Dua Kampung Nelayan Merah Putih di PPU Dapat Hibah Rp16 Miliar dari Pemerintah Pusat

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 10:41 WIB
Pemerintah pusat menyiapkan Rp16 miliar untuk membangun dua Kampung Nelayan Merah Putih di PPU. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Pemerintah pusat menyiapkan Rp16 miliar untuk membangun dua Kampung Nelayan Merah Putih di PPU. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 3 Menit

Ikhtisar: Pemerintah pusat menyiapkan Rp16 miliar untuk membangun dua Kampung Nelayan Merah Putih di PPU.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah pusat menyetujui hibah Rp16 miliar untuk pembangunan dua Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam Paser Utara guna memperkuat ekonomi pesisir.

Bagi nelayan, kampung ini bukan sekadar kawasan baru, tetapi diharapkan menjadi ruang yang menghubungkan aktivitas melaut hingga pemasaran hasil tangkapan.

Dua lokasi KNMP mendapat anggaran Rp16 miliar

Anggaran tersebut bersumber dari APBN dan dialokasikan untuk pembangunan sarana serta pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di dua lokasi PPU.

Plt. Kepala Bapelitbang Kabupaten PPU, Adi Rianto, menyebut total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp16 miliar untuk kedua lokasi tersebut.

“Sekitar 16 miliar untuk dua lokasi itu,” kata Adi Rianto.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Bagi PPU, dukungan anggaran tersebut menjadi tahap awal pembangunan kawasan yang diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Apa yang akan dibangun di Kampung Nelayan Merah Putih?

Konsep KNMP diarahkan menjadi kawasan yang mengintegrasikan berbagai aktivitas nelayan dalam satu lingkungan pendukung.

Fasilitasnya diharapkan mencakup kebutuhan mulai dari tempat berlabuh, pengolahan hasil tangkapan, hingga pemasaran produk perikanan.

Dengan pola tersebut, aktivitas nelayan tidak berhenti ketika hasil tangkapan didaratkan. Hasil perikanan juga diharapkan memiliki dukungan pengolahan dan pemasaran.

Adi Rianto mengatakan pembangunan saat ini masih berada pada tahap awal. Pemerintah daerah berharap fasilitas dan infrastruktur kawasan dapat kembali ditambah pada tahun berikutnya.

“Tapi harapannya sih ini kan masih tahap awal. Secara berkesinambungan, tahun depan mudah-mudahan kita bisa ditambahkan fasilitas dan infrastruktur yang ada di dalam kampung nelayan itu.”

Baca Juga: Kekeringan Meluas di PPU, Pemkab Perluas Bantuan Air Bersih ke Babulu

Mengapa KNMP dikaitkan dengan ketahanan pangan?

Pembangunan KNMP juga ditempatkan dalam agenda penguatan ketahanan pangan daerah.

Sektor perikanan memiliki peran dalam penyediaan pangan sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan produksi dan pengolahan hasil laut.

Adi Rianto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus yang ingin didukung melalui pembangunan tersebut.

“Pasti ketahanan pangan. Karena rentet kan, runtut kan dari pusat, provinsi, dan kabupaten. Visi misi Pak Bupati juga salah satunya adalah menunjang ketahanan pangan.”

Pemerintah PPU berharap keberadaan KNMP dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat pesisir, terutama melalui kawasan yang mendukung kegiatan nelayan secara terintegrasi.

Apa yang diharapkan setelah pembangunan berjalan?

Rp16 miliar menjadi dukungan awal untuk membangun dua kawasan KNMP di PPU. Namun, pengembangan kawasan tidak berhenti pada pembangunan tahap awal.

Pemerintah daerah berharap fasilitas dan infrastruktur dapat terus ditambah pada tahun berikutnya agar fungsi kampung nelayan semakin lengkap.

Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, kawasan tersebut dapat menjadi ruang yang mempertemukan aktivitas produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan.

Bagi masyarakat pesisir, kelengkapan fasilitas menjadi bagian penting agar kegiatan ekonomi nelayan dapat memperoleh dukungan yang lebih terintegrasi.

Baca Juga: TNI Buka Rekrutmen Khusus Pemuda Paser dan Suku Asli Kalimantan, Pendaftaran hingga November 2026

Poin Penting:

Insight Redaksi

Pengembangan KNMP di PPU menarik karena manfaatnya tidak hanya diukur dari bangunan yang berdiri, Ces! Yang lebih penting adalah bagaimana fasilitas tersebut benar-benar membantu nelayan dari hasil tangkapan sampai pemasaran. Jika pengembangan berlanjut, kawasan pesisir PPU punya peluang menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah.

FAQ

1. Berapa anggaran pembangunan KNMP di PPU?
Sekitar Rp16 miliar untuk pembangunan di dua lokasi.

2. Dari mana sumber dana pembangunan KNMP?
Dana tersebut berasal dari APBN melalui hibah pemerintah pusat.

3. Apa fungsi Kampung Nelayan Merah Putih?
KNMP diarahkan menjadi kawasan terintegrasi yang mendukung aktivitas nelayan, termasuk tempat berlabuh, pengolahan hasil tangkapan, dan pemasaran.

4. Apakah pembangunan KNMP hanya dilakukan satu tahap?
Menurut Adi Rianto, pembangunan saat ini masih tahap awal dan diharapkan fasilitas serta infrastrukturnya dapat ditambah pada tahun berikutnya.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “PUSAT GELONTARKAN DANA 16 MILIAR UNTUK BANGUN 2 KNMP”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
nelayan ppu Kampung Nelayan Merah Putih ketahanan pangan