Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Ruqyah dan Air Nusyrah dalam Islam, Dari QS Al-Isra’ Hingga Penjelasan Ulama, Yuk Pahami Biar Kada Salah Praktik Cess

Nazwa Deriska Noviyanti • Jumat, 27 Februari 2026 | 16:33 WIB

praktik ruqyah menggunakan ayat Al-Qur’an sebagai penawar lahir dan batin.
praktik ruqyah menggunakan ayat Al-Qur’an sebagai penawar lahir dan batin.

Ikhtisar: Ruqyah dalam Islam berlandaskan ayat Al-Qur’an dan hadits. Praktiknya termasuk air ruqyah atau nusyrah, dengan syarat memakai ayat dan doa ma’tsur serta dilakukan orang saleh.

Balikpapan TV - Hai Cess! Ruqyah masih jadi pembahasan hangat di tengah masyarakat, termasuk di Balikpapan. Metode pengobatan klasik dalam Islam ini memakai ayat-ayat Al-Qur’an, doa, dan dzikir sebagai ikhtiar penyembuhan lahir maupun batin.

Penasaran bagaimana dasar hukumnya, praktik air ruqyah, sampai siapa yang berhak melakukannya? Baca terus sampai habis-selesai-tuntas Cess, karena pembahasannya ada rujukan jelas dari ulama dan hadits.

Ruqyah bukan praktik baru. Ia berpijak pada firman Allah dalam Al-Qur’an, tepatnya QS Al-Isra’ ayat 82 yang menegaskan bahwa Al-Qur’an menjadi penawar dan rahmat bagi orang beriman. Ayatnya berbunyi:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا

Artinya: “Kami turunkan dari Al-Qur'an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur'an itu) hanya akan menambah kerugian.” (QS Al-Isra’ [17]: 82).

Apa Makna Syifa dalam Al-Qur’an Menurut Ulama Tafsir?

Makna syifa dijelaskan sebagai penawar menyeluruh. Bukan hanya penyakit fisik, tapi juga batin.

Syekh Nawawi Banten dalam tafsir Murarul Labid menerangkan bahwa syifa adalah obat dari segala penyakit lahir dan batin. Redaksinya jelas: penawar dari semua penyakit yang tampak maupun yang tersembunyi dalam jiwa.

Penjelasan ini menegaskan ruqyah sebagai bagian dari pengobatan rohani. Jadi bukan sekadar ritual, melainkan ikhtiar spiritual yang punya landasan teks. Nah, pahamlah ikam, ruqyah itu ada dasarnya.

Baca Juga: Salah Ukuran Bisa Repot, Panduan Lengkap Memilih Payung Taman Minimalis untuk Rumah Tropis.

Benarkah Air Ruqyah atau Nusyrah Ada dalam Hadits?

Praktik air ruqyah dikenal dengan istilah nusyrah. Caranya dengan menulis nama Allah atau ayat Al-Qur’an, lalu dibasuh dengan air. Air tersebut kemudian diusap atau diminumkan kepada orang sakit.

Dalam tafsirnya, Imam Abu Hayyan al-Andalusi menyebut bahwa sebagian ulama menafsirkan syifa sebagai ruqyah. Ia juga menjelaskan perbedaan pendapat tentang nusyrah. Imam Ibnu Musayyab memperbolehkan praktik tersebut, sementara Imam Mujahid kada berkomentar.

Disebutkan pula riwayat dari Sayyidah Aisyah yang membaca mu’awwidzatain dalam wadah berisi air lalu menuangkannya kepada orang sakit.

Namun ada hadits dari Muhammad yang menyebut ketika ditanya tentang nusyrah, beliau menjawab: “ia adalah bagian dari amal setan.” (HR Abu Daud).

Lalu bagaimana memahaminya? Tenang, ada penjelasannya.

air ruqyah atau nusyrah sesuai praktik hadits
air ruqyah atau nusyrah sesuai praktik hadits

Kenapa Ada Perbedaan Pendapat Soal Nusyrah?

Perbedaan itu dijelaskan lebih detail oleh Syekh al-Adhim Abadi dalam Aunul Ma’bud. Ia mengutip bahwa nusyrah yang termasuk amal setan adalah praktik yang memakai nama-nama setan atau bacaan tidak jelas asal-usulnya.

