Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Ketua Baznas Balikpapan Tegaskan Pentingnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

Amaliya Rosdian Ayunita • Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:28 WIB
Ustaz Abdul Rosyid Bustomi berdialog dengan host membahas makna berbakti kepada kedua orang tua dalam program Kajian Cahaya Qolbu di Studio Balikpapan TV, Jumat (5 Desember 2025).
Ustaz Abdul Rosyid Bustomi berdialog dengan host membahas makna berbakti kepada kedua orang tua dalam program Kajian Cahaya Qolbu di Studio Balikpapan TV, Jumat (5 Desember 2025).

Balikpapan TV – Sabtu, 6 Desember 2025, Hai Cess! Berbakti kepada kedua orang tua sering disebut sebagai salah satu amal paling mulia dalam Islam, dan pesan ini kembali menguat lewat kajian yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Balikpapan, Ustaz Abdul Rosyid Bustomi.

Dalam kajian tersebut, beliau menegaskan bahwa ridho Allah Swt bergantung pada ridho kedua orang tua, dan murka Allah pun bergantung pada murka keduanya. Karena itu, menurutnya, sangat merugilah seseorang yang dalam hidupnya tidak mampu memuliakan orang tua.

Mengapa Berbakti kepada Kedua Orang tua Menjadi Amal Utama dalam Islam?

Berbakti kepada orang tua merupakan dasar yang membentuk karakter seorang Muslim karena ajaran ini langsung bersentuhan dengan nilai keberkahan hidup.

Ustaz Abdul Rosyid Bustomi, Ketua BAZNAS Balikpapan, saat menjadi narasumber Kajian Cahaya Qolbu di Studio Balikpapan TV, Jumat (5 Desember 2025).
Ustaz Abdul Rosyid Bustomi, Ketua BAZNAS Balikpapan, saat menjadi narasumber Kajian Cahaya Qolbu di Studio Balikpapan TV, Jumat (5 Desember 2025).

Ustaz Abdul Rosyid Bustomi menjelaskan bahwa berbakti kepada kedua orang tua bukan hanya kewajiban, tetapi juga jalan untuk mendapatkan kemudahan hidup.

“Jika orang tua kita masih ada, manfaatkan sebaik-baiknya untuk berbakti kepada mereka. Orang yang berbakti kepada orang tuanya adalah hamba yang istimewa di sisi Allah,” ujarnya dalam kajian Cahaya Qolbu di Studio Balikpapan TV, Jumat (5 Desember 2025).

Baca Juga: Zakat Buka Pintu Keberkahan, Ini Pesan Ustaz Jailani untuk Warga Balikpapan

Apa Makna Ridho Orang tua dalam Kehidupan Seorang Hamba?

Ridho orang tua menurut Ustaz Abdul Rosyid Bustomi merupakan pintu yang membuka keberkahan dan kemudahan hidup.

Ketika hati orang tua merasa dihormati, senang, dan didengar, keberkahan yang mengalir akan memengaruhi berbagai aspek kehidupan anak. Inilah alasan mengapa ridho orang tua disebut sebagai bagian tak terpisahkan dari ridho Allah, Cess!

Sebaliknya, ketika hubungan dengan orang tua tidak harmonis, kehidupan terasa berat dan keberkahan sulit dirasakan.

Bagaimana Sikap Seorang Anak terhadap Orang tua yang Berbeda Keyakinan?

Ustaz Abdul Rosyid Bustomi menegaskan bahwa meskipun orang tua berbeda keyakinan, seorang anak tetap wajib berbuat baik karena merekalah sebab keberadaan seorang anak di dunia ini.

Beliau menekankan bahwa kesempatan untuk memeluk, merawat, dan membahagiakan orang tua, adalah anugerah yang tidak boleh disia-siakan.

Apa Larangan dan Etika Berbicara kepada Orang tua menurut Al Qur’an?

Dalam kajiannya, Ustaz Abdul Rosyid Bustomi menjelaskan bahwa segala bentuk ucapan kasar, keluhan berlebihan, atau sikap membentak terhadap orang tua merupakan hal yang jelas dilarang.

Al-Qur’an mengajarkan agar anak selalu berkata lembut serta menjaga tutur yang penuh hormat. Sikap ini bukan hanya menunjukkan adab, tetapi mencerminkan kedewasaan dan keberanian untuk menahan ego demi menjaga kehormatan orang tua, Cess!

Bagaimana cara anak yang merantau agar tetap menjaga bakti dari jauh?

Ustaz Abdul Rosyid Bustomi menyampaikan bahwa jarak tak seharusnya memutus rasa hormat dan kasih sayang. Ada cara sederhana yang bisa dilakukan anak merantau untuk tetap dekat di hati orang tua.

“Cukup dengan menelepon, menanyakan kabar, atau mengirimkan perhatian kecil sudah mampu membuat hati orang tua sangat bahagia,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa orang tua tidak selalu menuntut materi, mereka hanya ingin anaknya tidak lupa dan selalu mengingat mereka.

Apa Bentuk Bakti yang Masih Terus Mengalir Setelah Orang tua Wafat?

Ustaz Abdul Rosyid Bustomi juga mengingatkan pentingnya mendoakan orang tua yang telah wafat. Mengirimkan Al-Fatihah, bertawasul, serta mengamalkan ajaran baik yang pernah mereka wariskan merupakan bentuk bakti yang pahalanya terus mengalir kepada mereka di alam barzakh.

Ia mengutip tiga amalan yang tidak terputus setelah seseorang meninggal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh.

Selain itu, anak dapat melanjutkan nilai-nilai yang pernah ditanamkan orang tua melalui perilaku dan kontribusi yang bermanfaat. Bahkan perbuatan kecil yang dilakukan dengan niat baik dapat menjadi doa yang menyertai orang tua sepanjang waktu. 

Baca Juga: Ketua BAZNAS Balikpapan Ajak Masyarakat Tebar Kebaikan dari Hal Sederhana

Merawat Orang tua yang Sakit dan Pesan Penutup Kajian

Merawat orang tua yang sedang sakit merupakan salah satu bentuk bakti terbesar. Ustaz Abdul Rosyid Bustomi menekankan bahwa ketika anak dewasa, saat itulah ia membalas kasih sayang yang dulu diberikan orang tua tanpa lelah.

“Orang yang berbakti kepada orang tuanya akan dimudahkan hidupnya di dunia dan akhirat. Sebaliknya, yang membangkang akan sulit meraih kesuksesan karena tidak ada keberkahan dalam hidupnya,” pungkasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa ridho orang tua merupakan kunci keberkahan. Orang yang berbakti akan dimudahkan hidupnya, sementara yang menentang sulit merasakan keberkahan.

Yuk, bagikan artikel ini ke bubuhanmu, Cess! Agar semakin banyak yang memahami makna berbakti kepada kedua orang tua.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, Bukan Sekadar Info Biasa !

 

FAQ

1. Apa arti berbakti kepada kedua orang tua dalam kehidupan sehari-hari?

Berbakti berarti menghormati, menjaga tutur, membantu, serta mendoakan orang tua baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

2. Apakah doa anak benar-benar membantu orang tua yang telah meninggal?

Ya, doa anak termasuk salah satu amal yang terus mengalir pahalanya menurut ajaran Islam.

3. Bagaimana cara menjaga hubungan dengan orang tua jika merantau jauh?

Cukup dengan komunikasi rutin seperti telepon atau pesan, karena perhatian kecil saja sudah sangat berarti.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia Redaksi. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#balikpapan tv #Cahaya Qolbu #berbakti kepada kedua orang tua #Abdul Rosyid Bustomi #Baznas Balikpapan