Balikpapan TV - Hai Cess! Di tengah ritme hidup yang makin cepat dan tekanan yang datang silih berganti, siapa pun bisa merasa kewalahan. Tapi, ada cara sederhana yang justru sering terlupakan: dzikir.
Itu bukan cuma tentang menyebut nama Allah di bibir, tapi soal menghadirkan kesadaran penuh—dari napas, pikiran, hingga hati.
Ustaz Abdul Rosyid Bustomi S.Pd, M.Pd, dalam sesi kajian Cahaya Qolbu di Studio Balikpapan TV, Jumat (10 Oktober 2025), menegaskan bahwa dzikir adalah “olahraga batin” paling efektif untuk menenangkan diri dan mengusir stres yang menumpuk di dada.
Ia mengajak umat untuk memahami dzikir bukan sebagai rutinitas, tapi kesadaran hidup yang hadir di setiap tarikan napas.
Baca Juga: Profesi Itu Amanah dan Ibadah, Ustaz Imam Waros Ingatkan Pekerjaan Bukan Sekadar Cari Nafkah!
Bukan Sekadar Ucapan: Dzikir Itu Soal Kesadaran Hidup
Menurut Ustaz Abdul Rosyid, esensi dzikir adalah menyatukan napas, akal, dan hati dalam satu kesadaran yang utuh.
“Dzikir itu bukan hanya menyebut dengan lisan. Kalau hanya sebatas ucapan, pengaruhnya tidak akan besar dalam kehidupan,” jelasnya.
Bayangkan, setiap kali kita menarik napas, ada ruang hening di antara hirupan dan hembusan itu. Di situlah dzikir bisa hadir. Bukan dalam bentuk suara, tapi rasa. Rasa dekat, rasa tenang, rasa bahwa kita sedang diingat oleh Yang Maha Mengingat.
Napas, Akal, dan Hati: Tiga Komponen Harmoni Dzikir
Manusia punya tiga komponen vital — napas, akal, dan hati. Kalau ketiganya selaras, hidup pun terasa ringan.
Setiap tarikan napas adalah kesempatan untuk mengingat Sang Pencipta. Tak perlu diucap keras, cukup rasakan bahwa setiap hembusan membawa nama-Nya. “Setiap tarikan dan hembusan napas sebenarnya adalah dzikir,” tutur Ustaz Abdul Rosyid.
Dari situ, ia mengajak agar kita belajar bernapas dengan sadar, bukan asal hidup tapi hidup dengan makna. Karena, dalam keheningan napas yang disadari, ada ketenangan yang tak bisa dibeli.
Melatih Pikiran agar Tidak Dikuasai Stres dan Lupa Diri
Pikiran manusia itu lincah—kadang ke masa lalu, kadang khawatir masa depan. Nah, dzikir hadir sebagai penambat agar akal tak mudah hanyut oleh hal yang bikin stres.
“Dzikir itu melatih olah pikir agar selalu ingat kepada Allah. Kalau tidak, setan akan menguasai akal kita dan membuat kita lupa kepada-Nya,” ungkap sang Ustaz.
Ada benarnya, kan? Karena sering kali, stres muncul bukan dari masalah besar, tapi dari pikiran yang tak pernah diam. Melalui dzikir, pikiran jadi terarah, hati jadi teduh, dan langkah pun terasa ringan meski dunia sedang berat-beratnya.
Ketenangan Itu Dilatih, Bukan Dicapai Seketika
Kata Ustaz Abdul Rosyid, ketenangan bukan sesuatu yang tiba-tiba datang. Ia tumbuh dari kebiasaan mengingat Allah di setiap langkah.
“Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang. Itulah kunci agar kita bisa kuat menghadapi segala beban kehidupan,” tuturnya.
Dzikir ibarat charging station batin. Semakin sering dilakukan, makin penuh energi positif di dalam diri. Jadi, ketika badai hidup datang, hati tak mudah goyah.
Nah Cess, kalau kamu lagi sumpek sama kerjaan, coba berhenti sebentar, tarik napas dalam-dalam, lalu bisikkan dzikir dalam hati. Rasakan bedanya.
Tips Ringan: Latih Dzikir dalam Aktivitas Sehari-hari
1. Mulai dari napas. Setiap kali menarik napas, ucapkan “Allah” dalam hati. Saat menghembuskan, bisikkan “Hu.”
2. Gunakan momen hening. Saat menunggu, dalam perjalanan, atau menjelang tidur — jadikan itu waktu untuk berdzikir.
3. Kaitkan dengan rasa syukur. Setiap hal kecil yang kamu nikmati hari ini bisa jadi pintu dzikir.
4. Gunakan akal untuk refleksi. Ingat, dzikir bukan hanya tentang lisan, tapi juga perenungan.
5. Jaga hati tetap lapang. Kalau hati penuh amarah, dzikir terasa hambar. Jadi, bersihkan dulu dengan niat baik.
Dzikir bukan ritual yang kaku, tapi kebiasaan kecil yang bisa kamu selipkan di sela-sela hidup modern. Bikin simpel aja, yang penting maknanya nyampe.
Jadi, yuk mulai berdzikir bukan sekadar di bibir, tapi di setiap tarikan napas dan lintasan pikiran. Karena hati yang ingat, tak mudah goyah.
Jangan lupa bagikan artikel ini biar makin banyak orang yang belajar menemukan tenang lewat dzikir, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”