Balikpapan TV - Hai Cess! Samarinda kini punya gebrakan baru yang bikin salut!
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalimantan Timur resmi meluncurkan program inovatif bernama Pusat Informasi dan Perlindungan Anak (Pusidu) “Ojol Berlian” di Aula Kesbangpol Kaltim, Selasa (7 Oktober 2025).
Kolaborasi ini menggandeng para driver ojol untuk ikut mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Program ini digagas karena angka kekerasan di Samarinda cukup tinggi — mencapai 342 kasus sepanjang 2025. Melihat situasi itu, DP3A Kaltim menggandeng komunitas ojol sebagai mitra strategis.
Lewat sinergi ini, mereka bukan cuma pengantar penumpang, tapi juga “mata dan telinga” di jalanan untuk membantu menjaga ruang publik tetap aman.
Baca Juga: Kuota Murid SD di Sekolah Rakyat Samarinda Belum Terpenuhi, Ini Alasan Utamanya
Ojol Jadi Garda Depan Pelindung Masyarakat
Profesi ojol dinilai sangat strategis karena mereka berinteraksi langsung dengan banyak orang setiap hari.
Kepala DP3A Kaltim, Noryani Sorayalita, menegaskan, “Pusidu Ojol Berlian hadir untuk memperkuat peran mitra transportasi online dalam pencegahan kekerasan, karena mereka ada di mana-mana dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.”
Dengan dukungan pelatihan dari DP3A, para ojol kini punya bekal memahami cara menangani situasi rawan, mengenali tanda kekerasan, hingga menolong korban.
Konsep ini bukan cuma tentang patroli sosial, tapi soal kepedulian bersama. Ibaratnya, mereka bukan hanya antar orang, tapi juga antar rasa aman.
Angka Kekerasan Tinggi, Samarinda Butuh Langkah Nyata
Berdasarkan data DP3A Kaltim, dari total 915 kasus kekerasan di seluruh provinsi, Samarinda menyumbang 342 kasus, menjadikannya kota dengan angka tertinggi.
Dari jumlah itu, 390 melibatkan korban perempuan dewasa, sementara 592 adalah anak-anak.
Situasi ini jadi alarm serius. DP3A tak ingin hanya bereaksi setelah kejadian, tapi bergerak proaktif lewat edukasi, kolaborasi, dan pengawasan sosial berbasis komunitas.
Pelatihan Ojol: Dari Transportasi ke Aksi Sosial
Program Ojol Berlian bukan cuma slogan, tapi diisi dengan pelatihan konkret. Komunitas ojol diajarkan cara mengenali tanda-tanda kekerasan, merespons laporan, serta memastikan keselamatan penumpang.
Mereka juga dibekali informasi tentang hak-hak perempuan dan anak, supaya lebih peka terhadap situasi di sekitar.
Salah satu driver perempuan, Kartika, berbagi pandangannya, “Kami seringkali berada di situasi rawan, baik dari penumpang maupun lingkungan sekitar. Dengan adanya Ojol Berlian, kami merasa lebih didengar dan dilibatkan dalam menjaga keamanan.” Ucapannya menggambarkan betapa pentingnya rasa saling melindungi di lapangan.
Baca Juga: Stadion Gelora Kadrie Oening Samarinda Resmi Berbayar, Tarif Mulai Rp500 Ribu hingga Rp40 Juta
Sinergi Sosial Menuju Kota Aman dan Inklusif
Program ini tak hanya memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak, tapi juga membangun solidaritas antarprofesi.
Ojol, yang dulunya hanya dilihat sebagai pekerja transportasi, kini punya peran sosial besar. Mereka menjadi bagian dari jejaring keamanan masyarakat — dari jalanan hingga lingkungan rumah.
Langkah ini juga sejalan dengan misi DP3A Kaltim menciptakan ruang publik yang inklusif, aman, dan ramah bagi semua usia dan gender.
Samarinda diharapkan menjadi contoh kota dengan sistem pencegahan kekerasan berbasis komunitas yang adaptif dan humanis.
Dampak Positif bagi Driver dan Warga
Selain melindungi perempuan dan anak, program ini juga memberi rasa aman bagi para driver, terutama yang perempuan.
Dengan jejaring komunikasi antarojol dan dukungan pemerintah, mereka kini punya ruang untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama.
Di sisi lain, masyarakat juga jadi lebih sadar pentingnya melapor jika melihat kekerasan. Semakin banyak yang peduli, semakin kecil peluang kekerasan luput dari perhatian.
Inilah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga untuk membangun lingkungan yang lebih peduli dan manusiawi.
Sebuah langkah kecil dari jalanan bisa jadi inspirasi besar buat perubahan sosial. Yuk, sebarkan semangat positif ini biar makin banyak orang yang tau, Cess! Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”