Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kenapa Ramadhan Disebut Bulan Kesabaran? Ini Penjelasan Ulama yang Bikin Ibadah Puasa Terasa Penuh Makna

Nazwa Deriska Noviyanti • Selasa, 10 Maret 2026 | 10:13 WIB

Suasana Ramadhan dengan umat Muslim membaca Al-Qur’an di masjid, menggambarkan momen melatih kesabaran selama bulan suci.
Suasana Ramadhan dengan umat Muslim membaca Al-Qur’an di masjid, menggambarkan momen melatih kesabaran selama bulan suci.

Ikhtisar: Ramadhan bukan sekadar puasa. Bulan ini menjadi latihan kesabaran yang mendalam, mulai dari menahan lapar hingga menata hati, sekaligus memahami bahwa sabar adalah rezeki dan jalan datangnya pertolongan Allah.

Balikpapan TV - Hai Cess! Ramadhan hadir bukan hanya membawa kewajiban puasa, tetapi juga pelajaran penting yang kadang terlewat dari perhatian: kesabaran. Selama sebulan penuh, umat Muslim belajar menahan lapar, dahaga, emosi, dan keinginan. Namun maknanya kada berhenti di situ pang. Puasa sebenarnya latihan besar untuk menata diri dalam banyak sisi kehidupan.

Menariknya lagi, Ramadhan sering disebut sebagai bulan kesabaran. Kenapa bisa begitu? Nah, pembahasannya kada sesederhana menahan lapar saja. Ada makna yang dalam di baliknya. Jadi, lanjut baca sampai habis supaya pemahaman tentang Ramadhan terasa makin luas dan bermakna, pahamlah ikam Cess!

Mengapa Ramadhan Sangat Berkaitan dengan Kesabaran?

Ramadhan memiliki hubungan yang sangat erat dengan kesabaran. Bahkan dalam beberapa penafsiran ulama, puasa sendiri disebut sebagai bentuk kesabaran. Hal ini berkaitan dengan firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 153:

“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Dalam tafsir Al-Bahrul Muhith, Imam Abu Hayyan menjelaskan berbagai pandangan ulama mengenai makna sabar pada ayat tersebut. Sebagian ulama memaknai sabar sebagai keteguhan menghadapi ujian. Sebagian lain menafsirkan sabar sebagai kesungguhan menjalankan kewajiban.

Namun ada juga riwayat dari Ibnu Abbas yang menyebutkan bahwa sabar merupakan kinayah dari puasa. Karena itulah Ramadhan disebut Syahrus Shabr atau bulan kesabaran.

Artinya jelas. Puasa bukan sekadar aktivitas menahan makan dan minum. Ia menjadi latihan mengendalikan diri, menahan emosi, dan menjaga perilaku sepanjang hari. Dari sini terlihat bahwa Ramadhan dan kesabaran memang dua hal yang hampir kada bisa dipisahkan.

Baca Juga: Penyandang Disabilitas dalam Khutbah Jumat, Pesan Tegas Soal Martabat dan Kesetaraan yang Perlu Dibaca Sampai Tuntas Cess

Apa Maksudnya Kesabaran Disebut Rezeki dari Allah?

Kesabaran dalam Islam digambarkan sebagai anugerah yang sangat berharga. Bahkan Rasulullah SAW menegaskan bahwa kesabaran merupakan pemberian terbaik yang bisa diterima seorang hamba.

Dalam sebuah hadits disebutkan:

“Seorang hamba tidak diberikan rezeki yang lebih baik dan luas daripada rezeki kesabaran.”
(HR Imam Hakim)

Hadits lain juga menjelaskan bahwa siapa saja yang berusaha menjaga diri, maka Allah akan menjaganya. Siapa yang berlatih bersabar, Allah akan memberikan kesabaran kepadanya.

Menariknya, dalam bahasa Arab digunakan kata yatashabbar yang berarti berlatih atau berusaha bersabar. Ini menunjukkan bahwa kesabaran memang memerlukan ikhtiar.

Nah, di sinilah letak maknanya. Kesabaran memang pemberian dari Allah SWT. Namun pintunya terbuka melalui usaha manusia untuk melatih diri. Puasa di bulan Ramadhan menjadi salah satu latihan paling nyata.

Visual seseorang menahan emosi dan tetap tenang saat berpuasa, menggambarkan latihan kesabaran dalam kehidupan.
Visual seseorang menahan emosi dan tetap tenang saat berpuasa, menggambarkan latihan kesabaran dalam kehidupan.

Kenapa Kesabaran Disebut Pemberian Paling Luas?

Para ulama menjelaskan bahwa kesabaran memiliki posisi sangat penting dalam kehidupan seorang Mukmin. Syekh Zainuddin Al-Munawi dalam kitab Faydhul Qadir menyebutkan bahwa kesabaran ibarat mahkota bagi keimanan.