Sedangkan jika memakai ayat Al-Qur’an, nama dan sifat Allah, atau doa ma’tsur dari Nabi, maka hukumnya diperbolehkan.

Artinya, praktiknya yang dinilai. Bukan istilahnya saja. Kalau memakai bacaan syar’i, itu masuk kategori ruqyah yang dibolehkan. Kalau memakai unsur syirik atau bacaan tak jelas, nah itu yang bermasalah.

Jadi jangan asal ikut-ikutan. Cek dulu praktiknya sesuai tuntunan atau kada.

Siapa yang Berhak Mendoakan Air Ruqyah?

Jawabannya jelas: orang yang baik agamanya.

Ibnu At-Tin menyebut ruqyah dengan mu’awwidzat dan nama-nama Allah adalah pengobatan rohani. Jika keluar dari lisan orang-orang saleh, kesembuhan datang dengan izin Allah.

Dalam praktik di Indonesia, lazimnya ruqyah dilakukan oleh kiai atau tokoh agama yang dikenal integritasnya. Itu sesuai dengan penjelasan literatur. Bukan orang yang asal mengaku bisa.

Nah, tolong nah, jangan sembarang minta ruqyah ke orang kada jelas sanad ilmunya. Pahamlah ikam.

Apakah Air Ruqyah Bisa Mencegah Dorongan Negatif?

Secara literatur, ruqyah berfungsi untuk dua hal: mengobati dan mencegah marabahaya.

Dalam hadits riwayat Muhammad yang dicatat oleh Sahih Bukhari, Nabi memohon perlindungan untuk Hasan dan Husain dengan kalimat-kalimat Allah dari setan dan gangguan.

Ibnu Abdil Bar juga menjelaskan bahwa doa, isti’azah, dan ruqyah dapat menolak bala.

Namun Islam kada mengajarkan hanya bergantung pada ikhtiar batin. Setelah ruqyah, tetap perlu langkah nyata seperti berkonsultasi dengan tenaga profesional jika menyangkut tekanan psikologis.

Beberapa langkah yang relevan:

1. Menggabungkan ruqyah dengan konsultasi psikolog atau psikiater.
2. Rutin membaca Al-Qur’an dan dzikir untuk ketenangan batin.
3. Menjaga lingkungan pergaulan yang positif.

Ikhtiar batin dan lahir jalan beriringan. Nah’ itu sudah, jangan timpang sebelah.

Poin Penting yang Perlu Dicatat

  1. Ruqyah berlandaskan QS Al-Isra’ ayat 82.

  2. Syifa dimaknai sebagai penawar lahir dan batin menurut Syekh Nawawi.

  3. Nusyrah diperbolehkan jika memakai ayat dan doa ma’tsur.

  4. Praktik yang memakai unsur setan dikategorikan terlarang.

  5. Ikhtiar spiritual harus seimbang dengan usaha medis.

Insight: Ruqyah sering dipahami sebatas ritual air doa. Padahal literatur klasik menunjukkan batas yang tegas antara yang dibolehkan dan yang menyimpang. Di Balikpapan, praktik keagamaan cukup hidup. Tinggal diperkuat literasinya. Jangan asal percaya. Jangan pula menolak mentah-mentah. Ikhtiar batin penting, tapi langkah medis juga krusial. Keduanya saling melengkapi, kada saling meniadakan. Pahamlah ikam, keseimbangan itu inti ajaran.

Kalau artikel ini terasa bermanfaat, bagikan ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham soal ruqyah sesuai tuntunan.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

FAQ

Apakah semua air doa termasuk ruqyah yang diperbolehkan?
Tidak. Yang diperbolehkan adalah yang memakai ayat Al-Qur’an dan doa ma’tsur tanpa unsur syirik.

Siapa yang sebaiknya melakukan ruqyah?
Orang saleh dan memahami tuntunan syariat, bukan sembarang orang.

Apakah ruqyah cukup untuk mengatasi gangguan mental berat?
Tidak. Tetap perlu konsultasi profesional agar penanganannya menyeluruh.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Hadits Nabi #Nusyrah #Al Quran #Syekh Nawawi Banten #Ruqyah