Lima Kursi Kepala OPD PPU Segera Terisi, 15 Kandidat Kini Tunggu Keputusan Bupati

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:09 WIB
Lima jabatan strategis PPU memasuki tahap akhir, dengan 15 kandidat menunggu rekomendasi BKN dan keputusan Bupati. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Lima jabatan strategis PPU memasuki tahap akhir, dengan 15 kandidat menunggu rekomendasi BKN dan keputusan Bupati. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Lima jabatan strategis PPU telah memiliki tiga kandidat terbaik, kini proses berlanjut ke BKN sebelum penetapan pejabat definitif.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Lima jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemkab Penajam Paser Utara kini memasuki tahap akhir setelah panitia menetapkan tiga kandidat terbaik setiap posisi.

Kini ada 15 nama yang masuk tahap akhir. Namun, kursinya belum otomatis terisi karena masih menunggu rekomendasi BKN dan keputusan Bupati PPU, Ces!

Lima Jabatan Strategis Sudah Punya Tiga Kandidat Terbaik

Seleksi terbuka JPT Pratama PPU 2026 menyasar lima jabatan strategis yang sebelumnya kosong. Proses ini digelar secara terbuka dan kompetitif bagi PNS yang memenuhi persyaratan di wilayah Kalimantan Timur.

Kelima posisi tersebut adalah Kepala Bapelitbang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Disdikpora.

Panitia menetapkan tiga peserta dengan nilai terbaik untuk setiap jabatan. Dengan lima posisi, terdapat 15 kandidat yang kini berada dalam daftar akhir seleksi.

Siapa saja kandidat yang masuk tiga besar?

Untuk Bapelitbang, tiga nama yang masuk adalah Ade Rianto Embongbulan, Arif Afandi, dan Kusnul Khotimah.

Pada posisi Kepala Dinas Kesehatan, kandidatnya Ahmad Pada Elo, dr. Eka Wardhana, serta seorang peserta yang tercatat sebagai Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung.

Tiga kandidat Diskominfo ialah Imam Sujono Lutfi, Rahmaniah Muchtar, dan Rahmat Hidayat. Sementara posisi Kepala PUPR diisi Andy Sunra Satriadi Sumaryo, Muhammad Ali Mushthofa, dan Petriandy Ponganton Pasulu.

Untuk Disdikpora, tiga nama yang ditetapkan adalah Durajat, Kansip, dan Muhtar. Panitia menegaskan urutan nama dalam pengumuman disusun berdasarkan abjad, bukan peringkat nilai.

Baca Juga: Perusahaan Perkebunan PPU Diminta Siapkan Sarana Kebakaran, Monitoring Segera Dilakukan

Mengapa 15 Nama Belum Langsung Jadi Kepala OPD?

Masuk tiga besar bukan berarti seorang kandidat langsung mendapatkan jabatan definitif. Hasil seleksi masih harus melewati proses administrasi lanjutan sebelum keputusan pengangkatan dilakukan.

Dalam mekanisme seleksi JPT, tiga kandidat terbaik untuk setiap jabatan menjadi dasar bagi pejabat pembina kepegawaian untuk menentukan satu nama. Ketentuan tersebut juga tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.

Untuk PPU, tiga nama dari setiap formasi akan diajukan kepada BKN guna memperoleh rekomendasi dan izin pelantikan. Setelah proses tersebut selesai, Bupati PPU menentukan satu kandidat untuk masing-masing jabatan.

Kepala BKPSDM PPU Khairudin menjelaskan tahapan tersebut secara langsung.

“Tiga nama yang sudah ditetapkan berdasarkan nilai itu kita usulkan ke BKN untuk meminta rekomendasi izin pelantikan.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa tahap seleksi oleh panitia sudah selesai, tetapi proses pengisian jabatan secara administratif masih berjalan.

Pelantikan Ditargetkan Tahun Ini, Kapan Tepatnya?

Hasil akhir seleksi ditetapkan berdasarkan Berita Acara Penilaian Hasil Akhir Nomor 018/PANSEL-JPTP/VIII/2026 tertanggal 28 Agustus 2026. Pengumuman hasil akhir kemudian diterbitkan pada 29 Agustus melalui kanal resmi Pemkab PPU dan BKPSDM.

Khairudin sebelumnya memperkirakan pelantikan dapat berlangsung pada minggu kedua September. Waktu tersebut bergantung pada kecepatan pengusulan serta rekomendasi dari BKN.

