Pama Site Kideco Perkuat Kesiapsiagaan 47 MPA Hadapi Karhutla

Ahla Najwa • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 22:23 WIB
PAMA KIDE memberikan pelatihan pencegahan dan penanggulangan karhutla kepada masyarakat. (DOK. IST/KP)
PAMA KIDE memberikan pelatihan pencegahan dan penanggulangan karhutla kepada masyarakat. (DOK. IST/KP)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Pama Site Kideco melatih 47 Masyarakat Peduli Api di Batu Sopang untuk memperkuat pencegahan dan penanganan awal karhutla.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! PT Pamapersada Nusantara Site Kideco melatih 47 anggota Masyarakat Peduli Api di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Bagi warga yang tinggal dekat wilayah rawan api, kemampuan mengenali bahaya dan melakukan tindakan awal bisa menjadi pembeda sebelum kebakaran berkembang lebih luas. Karena itu, pelatihan seperti ini tidak sekadar soal memadamkan api, Ces!

Mengapa pelatihan karhutla melibatkan masyarakat?

Kebakaran hutan dan lahan tidak selalu bermula dari kejadian besar. Percikan api, pembukaan lahan dengan cara dibakar, hingga puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi sumber persoalan ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

PAMA Site Kideco melihat masyarakat sekitar sebagai bagian penting dalam kesiapsiagaan di wilayah operasionalnya. Sebanyak 47 anggota Masyarakat Peduli Api mengikuti Pelatihan Pemadaman Api Karhutla pada Kamis, 10 September 2026.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik menggunakan peralatan pemadaman.

Baca Juga: Tiga SPPG Paser Masih Disuspend, Ribuan Penerima MBG Menunggu Kepastian

Apa saja yang dipelajari 47 peserta?

Materi pelatihan mencakup pengenalan bahaya kebakaran, langkah pencegahan, prosedur keselamatan, serta teknik dasar pemadaman api.

Pembekalan tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung. Pola ini penting karena kemampuan menghadapi api tidak cukup hanya dipahami melalui teori. Peserta juga perlu mengetahui cara menggunakan peralatan secara tepat dan tetap memperhatikan keselamatan.

Dalam konteks pencegahan karhutla, MPA memiliki posisi penting karena berada dekat dengan lingkungan tempat kebakaran berpotensi muncul. Penguatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengendalian karhutla berbasis partisipasi.

Ada 17 kasus kebakaran di Batu Sopang

Plt Camat Batu Sopang Arwin Mamonto menyebut wilayah kecamatan tersebut telah mengalami 17 kasus kebakaran.

Angka tersebut menjadi alasan pentingnya kesiapsiagaan bersama. Ketika potensi kebakaran berada dekat dengan permukiman dan aktivitas masyarakat, kemampuan melakukan tindakan awal menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko.

“Tentu saja hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga dan bersiaga terhadap potensi api yang ada di sekitar kita," kata Arwin.

Pesan tersebut juga menunjukkan bahwa pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi. Masyarakat, pemerintah, perusahaan, relawan pemadam kebakaran, dan unsur terkait memiliki peran masing-masing ketika berhadapan dengan risiko kebakaran.

Mengapa pembukaan lahan perlu menjadi perhatian?

Salah satu peserta pelatihan, Dedi, yang juga merupakan relawan Damkar Kecamatan Batu Sopang, menyoroti kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar.

Menurut dia, edukasi kepada masyarakat tetap diperlukan agar aktivitas tersebut tidak menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Saya berterima kasih atas pelatihan yang diadakan oleh PAMA, bahaya membuka lahan dengan cara dibakar perlu diedukasi kepada masyarakat, apalagi ketika membuang puntung rokok secara sembarangan yang dapat menimbulkan percikan api,” kata Dedi.

Pencegahan menjadi semakin penting karena tindakan masyarakat pada tahap awal dapat menentukan apakah sumber api berhenti atau berkembang menjadi kebakaran. Kesadaran terhadap sumber api kecil menjadi bagian dari kesiapsiagaan yang perlu dibangun terus-menerus.

