BBM Subsidi Petani PPU Kini Punya Jadwal Khusus, Senin dan Kamis Jadi Prioritas

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:05 WIB
Petani PPU mendapat jadwal khusus BBM subsidi setiap Senin dan Kamis untuk mendukung operasional Alsintan. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Petani PPU mendapat jadwal khusus BBM subsidi setiap Senin dan Kamis untuk mendukung operasional Alsintan. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: Petani PPU mendapat jadwal khusus BBM subsidi setiap Senin dan Kamis untuk mendukung operasional alat mesin pertanian.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengatur jadwal khusus BBM subsidi bagi petani di sejumlah SPBU agar kebutuhan Alsintan lebih mudah terpenuhi.

Buat petani, solar bukan sekadar bahan bakar. Tanpa pasokan yang cukup, traktor dan alat pertanian bisa berhenti bekerja saat lahan sedang membutuhkan pengolahan.

Antrean SPBU Jadi Persoalan bagi Petani

Selama ini, petani masih mengandalkan SPBU umum untuk mendapatkan BBM bersubsidi bagi kebutuhan alat mesin pertanian.

Mereka harus berbagi antrean dengan kendaraan masyarakat lainnya. Kondisi tersebut membuat akses BBM untuk kegiatan pertanian menjadi kurang praktis.

Asisten II Sekretariat Daerah PPU Hadi Saputro mengatakan pemerintah telah mengalokasikan waktu khusus agar kebutuhan BBM Alsintan mendapat prioritas.

“Kita sudah mengalokasikan waktu hari Senin dan Kamis itu untuk Alsintan bisa dapat BBM bersubsidi.”

Menurut Hadi, ketersediaan bahan bakar berkaitan langsung dengan kemampuan Alsintan menjalankan pekerjaan di lapangan.

Karena itu, pemerintah daerah meminta SPBU tertentu memberikan prioritas kepada kebutuhan sektor pertanian.

Senin dan Kamis Jadi Jadwal Khusus BBM Subsidi

Kebijakan tersebut menetapkan Senin dan Kamis sebagai hari khusus pengisian BBM bersubsidi untuk kebutuhan pertanian.

Seluruh SPBU di wilayah PPU diminta menyesuaikan pelayanan agar petani memiliki waktu yang lebih jelas ketika membutuhkan BBM untuk Alsintan.

Pengaturan jadwal ini bukan berarti petani memperoleh BBM tanpa ketentuan. Penyaluran BBM subsidi tetap berkaitan dengan mekanisme pengawasan dan persyaratan konsumen pengguna.

BPH Migas menjelaskan bahwa petani dan kelompok tani termasuk konsumen pengguna yang dapat memperoleh solar subsidi sesuai ketentuan dan melalui rekomendasi perangkat daerah.

Artinya, jadwal khusus lebih berfungsi mengatur waktu dan pelayanan di lapangan. Kepastian administrasi serta ketepatan sasaran tetap menjadi bagian penting dalam penyaluran.

Baca Juga: Krisis Air Sepaku Makin Terasa, PPU Tetapkan Status Siaga dan Perkuat Distribusi Air Bersih

SPBU Khusus Pertanian Mulai Disiapkan

Pengaturan jadwal menjadi solusi sementara ketika fasilitas khusus untuk sektor pertanian belum sepenuhnya tersedia.

Untuk wilayah Babulu, pemerintah daerah telah mengusulkan lokasi SPBU penampung yang dapat mengakomodasi kebutuhan sektor pertanian.

Sementara kebutuhan petani di wilayah Penajam dan Waru diarahkan ke rencana pemanfaatan SPBU KM 9. Usulan tersebut masih menunggu persetujuan.

Rencana itu menunjukkan persoalan BBM petani PPU bukan hanya soal antrean. Ketersediaan titik penyaluran juga menjadi bagian penting dari penyelesaian jangka panjang.

Kebutuhan tersebut sebelumnya juga pernah menjadi perhatian karena petani PPU menghadapi keterbatasan titik penyaluran solar subsidi untuk Alsintan.

