Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Puasa Tasu’a 9 Muharram 1448 H, Ini 4 Keutamaan yang Dianjurkan Rasulullah

AdminBTV • Kamis, 25 Juni 2026 | 11:26 WIB
Empat keutamaan puasa Tasu’a Muharram yang dianjurkan Rasulullah SAW menjadi pengingat pentingnya meningkatkan ibadah, meraih pahala, serta meneladani sunnah dalam menyambut bulan Muharram.(BTV/AI)
Empat keutamaan puasa Tasu’a Muharram yang dianjurkan Rasulullah SAW menjadi pengingat pentingnya meningkatkan ibadah, meraih pahala, serta meneladani sunnah dalam menyambut bulan Muharram.(BTV/AI)

Durasi Baca: 4 Menit

Topik: Empat Keutamaan Puasa Tasu’a Muharram yang Dianjurkan Rasulullah Saw

Ikhtisar: Puasa Tasu’a pada 9 Muharram memiliki sejumlah keutamaan, mulai dari melengkapi puasa Asyura hingga meraih keistimewaan puasa di bulan Muharram.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Umat Islam telah memasuki 9 Muharram 1448 Hijriah. Pada Kamis, 25 Juni 2026, umat Muslim disunnahkan menjalankan puasa Tasu’a yang memiliki sejumlah keutamaan sebagaimana dianjurkan Rasulullah saw.

Penasaran kenapa puasa satu hari ini mendapat perhatian khusus dalam ajaran Islam? Simak sampai habis, supaya makin paham makna dan keutamaannya. Menarik jua nih, Ces!

Baca Juga: Lansia Haji Kelelahan di Makkah, Cuaca Panas Ekstrem Jadi Tantangan Serius

Mengapa Puasa Tasu’a Dianjurkan Sebelum Puasa Asyura?

Puasa Tasu’a dilaksanakan pada 9 Muharram sebagai pendamping puasa Asyura yang jatuh pada 10 Muharram. Ibadah ini dianjurkan langsung oleh Rasulullah saw melalui hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dari Ibnu Abbas.

Dalam penjelasan Ustadz Ahmad Muntaha di NU Online, puasa Tasu’a juga menjadi pembeda antara praktik ibadah umat Islam dan umat Yahudi yang sama-sama berpuasa pada hari Asyura.

Ia menjelaskan bahwa pada akhir kehidupan Rasulullah saw, terdapat kecenderungan untuk membedakan sejumlah ritual umat Islam dengan umat Yahudi.

Bagaimana Tingkatan Pelaksanaan Puasa Asyura Menurut Ulama?

Puasa Asyura memiliki beberapa tingkatan pelaksanaan. Keterangan ini disampaikan oleh al-Hafidh Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bâri Syarhu Shahîhil Bukhâri.

Tiga tingkatan tersebut meliputi:

1. Puasa Asyura pada 10 Muharram saja.

2. Puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram).

3. Puasa Tasu’a, Asyura, dan puasa 11 Muharram secara berurutan.

Susunan ini menunjukkan bahwa puasa Tasu’a memiliki posisi penting sebagai pelengkap ibadah puasa Asyura.

Apa Keutamaan Pahala Puasa di Bulan Muharram?

Salah satu keutamaan yang banyak diperbincangkan adalah besarnya pahala puasa di bulan Muharram. Dalam riwayat dari Ibnu Abbas ra, disebutkan bahwa puasa sehari di bulan Muharram memiliki ganjaran yang sangat besar.

Hadits yang diriwayatkan at-Thabarani menyebutkan bahwa seseorang yang berpuasa sehari di bulan Muharram memperoleh pahala setara tiga puluh hari puasa.

Bagi banyak Muslim, keutamaan ini menjadi motivasi untuk memanfaatkan bulan Muharram sebagai momentum memperbanyak ibadah sunnah.

Baca Juga: Puasa Tasua dan Asyura 2026 Kapan Dilaksanakan? Simak Jadwal Lengkap Menurut Masing-Masing Ketetapan

Mengapa Muharram Disebut Bulan yang Mulia?

Muharram termasuk dalam kelompok asyhurul hurum atau bulan-bulan mulia dalam Islam. Karena kedudukannya yang istimewa, berbagai amalan kebaikan pada bulan ini mendapat perhatian khusus.

Rasulullah saw juga menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak puasa pada bulan-bulan mulia. Anjuran tersebut diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Imam Ibnu Majah.

Keistimewaan bulan Muharram inilah yang membuat puasa Tasu’a dan Asyura memiliki nilai ibadah yang sangat dianjurkan.

Mengapa Puasa Muharram Disebut Puasa Sunnah Paling Utama?

Keutamaan lainnya adalah status puasa Muharram sebagai puasa sunnah paling utama setelah Ramadhan. Hal ini ditegaskan dalam hadits riwayat Muslim.

Rasulullah saw bersabda bahwa puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, yakni Muharram. Dalam hadits yang sama juga disebutkan bahwa shalat malam menjadi ibadah paling utama setelah shalat fardhu.

Pesan ini menunjukkan bahwa Muharram bukan sekadar awal tahun Hijriah, melainkan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Bersihkan Masjid Bareng Warga Jadi Gerakan Sosial Baru yang Bikin Lingkungan Makin Hidup di 2026

Poin Penting:

Insight redaksi: Puasa Tasu’a sering kali mendapat perhatian yang lebih kecil dibanding puasa Asyura. Padahal, dari sisi praktik ibadah, keduanya saling melengkapi. Bagi masyarakat Muslim di Balikpapan dan daerah lain, momentum Muharram dapat menjadi pengingat bahwa awal tahun Hijriah bukan hanya pergantian kalender, tetapi juga kesempatan memperkuat kebiasaan ibadah. Pesannya sederhana namun kuat. Satu hari puasa bisa menjadi langkah awal memperbaiki kualitas ibadah sepanjang tahun. Nah, itu sudah, Ces!

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami keutamaan puasa Tasu’a dan Muharram dengan lebih utuh.

Masih banyak hikmah dan informasi menarik seputar amalan Muharram yang layak disimak. Jangan sampai ketinggalan kabar terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan puasa Tasu’a dilaksanakan pada tahun 2026?
Puasa Tasu’a dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 atau 9 Muharram 1448 H.

2. Apa tujuan puasa Tasu’a?
Sebagai pelengkap puasa Asyura dan pembeda dengan praktik puasa umat Yahudi.

3. Apakah puasa Tasu’a wajib?
Tidak. Puasa Tasu’a merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan.

4. Mengapa Muharram disebut bulan mulia?
Karena Muharram termasuk dalam kelompok asyhurul hurum atau bulan-bulan mulia dalam Islam.

5. Apa keutamaan puasa Muharram?
Puasa Muharram disebut sebagai puasa sunnah paling utama setelah Ramadhan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Puasa Tasu’a #Muharram 1448 H #Puasa Asyura