Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Haul Guru Sekumpul di Martapura Dihadiri Jutaan Jemaah, Momen Sakral Ini Jadi Sorotan

Rizkiyan Akbar • Senin, 29 Desember 2025 | 09:12 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Ribuan bubuhan ikam dari berbagai daerah berkumpul di Martapura, Kabupaten Banjar, untuk mengikuti pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah. Acara yang juga dikenal sebagai haul Guru Sekumpul, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, mencatat jumlah jemaah hampir 5 juta orang.

Lantunan Maulid Habsy dan irama rebana mewarnai malam di kawasan Sekumpul. Suasana religius begitu terasa, ribuan jemaah berdiri serempak saat syair Mahalul Qiyam dikumandangkan. Anak-anak hingga orang dewasa tampak larut dalam doa dan selawat yang sama. Meski hujan ringan sempat turun, semangat bubuhan ikam tidak surut, suasana tetap khusyuk dan penuh haru.

Penasaran bagaimana momen sakral ini berjalan dan menjadi salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Indonesia tahun ini? Yuk, baca terus sampai akhir Cess!

Baca Juga: Layanan Kesehatan Diperkuat! Dua Jamaah Meninggal Dunia, Bagaimana Situasi Haul Guru Sekumpul Saat Ini?

Berapa jumlah jemaah yang hadir pada momen 5 Rajab di Martapura?

Menurut Kapolres Banjar AKBP Fadli, jumlah jemaah diperkirakan sekitar 4,9 juta orang. Angka ini dihitung melalui analisis pergerakan data dari tiga operator telekomunikasi, yakni Telkomsel, Indosat, dan XL.

“Dari data yang ada, terlihat jumlah jemaah tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Arus kedatangan jemaah sudah terlihat meningkat beberapa hari sebelum puncak kegiatan. Ribuan kendaraan, kapal sungai, dan pejalan kaki memadati akses menuju Sekumpul dan sekitarnya. Meski kepadatan terjadi, aparat keamanan bersama relawan tetap mengatur lalu lintas dan parkir agar semuanya berjalan tertib.

Jemaah datang dari berbagai wilayah, termasuk Banjarbaru, dan kota-kota sekitar. Lapangan dr Murdjani di Banjarbaru, sekitar 7 km dari Sekumpul, bahkan dipenuhi ribuan jemaah yang mengikuti pengajian melalui layar besar.

“Ini panggilan hati,” ucap salah satu jemaah asal Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu.

Bagaimana pengamanan dan kelancaran acara dijaga?

Pengamanan kegiatan melibatkan polisi, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan sejumlah instansi terkait. AKBP Fadli menegaskan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Pengamanan dilakukan mulai pengaturan lalu lintas, pengelolaan parkir, hingga pengamanan jalur jemaah.

Selain itu, tim keamanan memanfaatkan data sinyal telepon seluler untuk memantau kepadatan jemaah. Strategi ini mempermudah pengaturan alur dan antisipasi jika terjadi lonjakan arus di titik tertentu. Pahamlah ikam, langkah ini penting untuk keselamatan bubuhan yang hadir Cess!

Tips singkat bermanfaat:

1. Gunakan transportasi publik atau shuttle resmi.

2. Ikuti petunjuk relawan di lapangan.

3. Siapkan perlengkapan hujan dan air minum.

Nah’ itu sudah, supaya pengalaman mengikuti pengajian tetap nyaman dan aman.

Apa nuansa spiritual di majelis 5 Rajab?

Majelis rutin malam Senin di Musala Ar-Raudhah Sekumpul diwarnai lantunan Maulid Habsy. Ribuan jemaah berdiri saat syair Mahalul Qiyam dikumandangkan, membingkai kekhusyukan penuh haru. Beberapa perempuan tampak meneteskan air mata, larut dalam doa dan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Qomariah, salah satu jemaah asal Sungai Tabuk, menuturkan, “Momen 5 Rajab memiliki kaitan erat dengan sosok Alm KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, atau yang akrab dikenal sebagai Abah Guru Sekumpul. Saat Mahalul Qiyam pun menjadi bagian paling sakral yang selalu ditunggu-tunggu.” Suasana menjadi ruang spiritual yang hidup, tempat bubuhan ikam melepas rindu, harap, dan doa.

Selain itu, kebersamaan lintas usia dan status menegaskan bahwa pengajian ini bukan sekadar ritual. Anak-anak hingga lansia duduk atau berdiri berdampingan, menyatukan hati dalam lantunan selawat yang sama. Kekhusyukan ini membuat momen haul Guru Sekumpul berbeda dan selalu dirindukan.

Baca Juga: Bengkel Gratis dan Pos Istirahat Warnai Layanan Jemaah 5 Rajab, Jutaan Jemaah Diprediksi Padati Martapura Jelang Haul Guru Sekumpul

Seberapa signifikan lonjakan jemaah dibanding tahun sebelumnya?

Tahun ini, jumlah jemaah mencapai sekitar 4,95 juta orang. Angka ini meningkat tajam dibanding tahun 2024 yang tercatat 3,3 juta orang, dan pengajian awal Januari 2025 yang diikuti 4,1 juta jemaah. Lonjakan terlihat tidak hanya di Martapura, tapi juga Banjarbaru dan sekitarnya.

Meski hujan turun sesekali, arus kedatangan jemaah tetap lancar. Aparat keamanan dan relawan berperan penting menjaga ketertiban. Analisis sinyal telepon seluler membantu memetakan sebaran jemaah sehingga pelayanan dan keamanan tetap optimal. Pahamlah ikam, ini bukti antusiasme bubuhan ikam terhadap tradisi dan spiritualitas Guru Sekumpul Cess!

Kesimpulan Singkat

Momen 5 Rajab 1447 H di Martapura menghadirkan hampir 5 juta jemaah, menjadikannya salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Indonesia. Pengamanan ketat, pengaturan lalu lintas, dan kesadaran bubuhan membuat acara tetap tertib dan khusyuk.

Yuk, bagikan jua info ini kekawalan ikam supaya banyak yang semakin paham langkah pengamanan dan nuansa spiritual momen ini!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

 

FAQ

1. Berapa jumlah jemaah yang hadir pada 5 Rajab 1447 H di Martapura?

Sekitar 4,95 juta jemaah, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

2. Bagaimana pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan?

Melibatkan polisi, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan instansi terkait, termasuk pemantauan sinyal telepon seluler.

3. Apa makna Mahalul Qiyam bagi jemaah?

Bagian paling sakral dari pengajian 5 Rajab, tempat mengekspresikan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW dan Guru Sekumpul.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Suasana jemaah saat menghadiri Haul Guru Sekumpul di Martapura.
Suasana jemaah saat menghadiri Haul Guru Sekumpul di Martapura.

Editor : Arya Kusuma
#Maulid Habsy #5 Rajab 1447 H #jemaah #martapura #mahalul qiyam #haul guru sekumpul