Durasi Baca : 4 menit
Topik: Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026, Jadwal, Niat, dan Keutamaannya Menurut Ulama
Ikhtisar: Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026 dijelaskan melalui jadwal, niat, serta keutamaannya berdasarkan pandangan ulama dan sejarah pelaksanaannya.
Balikpapan TV - Hai Ces! Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026 kembali menjadi perhatian umat Islam karena jadwalnya jatuh pada akhir Juni bertepatan dengan pertengahan bulan Hijriah. Ibadah ini dikenal sebagai puasa tiga hari yang punya nilai spiritual tinggi dan rutin dianjurkan.
Menariknya, momen ini selalu terasa dekat dengan keseharian, apalagi bagi yang ingin menjaga ibadah sunah di tengah rutinitas. Kadang terasa ringan, kadang terlewat, tapi tetap sayang kalau dilewatkan, nah itu sudah Ces!
Tetap ikuti sampai tuntas, karena ada jadwal, niat, dan makna yang jarang disadari bubuhan ikam selama ini Ces!
Baca Juga: Muharam Jadi Pengingat Integritas, Ini Pesan Pangdam VI/Mulawarman
Apa sebenarnya Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026?
Puasa Ayyamul Bidh merupakan ibadah sunah yang dilakukan setiap pertengahan bulan Hijriah selama tiga hari. Penjelasan ini merujuk pada hari 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah.
Ketentuan ini disampaikan sebagai bagian dari tradisi ibadah yang telah dikenal sejak masa awal Islam. Namun ada pengecualian pada 13 Dzulhijjah karena termasuk hari tasyrik.
Contohnya, dalam praktik keseharian, puasa ini sering dilakukan berturut-turut selama tiga hari tanpa jeda. Polanya sederhana, namun konsisten menjadi bagian dari amalan bulanan umat Islam.
Mengapa Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan besar?
Puasa Ayyamul Bidh disebut memiliki ganjaran seperti berpuasa sepanjang tahun menurut penjelasan ulama. Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI KH Cholil Nafis dalam keterangannya.
Menurut beliau, sebelum kewajiban puasa Ramadan ditetapkan, beberapa puasa sudah dilakukan umat terdahulu, termasuk pola puasa tiga hari ini.
Contoh lain yang disebut adalah puasa Nabi Daud yang dilakukan selang-seling sehari puasa dan sehari tidak. Dari sini terlihat bahwa puasa sunah memiliki sejarah panjang dalam tradisi keagamaan.
Bagaimana sejarah pelaksanaan Ayyamul Bidh dalam Islam?
Puasa ini sudah dikenal sejak masa Nabi sebelum turunnya kewajiban Ramadan. Praktik ini kemudian tetap dijaga sebagai puasa sunah.
KH Cholil Nafis menjelaskan bahwa setelah Ramadan diwajibkan, Ayyamul Bidh tidak lagi menjadi kewajiban, namun tetap dianjurkan.
Dalam riwayat yang disampaikan, Nabi Muhammad SAW tetap melaksanakan puasa ini sebagai amalan sunah. Hal ini menunjukkan kesinambungan ibadah yang tidak terputus dari generasi sebelumnya.
Kapan jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026?
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026 jatuh pada 28, 29, dan 30 Juni. Tanggal ini bertepatan dengan 13, 14, dan 15 Muharram 1448 Hijriah berdasarkan kalender Kemenag.
Penetapan ini menjadi acuan penting bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunah tersebut.
Contohnya, banyak yang menandai tanggal ini di kalender pribadi agar tidak terlewat. Pola tiga hari ini menjadi momen ibadah yang relatif mudah dijaga setiap bulan.
Baca Juga: Puasa Tasu’a 9 Muharram 1448 H, Ini 4 Keutamaan yang Dianjurkan Rasulullah
Bagaimana bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh?
Niat puasa Ayyamul Bidh dibaca sebelum memulai ibadah puasa di malam hari atau sebelum fajar. Lafaz niatnya sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامَ الْبَيْضِ سُنّةً للهِ تَعَالى
“Nawaitu shauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi Ta'ala.” Artinya: saya berniat puasa hari-hari putih karena Allah Ta'ala.
Contohnya, niat ini cukup diucapkan dalam hati maupun lisan sesuai kebiasaan masing-masing, tanpa perlu ritual tambahan yang rumit.
Poin Penting:
- Puasa Ayyamul Bidh dilakukan 3 hari setiap pertengahan bulan Hijriah
- Jadwal Juni 2026: 28, 29, 30 Juni (13–15 Muharram 1448 H)
- Keutamaan disebut setara pahala puasa sepanjang tahun
- Termasuk amalan sunah yang tetap dianjurkan setelah Ramadan
- Niat puasa dibaca sebelum fajar dengan lafaz khusus
Baca Juga: Keutamaan Puasa Tasu’a dan Hikmahnya Menjelang Puasa Asyura
Insight redaksi: Puasa Ayyamul Bidh kembali mengingatkan bahwa ibadah sederhana punya nilai besar dalam tradisi Islam yang konsisten dijaga lintas generasi. Penjelasan KH Cholil Nafis memperlihatkan kesinambungan praktik dari masa Nabi hingga sekarang. Di Balikpapan, ritme kerja sering padat, tapi ruang ibadah tetap bisa dijaga jika disiplin. Momen ini bukan sekadar rutinitas, melainkan jeda spiritual yang memberi keseimbangan hidup. Kadang hal kecil justru paling kuat dampaknya.
Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham dan bisa ikut menjalankan ibadah sunah ini dengan ringan.
Update info terus hanya di tengah arus informasi cepat, agar tidak tertinggal makna penting di balik ibadah sederhana ini, Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ:
- Apa itu Puasa Ayyamul Bidh?
Puasa sunah tiga hari pada pertengahan bulan Hijriah. - Kapan Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026?
Tanggal 28, 29, dan 30 Juni 2026. - Berapa keutamaannya?
Disebut setara pahala puasa selama satu tahun. - Apakah wajib dilakukan?
Tidak, hukumnya sunah dan dianjurkan. - Apa bacaan niatnya?
Nawaitu shauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi Ta'ala.