Balikpapan TV - Hai Cess! Momen keagamaan 5 Rajab 1447 Hijriah di Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, kembali mencatat sejarah besar. Polres Banjar jajaran Polda Kalimantan Selatan mencatat jumlah jamaah yang hadir mencapai 4,9 juta hingga menembus angka 5 juta orang. Angka ini menjadikannya salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan melampaui jumlah kehadiran tahun sebelumnya.
Angka jutaan itu bukan sekadar hitungan kasat mata. Data diperoleh dari analisis tiga provider besar di Indonesia yang aktif selama kegiatan berlangsung. Penasaran kenapa momen ini selalu menyedot perhatian jamaah dari berbagai daerah hingga luar negeri? Ikuti terus sampai habis Cess!
Baca Juga: Cara Baru Rumah Minimalis Hadapi Tikus! Smart Home Jadi Penjaga Hunian dari Tikus Rumahan
Mengapa jumlah jamaah 5 Rajab 1447 H menembus 5 juta orang?
Jumlah jamaah yang nyaris menyentuh 5 juta orang menunjukkan besarnya magnet spiritual Haul Guru Sekumpul. Kepala Polres Banjar AKBP Dr Fadli menyebutkan, lonjakan kehadiran terlihat jelas sejak beberapa hari sebelum puncak acara. Pergerakan jamaah terekam padat dari berbagai akses menuju Sekumpul, baik jalur darat maupun sungai.
Data tersebut bersumber dari analisis Telkomsel, Indosat, dan XL yang aktif selama kegiatan. Berdasarkan catatan itu, jumlah jamaah mencapai 4,9 juta hingga menembus 5 juta. Angka ini melampaui tahun lalu yang tercatat sekitar 4,1 juta jamaah. Nah’ itu sudah, skalanya memang luar biasa.
Momen 5 Rajab sendiri merupakan agenda rutin untuk mengenang wafatnya ulama kharismatik Martapura, Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, yang wafat pada 5 Rajab 1426 Hijriah atau tahun 2005. Tradisi ini terus hidup dan semakin membesar dari tahun ke tahun, pahamlah ikam.
Bagaimana pengamanan jutaan jamaah dilakukan aparat dan relawan?
Pengamanan menjadi kunci utama suksesnya kegiatan dengan jumlah jamaah sebesar itu. AKBP Dr Fadli menegaskan seluruh rangkaian berjalan aman dan kondusif. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel dengan melibatkan personel TNI, Polri, serta ribuan relawan di lapangan.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolda, melibatkan personel di lapangan, pengaturan parkir, rekayasa lalu lintas, serta antisipasi kemacetan bersama para relawan dan instansi terkait,” ujar AKBP Fadli.
Pengaturan parkir, rekayasa lalu lintas, hingga antisipasi kemacetan diterapkan di berbagai titik menuju kawasan Sekumpul. Petugas kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Sinergi aparat, relawan, dan masyarakat membuat kegiatan berjalan tertib sampai akhir, ya’kalo pahamlah ikam.
Seperti apa suasana rangkaian ibadah di kawasan Sekumpul?
Rangkaian kegiatan keagamaan diawali dengan pembacaan Maulid Al Habsyi. Suasana kemudian dilanjutkan dengan lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang menggema di kawasan Musala Ar Raudhah dan sekitarnya. Jutaan jamaah larut dalam doa dan dzikir bersama.
Kepadatan jamaah terlihat memenuhi ruang induk musala, sepanjang Jalan Sekumpul hingga Jalan Jenderal A Yani Kota Martapura, bahkan terhubung sampai ke wilayah Banjarbaru. Mereka datang dengan berbagai cara, mulai kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga perahu melalui jalur sungai.
Meski sempat diguyur hujan gerimis, kekhusyukan tidak surut. Jamaah tetap mengikuti seluruh rangkaian dengan tertib. Nuansa religius terasa kuat, penuh ketenangan, dan menjadi pengingat kuatnya ikatan spiritual bubuhan yang hadir dari berbagai penjuru.
Apa makna capaian ini bagi Martapura dan Kalimantan Selatan?
Capaian hampir 5 juta jamaah menjadi catatan penting bagi Martapura dan Kalimantan Selatan. Kegiatan ini tidak hanya bermakna religius, tetapi juga menunjukkan kemampuan daerah dalam mengelola kegiatan berskala sangat besar secara aman dan tertib.
Lonjakan jamaah sudah terlihat sejak hari-hari awal menjelang puncak acara. Ribuan kendaraan, kapal sungai, dan pejalan kaki memadati akses menuju Sekumpul. Namun, berkat sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat, situasi tetap kondusif hingga kegiatan selesai.
Pelaksanaan Momen 5 Rajab 1447 H atau Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul ini pun mencatat sejarah baru. Bagi bubuhan yang hadir, ini bukan sekadar angka, tapi wujud kecintaan dan penghormatan yang terus terjaga lintas generasi, pahamlah ikam.
Momen 5 Rajab 1447 H di Sekumpul Martapura mencatat kehadiran hampir 5 juta jamaah berdasarkan data provider nasional. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan berkat sinergi aparat, relawan, dan masyarakat.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham besarnya momen bersejarah ini Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (KHOIRUL)
FAQ
Berapa jumlah jamaah Haul Guru Sekumpul 5 Rajab 1447 H?
Jumlah jamaah tercatat 4,9 juta hingga menembus 5 juta orang berdasarkan analisis tiga provider besar.
Siapa yang menyampaikan data resmi jumlah jamaah?
Data disampaikan langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli usai puncak kegiatan.
Apakah kegiatan berjalan aman meski jamaah sangat banyak?
Ya, kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan TNI, Polri, relawan, serta instansi terkait.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.