Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

SPS Kaltim Gelar Musdaprov 2025 di Samarinda, Bahas Masa Depan Pers di Era Digital

Wiji Winarko • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 09:12 WIB

SPS Kaltim menggelar Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) 2025 di Fugo Hotel Samarinda, Sabtu (11 Oktober 2025).
SPS Kaltim menggelar Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) 2025 di Fugo Hotel Samarinda, Sabtu (11 Oktober 2025).

Balikpapan TV – Hai Cess! Dunia media di Kalimantan Timur bersiap memasuki babak baru. Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim bakal menggelar Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) 2025 di Fugo Hotel Samarinda hari ini, Sabtu (11 Oktober 2025).

Ajang ini jadi ruang strategis bagi perusahaan media lokal untuk saling bersinergi dan menata arah masa depan pers di tengah gempuran era digital.

Bukan sekadar forum tahunan, Musdaprov 2025 bakal jadi wadah refleksi bersama tentang kebebasan, etika, dan keberlanjutan bisnis media yang kini terus bertransformasi. 

Konsolidasi Media Kaltim, Saatnya Solid di Era Digital

Musdaprov SPS Kaltim tahun ini mengusung tema besar: “Masa Depan Pers Kalimantan Timur: Kebebasan, Etika, Bisnis Berkelanjutan, dan Publisher Rights.”

Tema ini bukan sekadar jargon, tapi panggilan untuk menata arah industri media yang kini berhadapan langsung dengan algoritma digital dan perubahan perilaku pembaca.

Plt Ketua SPS Kaltim, Ajid Kurniawan.
Plt Ketua SPS Kaltim, Ajid Kurniawan.

Plt Ketua SPS Kaltim, Ajid Kurniawan, menegaskan bahwa Musdaprov bukan hanya soal regenerasi pengurus, melainkan ruang diskusi terbuka untuk memperkuat sinergi antarperusahaan pers di daerah.

“Kita ingin Musdaprov ini menjadi ruang refleksi dan diskusi terbuka untuk memperkuat posisi media lokal sebagai penjaga demokrasi sekaligus pelaku industri yang berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab PPU Fasilitasi UMKM dan Pedagang Kopi Keliling dengan Lokasi Berjualan Legal dan Nyaman

Refleksi dan Kolaborasi, Bukan Sekadar Formalitas

Rangkaian acara akan dimulai pukul 14.00 Wita, dibuka dengan sambutan dari Plt Ketua SPS Kaltim, dilanjutkan oleh Ketua Umum SPS Pusat dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud.

Momen ini diproyeksikan jadi panggung penting untuk memperkuat posisi pers daerah di tengah arus disrupsi digital yang begitu cepat.

Salah satu sesi yang paling dinantikan ialah Dialog Media, yang akan mengupas tuntas tema utama Musdaprov.

Panel ini menghadirkan tokoh penting: Suhendro Boroma (Wakil Ketua Umum SPS Pusat), Muhammad Faisal (Kepala Diskominfo Kaltim), serta Dian Andi Nur Aziz dari BRIN yang dikenal sebagai peneliti media.

Diskusi ini diharapkan membuka ruang gagasan baru tentang bagaimana media lokal bisa tetap relevan dan berdaya secara ekonomi.

Publisher Rights dan Tantangan Bisnis Media

Salah satu topik yang bakal jadi sorotan utama adalah Publisher Rights — isu penting yang menyentuh keberlangsungan bisnis media di tengah dominasi platform digital global.

Dalam konteks ini, SPS Kaltim berupaya agar media lokal tidak hanya jadi pelengkap berita daring, tapi memiliki hak ekonomi yang diakui secara hukum.

Publisher Rights bukan cuma soal pendapatan, tapi juga tentang kemandirian redaksi dan martabat jurnalisme lokal.

Dengan perlindungan hak penerbit, media di Kaltim diharapkan mampu mengembangkan model bisnis yang sehat tanpa kehilangan independensi.

Di sela forum, beberapa perwakilan perusahaan media juga akan berbagi pengalaman tentang adaptasi digital. Mulai dari strategi membangun loyalitas pembaca, hingga cara mengelola redaksi agar tetap produktif di tengah tekanan konten cepat saji.

Baca Juga: Dishub Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Pembangunan Terminal Tipe C di Balikpapan Barat

Kolaborasi Media dan Pemerintah, Menjaga Ekosistem Pers Sehat

Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan PWI, AJI, serta Diskominfo Kaltim, yang menjadi mitra strategis dalam menjaga ekosistem pers yang sehat.

Kolaborasi lintas sektor ini penting agar media lokal tidak berjalan sendiri di tengah perubahan besar industri informasi.

Diskominfo Kaltim lewat Kepala Dinas Muhammad Faisal menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara media dan pemerintah daerah.

Langkah ini bisa menciptakan ruang saling percaya dalam menyebarkan informasi publik yang akurat, transparan, dan bermartabat.

Musdaprov 2025 bukan hanya bicara industri, tapi juga tentang masa depan kebebasan berekspresi di Kalimantan Timur — wilayah yang kini semakin terbuka dengan potensi besar menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Harapan Baru, Langkah Nyata untuk Pers Kaltim

SPS Kaltim berharap Musdaprov 2025 bisa melahirkan rekomendasi strategis terkait masa depan media daerah, termasuk arah kebijakan Publisher Rights yang menjamin keberlanjutan media dan profesionalisme jurnalis.

Langkah kecil dari forum ini diharapkan bisa jadi pijakan besar menuju masa depan pers Kalimantan Timur yang lebih kuat, mandiri, dan berintegritas.

Dalam era digital yang serba cepat, kolaborasi antarmedia bukan pilihan, tapi keharusan agar informasi publik tetap jernih dan berpihak pada kebenaran.

Bisa dibilang, inilah saatnya media lokal bangkit—bukan hanya sebagai pembawa kabar, tapi juga pilar kepercayaan masyarakat.

Saatnya Pers Lokal Melangkah Lebih Jauh

Musdaprov 2025 adalah momentum penting untuk meneguhkan posisi media di Kaltim sebagai penyeimbang informasi dan pelaku bisnis yang tangguh.

Dengan kolaborasi kuat antarperusahaan pers, dukungan pemerintah, dan semangat inovasi, masa depan media di Bumi Etam terlihat semakin cerah. Mari dukung jurnalisme yang berintegritas, beretika, dan berpihak pada publik.

Bagikan artikel ini kalau kamu percaya, masa depan media lokal ada di tangan kita semua!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia — “Bukan Sekadar Info Biasa!”

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#samarinda #SPS Kaltim #digital #Fugo Hotel #Musdaprov 2025