaltim tampil sebagai pelopor inklusivitas di dunia pers daerah.

Baca Juga: Mahakam Investment Forum 2025 Resmi Dibuka, Kaltim Buka Kolaborasi Investasi Global

Bangun Jejaring, Perluas Cakrawala: SPS Harus Aktif ke Luar

Photo
Photo

Menurut Ajid, tantangan dunia pers saat ini bukan cuma soal isi berita, tapi juga soal jejaring dan pengaruh. “SPS tidak boleh hanya fokus ke dalam, tapi juga harus aktif ke luar,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak agar organisasi tidak dipandang sebelah mata.

Ajid melihat bahwa kekuatan media tidak lagi berdiri sendiri. Ia ingin SPS Kaltim menjadi jembatan sinergi antara media, pemerintah, korporasi, dan masyarakat.

Dengan jejaring yang solid, ekosistem pers bisa tumbuh sehat, mandiri, dan tetap punya daya tawar di tengah kompetisi industri digital.

Dorong Transformasi Digital: Saatnya Media Adaptif dengan Teknologi

Ajid menaruh perhatian besar pada isu transformasi digital. Ia menyebut perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI) sudah jadi bagian hidup generasi muda. Sayangnya, banyak media di daerah masih tertinggal dalam hal ini.

Melalui SPS Kaltim, Ajid berkomitmen meningkatkan kapasitas anggota lewat pelatihan dan pendidikan jurnalistik digital. Fokusnya bukan hanya menulis berita, tapi juga memahami ekosistem digital, literasi data, dan strategi distribusi konten di era algoritma.

“Kita akan bantu media online meningkatkan kompetensi dasar jurnalistik digital,” tegasnya.

Publisher Rights dan Standarisasi Media Jadi Agenda Penting

Tak hanya soal digitalisasi, Ajid juga menyoroti isu publisher rights—hak media terhadap konten yang mereka hasilkan.

Ia mendorong agar pemerintah daerah, BUMN/BUMD, dan korporasi memberikan dukungan nyata bagi media profesional. Tapi ia juga menegaskan, dukungan itu harus sejalan dengan penerapan standar yang jelas.

Ajid mencontohkan sistem klasifikasi media di DPRD Balikpapan yang memberi dukungan lebih besar pada media dengan grade A sesuai standar Dewan Pers.

“Kalau ada yang belum memenuhi standar, mari kita tingkatkan bersama. SPS bisa jadi jembatan,” katanya, menandakan semangat kolaboratif dan pembinaan yang kuat.

Baca Juga: Pemprov Kaltim Gerak Cepat Periksa 244 Pesantren Usai Instruksi Presiden Prabowo Subianto

11 Rekomendasi Strategis: Cetak Biru Arah Baru SPS Kaltim

Musdaprovlub kali ini tidak sekadar memilih ketua, tapi juga melahirkan 11 rekomendasi strategis untuk memperkuat industri pers di Kaltim.

Mulai dari peningkatan literasi media, diversifikasi sumber pendapatan, inovasi teknologi, penguatan regulasi, pendidikan dan sertifikasi jurnalis, peran aktif dalam pengawasan pemilu, pemberdayaan ekonomi digital, kolaborasi dengan LSM, penguatan peran media lokal, perlindungan data pribadi, serta dukungan pemerintah dan korporasi terhadap industri pers profesional.

Semua rekomendasi itu bakal menjadi pedoman struktur kepengurusan SPS Kaltim ke depan.

Ajid memastikan, hasil musyawarah ini bukan sekadar dokumen formal, tapi peta jalan nyata untuk mendorong media lokal lebih adaptif, berdaya, dan profesional di tengah gempuran era digital.

Kemandirian Media, Inovasi Tanpa Batas

Dalam pandangan Ajid, media hari ini tak bisa hanya mengandalkan konten semata. “Media tidak bisa lagi hanya mengandalkan konten. Kita harus cerdas berinovasi dan membangun ekosistem yang sehat,” pungkasnya.

Ajid ingin SPS Kaltim menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor—tempat di mana jurnalis, pengusaha media, dan pemerintah bisa tumbuh bersama. Dari sinilah lahir ekosistem pers yang tangguh dan mampu bersaing di level nasional.

Tips Adaptasi Digital untuk Media Lokal

1. Pahami algoritma platform digital. Distribusi berita di era sekarang bergantung pada cara platform membaca konten kamu.

2. Utamakan literasi data dan SEO. Optimasi kata kunci bisa meningkatkan jangkauan pembaca tanpa biaya besar.

3. Gunakan AI dengan bijak. AI bisa bantu riset cepat, tapi sentuhan manusia tetap kunci menjaga empati berita.

4. Bangun komunitas pembaca. Media yang punya kedekatan emosional dengan audiens akan lebih mudah bertahan di era digital.

Arah Baru SPS Kaltim: Kolaborasi, Inovasi, dan Aksi Nyata

Transformasi yang diusung Ajid Kurniawan membawa napas baru untuk pers Kalimantan Timur. SPS Kaltim bukan lagi sekadar wadah organisasi, tapi jadi laboratorium perubahan yang membuka ruang inovasi tanpa batas.

Langkah ini menunjukkan bahwa dunia pers di daerah juga siap bersaing secara nasional—asal ada kolaborasi dan semangat untuk terus belajar.

SPS Kaltim kini berdiri di garis depan untuk memastikan industri media di Kaltim bukan hanya eksis, tapi juga berdaya.

Yuk, bagikan semangat baru ini, Cess! Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang berani.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Arya Kusuma
#transformasi digital #Hotel Fugo Samarinda #Ajid Kurniawan #SPS Kaltim #Musyawarah Daerah Provinsi Luar Biasa