Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Di Malam Ramadhan, Wajibkah Mandi Khusus? Cek Fakta dan Niatnya di Sini

Arya Kusuma • Rabu, 18 Februari 2026 | 09:50 WIB

Ilustrasi mandi sunnah malam Ramadhan sebagai simbol kesiapan ibadah menyambut puasa 2026.
Ilustrasi mandi sunnah malam Ramadhan sebagai simbol kesiapan ibadah menyambut puasa 2026.

Ikhtisar: Mandi sunnah malam Ramadhan dianjurkan dalam Kitab Hasyiyah al-Bajuri. Bukan wajib, kecuali hadas besar. Ini panduan niat, tata cara, dan hal yang sering keliru dipahami.

Balikpapan TV - Hai Cess! Menjelang Ramadhan 2026, obrolan soal persiapan ibadah mulai ramai di Balikpapan. Dari masjid kampung sampai grup WhatsApp keluarga. Salah satu yang sering ditanya, mandi sebelum puasa itu wajib atau hanya tradisi?

Faktanya, dalam ajaran Islam kada ada mandi wajib khusus menjelang atau selama Ramadhan, kecuali bagi yang sedang hadas besar seperti junub, haid, atau nifas. Selebihnya, mandi di malam Ramadhan masuk kategori sunnah. Ini dijelaskan dalam Kitab Hasyiyah al-Bajuri karya Syekh Ibrahim al-Bajuri yang menyebut mandi sebagai amalan yang dianjurkan setiap malam Ramadhan.

Penasaran kenapa amalan ini tetap hidup di tengah masyarakat dan bagaimana tata caranya yang benar? Baca terus sampai tuntan Cess!

Apakah benar ada mandi khusus sebelum puasa Ramadhan 2026?

Jawabannya tegas. Kada ada mandi wajib khusus sebelum puasa Ramadhan. Yang ada adalah mandi sunnah.

Dalam Kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81), disebutkan bahwa di antara mandi-mandi yang disunnahkan adalah mandi setiap malam di bulan Ramadhan. Bahkan disebutkan pendapat Imam al-Adzra’i yang membatasi pada orang yang hendak menghadiri jamaah. Namun pendapat yang kuat menyatakan kada ada pembatasan itu.

Artinya, siapa saja boleh melakukannya sebagai bentuk kesiapan lahir batin menyambut ibadah puasa. Di Balikpapan, praktik ini masih ditemui, terutama malam pertama Ramadhan. Orang tua mengajak anak-anak mandi lebih rapi dari biasanya. Bukan ritual wajib. Tapi simbol kesiapan.

Niatnya pun jelas:

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Artinya: Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.

Perlu dicatat, niat cukup dihadirkan dalam hati saat mulai mandi. Melafalkan hanya membantu menghadirkan kesungguhan.

Baca Juga: Kenapa Awal Ramadan Bisa Berbeda dan Apa Kata Ketua MUI, Yuk Pahami Supaya Kada Salah Kaprah

Kenapa masih banyak yang mengira mandi ini wajib?

Kesalahan umum terjadi karena tradisi turun-temurun. Banyak bubuhan menganggap mandi sebelum puasa sama dengan mandi wajib. Padahal konteksnya berbeda.

Mandi wajib hanya untuk kondisi hadas besar. Sedangkan mandi sebelum Ramadhan bersifat anjuran. Kalau kada dilakukan, puasanya tetap sah.

Di sini pentingnya literasi keagamaan. Sumber yang dirujuk seperti jombang.nu.or.id dan baznas.go.id sudah menjelaskan secara gamblang. Masalahnya, informasi kadang setengah-setengah sampai ke masyarakat.

Mandi sunnah bisa dilihat dalam kerangka itu. Bukan sekadar air mengalir. Tapi momentum menata niat.

Bagaimana tata cara mandi sunnah sebelum puasa yang sesuai anjuran?

Mengacu pada baznas.go.id, tata caranya mengikuti mandi dalam Islam pada umumnya:

Pertama, niat dalam hati untuk mandi sunnah sebelum berpuasa.
Kedua, mencuci tangan tiga kali.
Ketiga, membersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang dianggap kotor.
Keempat, berwudhu seperti hendak salat.
Kelima, menyiram kepala tiga kali hingga merata ke kulit.
Keenam, menyiram seluruh tubuh dimulai dari kanan lalu kiri.

