Ikhtisar: Ramadhan dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Hadits Nabi menjelaskan keutamaan doa di bulan ini serta dzikir dan doa yang dianjurkan dibaca setelah shalat witir.
Balikpapan TV - Hai Cess! Bulan Ramadhan sering disebut sebagai momentum yang sangat tepat untuk memperbanyak doa. Dalam sejumlah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa bulan ini memiliki keistimewaan karena doa yang dipanjatkan oleh umat Islam memiliki peluang besar untuk diijabah oleh Allah SWT.
Nah, penasaran kenapa Ramadhan sering disebut bulan mustajab doa dan apa saja bacaan dzikir serta doa setelah shalat witir yang sering terdengar di masjid? Simak terus sampai selesai supaya pahamlah ikam tentang amalan yang sering dilakukan umat Islam saat malam Ramadhan Cess!
Kenapa Ramadhan Disebut Waktu Mustajab untuk Berdoa?
Ramadhan dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan dan salah satu keistimewaannya berkaitan dengan doa. Dalam hadits Nabi Muhammad SAW dijelaskan bahwa setiap hari di bulan Ramadhan terdapat orang-orang yang dibebaskan dari api neraka dan doa yang dipanjatkan memiliki peluang dikabulkan.
Rasulullah SAW bersabda:
إنَّ للَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عتقَاءَ فِيْ كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ - يَعْنِيْ فِيْ رَمَضَانَ - وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ فِيْ كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ دَعْوَةً مُسْتَجَابَةً
Artinya:
"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a, akan dikabulkan." (HR Ahmad).
Hadits ini sering dijadikan dasar kenapa umat Islam memperbanyak doa selama Ramadhan. Nah, pahamlah ikam, momentum ini dianggap sebagai waktu yang penuh peluang untuk memohon kepada Allah.
Kapan Saja Waktu yang Sering Disebut Mustajab Saat Ramadhan?
Dalam penjelasan hadits lain, terdapat beberapa waktu yang sering disebut sebagai saat mustajab untuk berdoa selama Ramadhan. Waktu-waktu ini menjadi momen yang banyak dimanfaatkan umat Islam untuk memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh.
Beberapa waktu tersebut antara lain ketika sedang berpuasa, menjelang berbuka puasa, saat sahur, dan pada sepertiga malam.
Momen ini sering dimanfaatkan untuk berdoa baik secara pribadi maupun bersama-sama di masjid. Salah satu waktu yang sering digunakan untuk doa berjamaah adalah setelah shalat witir pada rangkaian shalat tarawih.
Di banyak tempat, doa setelah witir biasanya dipimpin oleh bilal atau imam, kemudian jamaah mengamini bersama.
Apa Dzikir yang Dibaca Nabi Setelah Shalat Witir?
Dalam riwayat hadits yang disampaikan oleh Ubay bin Ka’ab, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki bacaan dzikir setelah menyelesaikan shalat witir.
Hadits tersebut menyebutkan:
فَإِذَا فَرَغَ قَالَ عِنْدَ فَرَاغِهِ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ يُطِيلُ فِي آخِرِهِنَّ
Artinya:
“Jika Rasulullah Saw telah selesai dari witirnya, beliau membaca ‘Subḥânal malikil quddûs’ sebanyak tiga kali, dan memanjangkan bacaan pada bagian terakhir.” (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah).
Dzikir ini sering dibaca oleh umat Islam setelah shalat witir, khususnya dalam rangkaian shalat tarawih di bulan Ramadhan.
Apa Penjelasan Ulama Tentang Dzikir Setelah Witir?
Anjuran membaca dzikir setelah shalat witir juga dijelaskan oleh ulama dalam berbagai kitab fikih. Salah satunya terdapat dalam kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi al-Bantani.
Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa seseorang dianjurkan membaca dzikir “Subḥânal malikil quddûs” sebanyak tiga kali setelah shalat witir.
Setelah itu dilanjutkan dengan doa:
اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Doa tersebut berisi permohonan perlindungan kepada Allah serta pengakuan bahwa manusia kada mampu menghitung pujian kepada-Nya.
Nah, ikam pasti sering mendengar bacaan ini saat shalat tarawih di masjid. Pahamlah ikam sekarang kenapa bacaan tersebut sering dibaca setelah witir.
Apa Doa yang Sering Dipimpin Setelah Shalat Witir?
Setelah dzikir selesai dibaca, biasanya dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh bilal atau imam. Doa ini juga memiliki dasar dari riwayat hadits.
Berikut salah satu doa yang sering dibaca setelah witir:
اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخْطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ لَا نَحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Artinya:
"Ya Allah, kami berlindung dengan ridha-Mu dari bahaya murka-Mu, dan kami berlindung dengan ampunan-Mu dari bahaya hukuman-Mu, dan kami berlindung kepada-Mu dari adzab-Mu. Kami kada mampu menghitung pujian atas-Mu. Engkau adalah sebagaimana Engkau memuji atas diri-Mu."
Doa ini diriwayatkan dalam sejumlah hadits, di antaranya oleh Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah.
Poin Penting dari Penjelasan Doa Ramadhan
1. Ramadhan disebut sebagai bulan yang memiliki keistimewaan dalam doa.
2. Hadits Nabi menjelaskan bahwa setiap hari terdapat doa yang berpeluang dikabulkan.
3. Waktu mustajab doa antara lain saat puasa, menjelang berbuka, sahur, dan sepertiga malam.
4. Setelah shalat witir dianjurkan membaca dzikir “Subḥânal malikil quddûs” sebanyak tiga kali.
5. Setelah dzikir tersebut dianjurkan membaca doa perlindungan kepada Allah.
Insight: Tradisi membaca doa setelah witir sering terdengar hampir di setiap masjid saat Ramadhan. Banyak jamaah mungkin hanya mengikuti bacaan tanpa mengetahui sumbernya. Padahal bacaan itu memiliki dasar dari hadits Nabi dan penjelasan ulama. Nah, pahamlah ikam, kebiasaan yang terlihat sederhana ini sebenarnya bagian dari warisan ibadah yang telah dijaga sejak dulu. Kadapapa pang jika baru tahu sekarang, yang penting makin paham makna bacaan yang sering terdengar di masjid saat Ramadhan.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang pahamlah tentang dzikir dan doa setelah shalat witir yang sering terdengar saat tarawih Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
Apa keistimewaan doa di bulan Ramadhan?
Dalam hadits Nabi dijelaskan bahwa setiap hari di bulan Ramadhan terdapat doa yang berpeluang dikabulkan oleh Allah.
Apa dzikir setelah shalat witir menurut hadits?
Dzikir yang dibaca adalah “Subḥânal malikil quddûs” sebanyak tiga kali.
Kenapa doa sering dipimpin setelah shalat witir?
Doa tersebut biasanya dibaca setelah dzikir sebagai bagian dari rangkaian ibadah malam Ramadhan.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.