Bukan Hanya Jadwal, Pengawasan BBM Juga Penting

Penyaluran BBM subsidi membutuhkan keseimbangan antara akses yang mudah dan pengawasan yang ketat.

BPH Migas pada 2026 memperkuat pengawasan melalui pengendalian QR Code dan penggunaan Surat Rekomendasi untuk menjaga subsidi diterima konsumen yang berhak.

Untuk petani, mekanisme Surat Rekomendasi juga menjadi bagian penting karena tidak semua kebutuhan BBM otomatis masuk dalam kategori penerima subsidi.

BPH Migas menyebut aplikasi XStar digunakan untuk mendukung pengawasan penyaluran BBM subsidi, termasuk bagi petani yang menggunakan traktor.

Karena itu, jadwal Senin dan Kamis akan lebih efektif jika berjalan bersama pendataan penerima, ketersediaan stok, serta pengawasan di SPBU.

Baca Juga: Dermaga Speedboat Penajam Rusak, Pemprov Kaltim Siapkan Rp400 Juta untuk Perbaikan

Apa Dampaknya bagi Aktivitas Pertanian PPU?

Bagi petani, kepastian waktu dapat membantu mengatur kebutuhan bahan bakar sebelum Alsintan digunakan di lahan.

Pemkab PPU berharap kebijakan ini membuat distribusi BBM subsidi lebih tertib dan tidak menghambat kegiatan produksi pertanian.

Pengaturan tersebut juga memberi ruang bagi pemerintah untuk melihat kebutuhan riil sektor pertanian sebelum fasilitas penyaluran khusus dibangun.

Di sisi lain, keberhasilan kebijakan tetap bergantung pada ketersediaan pasokan dan pelaksanaan prioritas di SPBU yang ditunjuk.

Masalah antrean bisa berkurang, tetapi kebutuhan BBM tetap harus dihitung sesuai aktivitas pertanian di masing-masing wilayah.

Poin Penting

Insight Redaksi

Jadwal khusus adalah langkah praktis, tetapi persoalan BBM petani tidak selesai hanya dengan membagi hari. PPU membutuhkan titik penyaluran yang memadai, data penerima yang akurat, dan pasokan yang konsisten. Kalau tiga hal ini jalan bareng, petani tidak lagi terlalu bergantung pada antrean SPBU umum. Urusan solar jangan sampai bikin kerja di sawah ikut mandek, Ces.

Yang paling penting sekarang adalah memastikan jadwal tersebut benar-benar berjalan konsisten di lapangan dan kebutuhan petani tidak kembali berbenturan dengan antrean umum.

Kalau informasi ini terasa berguna, bagikan ke petani atau keluarga yang berkegiatan di sektor pertanian PPU.

Mau terus update soal kebijakan yang berdampak langsung ke aktivitas warga Kalimantan Timur? Ikuti Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan jadwal khusus BBM subsidi untuk petani PPU?

Jadwal khusus pengisian BBM subsidi bagi kebutuhan pertanian ditetapkan setiap Senin dan Kamis.

2. BBM subsidi tersebut digunakan untuk apa?

BBM digunakan untuk mendukung operasional alat dan mesin pertanian atau Alsintan.

3. Wilayah mana yang mendapat rencana titik penyaluran khusus?

Babulu telah diusulkan memiliki lokasi SPBU penampung, sedangkan SPBU KM 9 diusulkan untuk kebutuhan Penajam dan Waru.

4. Apakah petani bisa langsung membeli BBM subsidi?

Penyaluran tetap mengikuti ketentuan konsumen pengguna dan mekanisme rekomendasi serta pengawasan BBM subsidi.

5. Mengapa jadwal khusus diperlukan?

Karena petani selama ini menggunakan SPBU umum bersama masyarakat sehingga kebutuhan BBM untuk Alsintan dapat terkendala antrean.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
ppu Solar Subsidi penajam paser utara bbm subsidi