Dinkes PPU Kejar Tambahan Dokter Spesialis di RSUD Sepaku, Enam Layanan Jadi Prioritas

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:30 WIB
RSUD Sepaku didorong memperkuat tenaga dokter spesialis agar layanan kesehatan masyarakat semakin lengkap. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
RSUD Sepaku didorong memperkuat tenaga dokter spesialis agar layanan kesehatan masyarakat semakin lengkap. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 3 menit

Ikhtisar: RSUD Sepaku didorong memperkuat tenaga dokter spesialis agar layanan kesehatan masyarakat di kawasan Sepaku semakin lengkap.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara mengupayakan penambahan dokter spesialis untuk RSUD Sepaku agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan semakin optimal.

Kebutuhan tenaga medis menjadi salah satu pekerjaan penting dalam pengembangan rumah sakit di Sepaku. Bukan cuma soal jumlah dokter, tetapi juga memastikan layanan dasar dan penunjang tersedia ketika masyarakat membutuhkan.

RSUD Sepaku Perlu Perkuat Layanan Dasar

Pengembangan RSUD Sepaku diarahkan untuk memenuhi kebutuhan layanan medis yang paling mendasar bagi masyarakat. Empat layanan yang menjadi prioritas yakni penyakit dalam, anak, kebidanan dan kandungan, serta bedah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Lukasiwan Eddy Saputro, menyebut layanan tersebut perlu diperkuat bersama dua spesialis penunjang, yakni radiologi dan anestesi.

“Sama apa yang harus kita kembangkan di RSUD Sepaku, khususnya untuk empat dasar layanan yaitu penyakit dalam, anak, kandungan, dan bedah. Kemudian dua spesialis penunjang yaitu radiologi dan anestesi, itu wajib ada,” ujar Lukasiwan.

Menurutnya, keberadaan tenaga spesialis tersebut berkaitan langsung dengan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan secara menyeluruh. Jika unsur tersebut belum terpenuhi, pelayanan di RSUD Sepaku dinilai belum dapat berjalan maksimal.

Mengapa Dokter Spesialis Jadi Kebutuhan Penting?

Bagi masyarakat, ketersediaan dokter spesialis menentukan seberapa banyak kebutuhan kesehatan yang dapat ditangani di rumah sakit setempat. Layanan yang tersedia juga berhubungan dengan kebutuhan pasien ketika memerlukan pemeriksaan atau tindakan medis tertentu.

Kondisi itu membuat penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pengembangan RSUD Sepaku. Dinkes PPU kini mengupayakan pemenuhan tenaga tersebut melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan.

Langkah ini juga sejalan dengan ketentuan pembentukan RSUD Sepaku yang memungkinkan pelayanan medik spesialistik dasar dilakukan melalui kerja sama dengan rumah sakit pendidikan atau rumah sakit kelas lebih tinggi sebagai rumah sakit pengampu.

Baca Juga: CT Scan 64 Slice Hadir di RSUD RAPB PPU, Pasien Stroke Kini Bisa Diperiksa Lebih Dekat

Kerja Sama Pendidikan Jadi Salah Satu Jalan

Pemenuhan dokter spesialis tidak hanya bergantung pada perekrutan tenaga yang sudah tersedia. Pemerintah juga dapat memanfaatkan jalur pendidikan dan penugasan untuk memperluas ketersediaan dokter spesialis di daerah.

Kementerian Kesehatan pada 2026 juga menjalankan program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit atau Hospital-Based. Program tersebut ditujukan untuk membantu mempercepat pemenuhan sekaligus pemerataan dokter spesialis di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam konteks RSUD Sepaku, kerja sama dengan lembaga pendidikan menjadi salah satu upaya yang sedang ditempuh Dinkes PPU. Harapannya, kebutuhan tenaga medis dapat dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan layanan rumah sakit.

Bukan Sekadar Menambah Dokter

Kebutuhan enam layanan tersebut menunjukkan bahwa penguatan rumah sakit harus dilakukan secara terintegrasi. Dokter spesialis membutuhkan dukungan layanan penunjang agar pemeriksaan dan tindakan medis dapat berlangsung sesuai kebutuhan.

Radiologi dan anestesi, misalnya, ditempatkan sebagai layanan penunjang yang disebut wajib tersedia dalam pengembangan RSUD Sepaku. Karena itu, penambahan SDM tidak cukup hanya mengejar jumlah tenaga, tetapi harus disesuaikan dengan struktur layanan yang ingin dibangun.

Bagi warga Sepaku, penguatan tersebut berpotensi membuat kebutuhan layanan kesehatan dapat ditangani semakin dekat dengan tempat tinggal mereka. Namun, pemenuhan SDM tetap menjadi proses yang harus dilakukan bertahap dan sesuai kesiapan rumah sakit.

Poin Penting

Insight Redaksi

Penguatan RSUD Sepaku bukan sekadar menambah jumlah dokter. Enam layanan prioritas menunjukkan kebutuhan membangun sistem yang saling menopang. Tantangannya jelas: menghadirkan SDM sekaligus memastikan layanan penunjang siap. Kalau Sepaku berkembang, layanan kesehatannya juga harus ikut naik kelas.

Yang paling penting sekarang adalah memastikan kerja sama pendidikan menghasilkan tenaga yang benar-benar bisa mengisi kebutuhan layanan RSUD Sepaku secara berkelanjutan.

Kalau informasi ini dirasa penting buat keluarga atau warga sekitar Sepaku, jangan cuma dibaca sendiri—bagikan biar makin banyak yang tahu.

Mau terus update kabar kesehatan dan pelayanan publik di Kalimantan Timur? Ikuti terus Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Layanan apa saja yang menjadi prioritas RSUD Sepaku?

Empat layanan dasar yang diprioritaskan adalah penyakit dalam, anak, kebidanan dan kandungan, serta bedah.

2. Apa saja layanan spesialis penunjang yang dibutuhkan?

Dua layanan penunjang yang disebut penting adalah radiologi dan anestesi.

3. Bagaimana Dinkes PPU berupaya memenuhi kebutuhan dokter?

Salah satunya melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan untuk mendatangkan atau memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis.

4. Mengapa penambahan dokter spesialis penting bagi RSUD Sepaku?

Ketersediaan dokter spesialis dibutuhkan agar pelayanan medis dasar dan penunjang di rumah sakit dapat berjalan secara optimal.

5. Apakah RSUD Sepaku dapat bekerja sama dengan rumah sakit lain?

Ya. Ketentuan pembentukan RSUD Sepaku memungkinkan kerja sama dengan rumah sakit pendidikan atau rumah sakit kelas lebih tinggi sebagai rumah sakit pengampu.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Redaksi BTV
RSUD Sepaku kesehatan PPU Dinkes PPU dokter spesialis