Balikpapantv.id - Hai Cess! Kalau dengar nama Mantou, mungkin yang terlintas di kepala kamu adalah makanan asal Cina. Tapi, siapa sangka kalau penganan satu ini malah jadi camilan favorit di Samarinda, Kalimantan Timur.
Mantou di sini punya cita rasa khas yang bikin lidah penasaran dan hati ketagihan. Mau tahu kenapa jajanan ini begitu disukai warga Samarinda? Simak terus cerita serunya di bawah ini, Cess!
Mantou, Warisan Kuliner Cina yang Diterima di Samarinda
Mantou sejatinya merupakan jenis roti kukus khas Tiongkok. Bentuknya mirip bakpao, namun perbedaannya terletak pada isi dan teksturnya. Kalau bakpao biasanya berisi daging, kacang hijau, atau coklat, Mantou malah tanpa isi di dalamnya, Cess. Tekstur Mantou juga lebih padat dan lembut, bikin siapa pun yang gigit langsung ketagihan.
Di Samarinda, Mantou hadir dengan berbagai cara penyajian. Ada yang tetap mempertahankan cara tradisionalnya dengan dikukus, dan ada pula yang dimodifikasi dengan cara digoreng. Nah, kalau Mantou goreng di sini biasa disantap bareng susu kental manis sebagai cocolan. Rasanya? Manis legit dan gurihnya nyatu, bikin mulut enggak mau berhenti ngunyah.
Camilan Sederhana, Rasa Bintang Lima
Jangan salah, Cess. Walaupun Mantou terkesan sederhana karena cuma roti tanpa isi, tapi soal rasa dijamin juara. Mantou kukus biasanya disajikan tanpa tambahan apapun. Tapi, kelembutan dan rasa manis alami dari adonannya bikin camilan ini tetap nikmat. Cocok dinikmati sambil ngeteh sore atau sebagai camilan di acara kumpul keluarga.
Seiring berkembangnya waktu, kreasi Mantou di Samarinda makin bervariasi. Mulai dari rasa keju, coklat, kacang hijau, daging sosis, ayam, hingga daging sapi. Semuanya dibungkus dalam balutan adonan yang lembut, baik digoreng maupun dikukus. Mantou di sini bukan cuma soal rasa, tapi juga soal kenangan dan kebersamaan.
Baca Juga: Orangutan hingga Macan Dahan: 3 Satwa Langka Kaltim yang Butuh Uluran Tangan
Harganya Ramah di Kantong, Rasanya Melekat di Hati
Nah, soal harga jangan khawatir, Cess. Mantou di Samarinda dibanderol mulai dari Rp 3.000 sampai Rp 3.500 per potong, tergantung isi yang dipilih. Murah meriah tapi kualitas rasa nggak murahan. Makanya, camilan ini jadi pilihan favorit buat suguhan di acara keluarga atau sekadar ngemil santai bareng teman.
"Kalau lagi kumpul keluarga, pasti ada Mantou. Biasanya kami beli yang isi coklat atau keju buat anak-anak, kalau yang dewasa suka yang isi ayam atau sosis," cerita seorang warga Samarinda.
Cara Menyantap Mantou yang Bikin Nagih
Selain cara tradisional dengan dikukus, Mantou goreng di Samarinda punya daya tarik sendiri. Disajikan hangat, kulit luarnya renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut. Biasanya disantap dengan cocolan susu kental manis. Kombinasi rasa manis, gurih, dan tekstur yang kontras bikin sensasi di mulut makin seru.
Sedangkan Mantou kukus tetap jadi pilihan buat yang suka camilan ringan tanpa tambahan apapun. Lembutnya roti kukus ini bisa dinikmati kapan saja. Simpel tapi tetap bikin puas.
Perbedaan Mantou dan Bakpao yang Wajib Kamu Tahu
Biar nggak salah sebut, Mantou itu beda dengan bakpao, Cess. Kalau bakpao identik dengan roti berisi yang berbahan dasar tepung terigu, ragi, dan isi manis atau gurih, Mantou justru tanpa isi. Selain itu, tekstur Mantou lebih padat, cocok buat kamu yang suka tekstur roti kukus yang lembut tapi mengenyangkan.
Di beberapa tempat, Mantou kadang disebut sebagai roti kukus putih. Tapi, di Samarinda, Mantou punya tempat spesial di hati warganya.
Camilan Favorit di Acara Keluarga
Di Samarinda, Mantou seringkali jadi sajian di acara keluarga, mulai dari arisan, ulang tahun, hingga hajatan. Roti lembut ini dianggap sebagai simbol kebersamaan karena dinikmati bersama-sama. Selain itu, dengan harga yang terjangkau dan varian rasa yang banyak, Mantou jadi solusi camilan yang praktis dan tetap istimewa.
"Di rumah saya, kalau ada acara pasti pesan Mantou. Anak-anak suka banget yang coklat, kalau orang tua biasanya pilih yang kukus polos," ujar seorang ibu rumah tangga di Samarinda.
Kreativitas Kuliner Samarinda yang Terus Berkembang
Menariknya lagi, seiring dengan tren modifikasi kuliner, Mantou di Samarinda juga mengalami banyak inovasi. Sekarang mulai bermunculan Mantou mini, Mantou isi keju leleh, hingga Mantou warna-warni. Meski begitu, cita rasa aslinya tetap dipertahankan.
Hal ini menunjukkan bagaimana masyarakat Samarinda bisa mengadopsi budaya kuliner luar sambil tetap menjaga ciri khas lokal. Mantou jadi contoh nyata kalau makanan bukan sekadar soal rasa, tapi juga soal cerita dan kebersamaan.
Mantou, Bukti Cita Rasa Tradisi yang Selalu Dilirik
Kepopuleran Mantou di Samarinda bukan tanpa alasan. Selain karena cita rasanya yang khas, Mantou juga mudah ditemukan di pasar tradisional hingga toko kue modern. Dengan harga terjangkau dan pilihan rasa yang variatif, Mantou cocok jadi camilan kapan saja, baik saat acara kumpul atau sekadar teman ngopi sore.
Roti ini membuktikan kalau makanan tradisi tetap bisa eksis di tengah gempuran kuliner modern. Mungkin sederhana, tapi di balik tiap gigitan Mantou, tersimpan kehangatan dan nostalgia.
Yuk, Cess! Coba Mantou khas Samarinda ini bareng keluarga atau sahabat. Rasakan sensasi lembutnya yang bikin nagih, dan jangan lupa share pengalaman kamu ke teman-teman ya!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'(Rohman)