RSUD RAPB PPU Kini Punya CT Scan 64 Slice, Rujukan Stroke ke Luar Daerah Ditargetkan Berkurang

Arya Kusuma • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 16:18 WIB
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin meninjau fasilitas CT Scan baru RSUD RAPB.
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin meninjau fasilitas CT Scan baru RSUD RAPB.

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: RSUD RAPB PPU kini memiliki CT Scan 64 slice untuk memperkuat diagnosis stroke dan menekan rujukan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini mengoperasikan CT Scan 64 slice bantuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memperkuat diagnosis stroke.

Bagi pasien stroke, satu pemeriksaan yang sebelumnya membutuhkan rujukan kini bisa dilakukan di rumah sakit daerah, meski akses peserta JKN masih menunggu proses BPJS Kesehatan.

Rujukan stroke kini punya titik baru di PPU

RSUD Ratu Aji Putri Botung kini memiliki fasilitas diagnostik yang sebelumnya membuat pasien tertentu harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit lain.

Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, menyebut pasien terindikasi stroke sebelumnya harus dirujuk untuk pemeriksaan CT Scan.

Kehadiran perangkat ini diharapkan mengurangi rujukan, terutama ketika pemeriksaan pencitraan dibutuhkan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan pasien.

“Selama ini pasien yang terindikasi stroke harus dirujuk ke rumah sakit lain hanya untuk pemeriksaan CT Scan, lalu kembali lagi ke sini. Padahal, syarat utama rumah sakit dapat merawat pasien stroke adalah memiliki fasilitas tersebut. Dengan adanya alat ini, penegakan diagnosis maupun perawatan pasien stroke bisa dilakukan sepenuhnya di RSUD RAPB,” kata dr. Lukasiwan.

Baca Juga: BTT Rp107 Juta untuk Karhutla PPU, Anggaran BPBD Mulai Tertekan Hadapi El Nino

Mengapa CT Scan penting untuk pasien stroke?

CT Scan atau pemindaian tomografi terkomputasi menghasilkan gambaran penampang tubuh menggunakan teknologi sinar-X untuk membantu dokter menilai kondisi pasien.

Dalam kasus stroke, pemeriksaan tersebut membantu dokter melihat kondisi otak dan menjadi bagian penting dalam penegakan diagnosis sebelum penanganan.

Karena pemeriksaan sebelumnya dilakukan di rumah sakit lain, proses rujukan membuat penanganan pasien harus melibatkan fasilitas kesehatan di luar daerah.

Perubahan kini terasa pada titik layanan: pemeriksaan diagnostik dapat dilakukan di RSUD RAPB, sementara perawatan pasien stroke dapat berlangsung di sana.

Baca Juga: Pemkab PPU Siapkan SPBU Milik Daerah, Antrean BBM Jadi Sasaran Utama

64 slice bukan akhir pengembangan layanan

Peresmian fasilitas dilakukan Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, lalu Sekretaris Daerah PPU Tohar menjadi pasien pertama dalam uji coba.

Uji coba tersebut dipantau pejabat Pemerintah Kabupaten PPU melalui layar monitor terintegrasi untuk memastikan kesiapan alat sebelum digunakan masyarakat.

CT Scan bantuan Kementerian Kesehatan ini memiliki spesifikasi 64 slice, sesuai standar rumah sakit tipe C berdasarkan keterangan manajemen rumah sakit.

Perangkat tersebut juga dapat ditingkatkan hingga 128 slice, membuka ruang pengembangan kemampuan layanan diagnostik sesuai kebutuhan rumah sakit pada masa mendatang.

RSUD RAPB telah menyiapkan dokter spesialis radiologi, tenaga radiografer, serta teknisi Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit untuk mendukung operasional.

Persiapan sumber daya manusia penting karena perangkat medis tidak cukup hanya tersedia; kemampuan pengoperasian dan pemeliharaan ikut menentukan keberlanjutan layanan.

Penguatan fasilitas kesehatan ini juga berkaitan dengan kebutuhan PPU mengurangi ketergantungan pasien terhadap rumah sakit di Balikpapan dan daerah lain.

Pada Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten PPU memperoleh dukungan Kementerian Kesehatan senilai Rp46 miliar untuk penguatan fasilitas kesehatan, termasuk CT Scan dan Cath Lab.

Kapan layanan ini bisa dipakai peserta JKN?

Namun, keberadaan alat belum berarti seluruh warga peserta JKN langsung dapat menggunakannya melalui pembiayaan BPJS Kesehatan.

RSUD RAPB masih menunggu izin pembukaan pelayanan baru dari BPJS Kesehatan karena sebagian besar pasien rumah sakit merupakan peserta JKN.

Permohonan resmi sudah diajukan, dan pihak BPJS Kesehatan turut hadir saat peresmian fasilitas tersebut.

“Kami sedang menunggu izin pembukaan pelayanan baru dari BPJS Kesehatan karena mayoritas pasien kami merupakan peserta JKN. Permohonan resmi sudah dikirimkan, dan pihak BPJS juga hadir langsung saat peresmian,” kata dr. Lukasiwan.

Poin Penting

Insight Redaksi

CT Scan di PPU bukan sekadar tambahan alat medis. Nilai utamanya ada pada berkurangnya perjalanan pasien untuk diagnosis stroke. Namun, fasilitas harus diikuti akses pembiayaan dan SDM yang konsisten. Kalau layanan BPJS segera terbuka, manfaat alat ini bisa terasa nyata langsung bagi warga Benuo Taka. Ini yang perlu dikawal, bukan cuma seremoni.

Pastikan pembukaan layanan BPJS segera tuntas, lalu kawal mutu SDM dan kesiapan alat agar manfaatnya terasa warga PPU.

Bagikan informasi ini ke bubuhan yang perlu tahu perkembangan layanan kesehatan PPU, terutama keluarga yang membutuhkan akses pemeriksaan medis.

Info kesehatan daerah sering terasa jauh sampai kebutuhan datang mendadak. Karena itu, simak kabar fasilitas PPU dan update penting lainnya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah pasien stroke PPU masih harus dirujuk untuk CT Scan?

Untuk pemeriksaan CT Scan, RSUD RAPB kini sudah memiliki fasilitas sendiri sehingga rujukan khusus pemeriksaan tersebut ditargetkan berkurang.

2. Apa kapasitas CT Scan yang tersedia?

Perangkat yang tersedia memiliki kapasitas 64 slice dan dapat ditingkatkan hingga 128 slice.

3. Apakah peserta JKN sudah dapat menggunakan layanan CT Scan?

Layanan untuk peserta JKN masih menunggu izin pembukaan pelayanan baru dari BPJS Kesehatan.

4. Siapa yang mengoperasikan CT Scan RSUD RAPB?

Rumah sakit menyiapkan dokter spesialis radiologi, tenaga radiografer, dan teknisi pemeliharaan peralatan.

Sumber Informasi

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul “PPU Beli CT Scan 64 Slice Modern, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Daerah”, oleh Ari Arief. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

Editor : Arya Kusuma
RSUD RAPB PPU Layanan Stroke penajam paser utara ct scan