Artinya, semakin kuat kesabaran seseorang, semakin besar pula kedekatannya kepada Allah SWT.

Beliau juga menjelaskan bahwa kesabaran memudahkan banyak hal dalam hidup. Di antaranya:

1. Membantu menjalankan kebaikan
2. Memudahkan meninggalkan perbuatan buruk
3. Menguatkan hati menghadapi ujian kehidupan

Kalau dipikir-pikir, hampir semua situasi hidup memang membutuhkan kesabaran. Saat menghadapi masalah pekerjaan, hubungan sosial, atau ujian hidup lainnya.

Nah, ikam pasti pahamlah. Tanpa kesabaran, banyak hal bisa terasa berat. Dengan kesabaran, persoalan terasa lebih ringan dijalani.

Bagaimana Kesabaran Menjadi Jalan Datangnya Pertolongan Allah?

Kesabaran juga menjadi pintu datangnya pertolongan dari Allah SWT. Hal ini tersirat dalam ayat yang memerintahkan orang beriman meminta pertolongan melalui sabar dan shalat.

Imam Mawardi dalam kitab Adabud Dunya wad Din mengutip ungkapan para ulama:

“Ketahuilah, pertolongan itu bersama dengan kesabaran.”

Sebagian ahli hikmah bahkan menggambarkan kesabaran sebagai kunci yang membuka banyak persoalan hidup.

Maknanya sederhana namun dalam. Saat seseorang mampu bersabar, ia sedang membuka jalan bagi datangnya solusi. Bisa berupa kemudahan, jalan keluar, atau ketenangan hati.

Kadapapa pang jika ujian terasa berat. Dalam banyak kisah kehidupan, pertolongan sering hadir setelah seseorang bertahan dalam kesabaran.

Kenapa Ramadhan Menjadi Waktu Terbaik Melatih Kesabaran?

Ramadhan menyediakan ruang latihan yang lengkap untuk membentuk kesabaran. Puasa melatih kesabaran fisik. Ibadah melatih kesabaran spiritual. Interaksi sosial juga menguji kesabaran emosional.

Selama bulan ini, seseorang belajar menahan diri dari hal yang disukai sekalipun. Makan, minum, bahkan emosi.

Latihan ini memberi dampak luas. Bukan hanya dalam hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga dalam hubungan dengan sesama manusia.

Karena itulah Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk membentuk karakter sabar. Dari latihan inilah diharapkan lahir pribadi yang lebih kuat menghadapi berbagai tantangan hidup.

Nah, itu sudah. Ramadhan ternyata kada hanya soal ibadah ritual saja, tapi juga proses membentuk kekuatan batin, pahamlah ikam.

Poin Penting yang Bisa Dipetik

1. Ramadhan memiliki hubungan erat dengan kesabaran sehingga sering disebut bulan kesabaran.
2. Puasa menjadi latihan nyata untuk mengendalikan diri dalam berbagai aspek kehidupan.
3. Kesabaran merupakan rezeki terbaik yang diberikan Allah kepada manusia.
4. Usaha untuk bersabar membuka jalan bagi datangnya kesabaran yang lebih kuat.
5. Kesabaran menjadi kunci datangnya pertolongan Allah dalam menghadapi kesulitan hidup.

Baca Juga: Wakaf Hutan dan Sumur Jadi Amal Jariyah Ekologis, Dari Masjid ke Ruang Hijau Umat

Insight: Kesabaran sering dianggap sederhana, padahal justru menjadi fondasi banyak keputusan hidup. Ramadhan mengingatkan bahwa kekuatan seseorang bukan hanya dari kemampuan bekerja atau berpikir, tetapi juga dari kemampuan menahan diri. Di kehidupan modern yang serba cepat, latihan sabar terasa semakin penting. Di Balikpapan sendiri, ritme kota yang padat kadang bikin emosi gampang naik. Nah, Ramadhan datang membawa jeda. Sebulan penuh untuk melatih hati agar tetap tenang menghadapi berbagai situasi.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami makna kesabaran di bulan Ramadhan Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

Apa hubungan puasa dengan kesabaran dalam Islam?
Puasa merupakan latihan mengendalikan diri dari makan, minum, serta emosi. Karena itu banyak ulama menafsirkan puasa sebagai bentuk kesabaran.

Mengapa kesabaran disebut rezeki dari Allah?
Dalam hadis Nabi dijelaskan bahwa kesabaran adalah pemberian terbaik dari Allah kepada seorang hamba karena membantu menghadapi berbagai ujian hidup.

Bagaimana cara melatih kesabaran?
Salah satunya dengan membiasakan diri menahan emosi, menjalankan kewajiban dengan konsisten, serta menghadapi ujian hidup dengan keteguhan hati.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Hadis Nabi #ramadhan #Al Quran #Puasa Ramadhan #Kesabaran dalam Islam