Sederhana. Kada ribet. Air bersih cukup. Kada perlu ritual tambahan.

Di rumah-rumah Balikpapan, praktik ini bisa dilakukan sebelum tarawih atau setelahnya. Waktunya fleksibel, selama masih malam Ramadhan.

Baca Juga: Dari Doa Hingga Barongsai, Malam Imlek 2577 Kongzili di Klandasan Ilir, Lampion Merah dan Doa Menggema di Kota Minyak

Apa risiko jika mandi sunnah ini dipahami keliru?

Risikonya bukan pada ibadahnya, tapi pada pemahaman.

Jika dianggap wajib, orang bisa merasa bersalah ketika kada melakukannya. Bahkan ada yang mengulang mandi karena takut puasanya kada sah. Padahal itu keliru.

Pemahaman yang kurang tepat juga bisa membuat fokus ibadah bergeser. Dari memperbaiki niat, malah sibuk pada teknis yang kada diwajibkan.

Nah, ikam pasti pahamlah, ibadah itu soal esensi dulu, bukan hanya simbol. Nah’ itu sudah.

Bagaimana cara menyikapi tradisi ini dengan bijak di Balikpapan?

Pertama, pisahkan antara sunnah dan wajib. Itu kuncinya.

Kedua, jadikan mandi sunnah sebagai sarana refleksi, bukan beban. Air yang mengalir bisa jadi pengingat untuk membersihkan niat.

Ketiga, edukasi keluarga. Jelaskan pada anak bahwa ini anjuran, bukan keharusan mutlak.

 

Tips Singkat Menjalankan Mandi Sunnah Ramadhan:

  1. Pastikan niat dihadirkan di awal mandi.

  2. Ikuti urutan tata cara agar sesuai tuntunan.

  3. Hindari meyakini sebagai kewajiban.

  4. Gunakan momen ini untuk evaluasi diri menjelang puasa.

Di kota seperti Balikpapan yang ritmenya cepat, kadang orang fokus pada sahur, menu, dan jadwal kerja. Padahal kesiapan spiritual kada kalah penting.

Apa rekomendasi realistis menjelang Ramadhan 2026?

Persiapkan diri dengan ilmu. Baca sumber yang jelas. Rujuk pada kitab dan lembaga terpercaya.

Jika dalam kondisi hadas besar, mandi wajib dulu sebelum puasa. Jika hanya ingin menyambut Ramadhan, mandi sunnah boleh dilakukan sebagai amalan tambahan.

Jangan berlebihan. Jangan pula menyepelekan.

Ramadhan itu momentum. Tubuh dibersihkan, hati diperbaiki, niat diluruskan. Pahamlah ikam, yang utama bukan airnya, tapi kesungguhan menjalani ibadah sebulan penuh.

Insight: Mandi sunnah sebelum puasa bukan soal tradisi kosong. Ini refleksi kesiapan. Di Balikpapan yang heterogen dan dinamis, literasi agama perlu terus diperkuat agar praktik ibadah tetap lurus pada sumbernya. Jangan mudah ikut-ikutan tanpa paham dasar hukumnya. Bedakan sunnah dan wajib. Itu krusial. Dengan pemahaman tepat, ibadah terasa ringan, kada terbebani asumsi yang keliru. Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang tercerahkan Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

Apakah mandi sunnah sebelum Ramadhan wajib dilakukan?
Tidak. Hukumnya sunnah. Puasa tetap sah meski tidak melakukannya, selama tidak dalam keadaan hadas besar.

Kapan waktu terbaik melakukan mandi sunnah ini?
Dilakukan pada malam hari di bulan Ramadhan. Bisa sebelum atau setelah salat tarawih.

Apakah niat harus dilafalkan keras?
Tidak. Cukup dihadirkan dalam hati saat mulai mandi. Melafalkan hanya membantu konsentrasi.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Hasyiyah al Bajuri #niat mandi sunnah #balikpapan #Ramadhan 2026