“Kalau proses JPT-nya kemarin tanggal 28 Agustus itu sudah rampung,” kata Khairudin terkait selesainya seluruh tahapan seleksi.

Artinya, pada awal September ini perhatian bergeser dari persaingan antarkandidat menuju proses penetapan dan persetujuan. Lima jabatan masih berada dalam fase transisi menuju pengisian definitif.

Apa Dampaknya bagi Pemerintahan PPU?

Lima jabatan yang diseleksi mencakup bidang perencanaan pembangunan, kesehatan, komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, serta pendidikan dan olahraga.

Posisi tersebut berkaitan langsung dengan berbagai layanan dan agenda pemerintahan daerah. Karena itu, pengisian pejabat definitif tidak hanya menyangkut pergantian nama di struktur organisasi.

Bagi masyarakat PPU, hasil akhirnya akan menentukan figur yang memimpin perangkat daerah tersebut dalam menjalankan program serta pelayanan publik.

Proses seleksi juga menjadi ruang untuk menempatkan pejabat berdasarkan kompetensi dan hasil penilaian. BKN sendiri menjelaskan bahwa proses asesmen JPT dirancang untuk mendukung keputusan pengisian jabatan yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.

Baca Juga: 63 Karhutla di PPU Sudah Capai 56 Hektare, Pemadaman Terkendala Sumber Air

Lima Kursi, Satu Nama di Setiap OPD

Tahapan seleksi terbuka PPU telah menghasilkan daftar pendek yang cukup jelas: tiga kandidat untuk setiap jabatan. Tetapi keputusan akhirnya berada pada tahap berikutnya.

Bupati PPU akan memilih satu kandidat dari tiga nama untuk masing-masing posisi setelah rekomendasi BKN diperoleh. Dengan demikian, dari 15 kandidat hanya lima orang yang nantinya ditetapkan sebagai pejabat definitif.

Perkembangan ini juga membuat proses pengisian jabatan menjadi perhatian karena beberapa posisi strategis daerah membutuhkan kepemimpinan definitif untuk menjalankan agenda organisasi secara penuh.

Bagi warga PPU, tahap berikutnya menjadi bagian yang paling menentukan. Bukan lagi siapa yang lolos tiga besar, melainkan siapa yang akhirnya dipercaya memimpin masing-masing OPD.

Poin Penting:

Insight Redaksi

Lima kursi ini bukan sekadar pergantian pejabat. OPD yang diperebutkan menyentuh perencanaan, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, hingga komunikasi publik. Karena itu, pilihan akhir Bupati akan menentukan ritme kerja pemerintahan PPU berikutnya. Yang menarik, Ces, persaingan sudah selesai di meja pansel, tetapi pertarungan tanggung jawab justru baru dimulai setelah pelantikan.

Kalau mau melihat arah pemerintahan PPU berikutnya, daftar lima pejabat definitif ini layak dipantau sampai keputusan akhirnya keluar.

Bagikan artikel ini ke kawan yang mengikuti perkembangan pemerintahan PPU supaya sama-sama tahu siapa yang akhirnya dipercaya.

Pantau terus perkembangan lima jabatan strategis PPU dan kabar daerah lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa jabatan yang sedang diisi melalui seleksi JPT PPU?

Ada lima jabatan, yaitu Kepala Bapelitbang, Dinas Kesehatan, Diskominfo, PUPR, serta Disdikpora.

2. Berapa kandidat yang masuk tahap akhir?

Ada 15 kandidat, masing-masing tiga nama untuk setiap jabatan yang tersedia.

3. Apakah tiga besar langsung menjadi kepala OPD?

Belum. Tiga nama masih diajukan untuk memperoleh rekomendasi BKN sebelum Bupati menentukan satu nama.

4. Kapan pelantikan diperkirakan berlangsung?

Pelantikan diupayakan berlangsung pada 2026. Khairudin sebelumnya memperkirakan paling cepat sekitar minggu kedua September, dengan waktu final bergantung pada proses BKN.

5. Siapa yang menentukan pejabat definitif?

Setelah rekomendasi dan izin pelantikan diperoleh dari BKN, Bupati PPU memilih satu dari tiga kandidat terbaik untuk setiap jabatan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Support
Sumber : balikpapn tv
JPT Pratama ppu penajam paser utara bkn BKPSDM PPU