Baca Juga: TNI Buka Rekrutmen Khusus Pemuda Paser dan Suku Asli Kalimantan, Pendaftaran hingga November 2026

PAMA dorong kolaborasi perusahaan, pemerintah dan warga

Social Responsibility & General Services Department Head PAMA KIDE, Bhanuarso Kukuh Pambudi, menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Diperlukan sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk melakukan tindakan awal secara tepat, aman, dan terukur,” ujar Bhanuarso.

Pendekatan kolaboratif tersebut sejalan dengan pola pengendalian karhutla yang menempatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan. MPA bukan hanya kelompok yang hadir ketika api sudah muncul, tetapi juga dapat berperan dalam membangun kesadaran pencegahan di lingkungan sekitar.

Karena itu, pelatihan tidak berhenti pada kemampuan teknis pemadaman. Pengetahuan tentang sumber bahaya, keselamatan, dan pencegahan menjadi bekal agar masyarakat dapat mengambil tindakan secara lebih terukur.

Apa dampaknya bagi kesiapsiagaan wilayah?

PAMA Site Kideco menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui program yang memberikan manfaat langsung.

Bagi wilayah yang memiliki catatan kebakaran, keberadaan masyarakat yang lebih siap dapat memperkuat respons awal ketika muncul potensi api. Namun, kesiapsiagaan tetap harus berjalan bersama upaya pencegahan dan koordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan penanganan kebakaran.

Pelatihan 47 MPA di Batu Sopang akhirnya membawa pesan yang sederhana: mencegah kebakaran dimulai jauh sebelum api membesar.

Baca Juga: Babulu Jadi Prioritas, PPU Dorong Penambahan Jaringan Irigasi Air Tanah

Poin Penting:

Insight Redaksi

Kesiapsiagaan karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan peralatan ketika api sudah muncul. Masyarakat yang memahami sumber bahaya, prosedur keselamatan, serta tindakan awal memiliki posisi penting dalam memperkecil risiko. Di Batu Sopang, penguatan kapasitas 47 MPA menjadi bagian dari upaya membangun kewaspadaan bersama antara masyarakat, pemerintah, relawan dan perusahaan.

Bagi wilayah yang pernah mengalami kasus kebakaran, edukasi sederhana seperti tidak membakar saat membuka lahan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan tetap memiliki arti besar.

Ketika masyarakat lebih siap, lingkungan sekitar juga memiliki lapisan perlindungan tambahan.

Jika informasi tentang pencegahan karhutla ini dirasa bermanfaat, bagikan artikel kepada keluarga, tetangga, komunitas, atau warga yang tinggal di wilayah rawan kebakaran.

Api bisa muncul dari hal kecil. Kewaspadaan juga dimulai dari kebiasaan kecil. Terus ikuti informasi lingkungan dan peristiwa Kalimantan Timur bersama balikpapantv.id, teman update setia bukan sekadar info biasa.

FAQ

1. Apa itu Masyarakat Peduli Api?

Masyarakat Peduli Api atau MPA merupakan kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta dapat dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.

2. Berapa peserta pelatihan PAMA Site Kideco?

Sebanyak 47 anggota Masyarakat Peduli Api mengikuti Pelatihan Pemadaman Api Karhutla yang digelar PAMA Site Kideco pada 10 September 2026.

3. Apa materi yang diberikan dalam pelatihan?

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan bahaya kebakaran, pencegahan, prosedur keselamatan, teknik dasar pemadaman, serta praktik penggunaan peralatan pemadaman.

4. Mengapa pembukaan lahan menjadi perhatian?

Pembukaan lahan dengan cara membakar dapat meningkatkan risiko muncul dan meluasnya kebakaran. Karena itu, edukasi mengenai pembukaan lahan tanpa membakar menjadi bagian penting dari pencegahan.

5. Mengapa masyarakat dilibatkan dalam pencegahan karhutla?

Masyarakat berada dekat dengan lingkungan tempat potensi kebakaran dapat muncul sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan dapat memperkuat kesiapsiagaan serta tindakan awal terhadap api.

Sumber Informasi

Media Kaltim Post, dengan judul “Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat, Pama Site Kideco Gelar Pelatihan Pemadaman Api Karhutla”, oleh Muhammad Najib. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
PAMA Site Kideco paser karhutla Batu Sopang