Wisata Pantai PPU Bakal Dipasangi Papan Peringatan? Realisasi Masih Tunggu Anggaran

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:10 WIB
Pemkab PPU mengusulkan papan peringatan di objek wisata untuk meningkatkan keselamatan pengunjung, terutama di kawasan pantai. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Pemkab PPU mengusulkan papan peringatan di objek wisata untuk meningkatkan keselamatan pengunjung, terutama di kawasan pantai. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Pemkab PPU mengusulkan pemasangan papan peringatan di objek wisata untuk keselamatan pengunjung, dengan realisasi dipertimbangkan melalui APBD Perubahan tahun ini.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengusulkan papan peringatan di sejumlah objek wisata untuk meningkatkan keselamatan pengunjung, terutama kawasan pesisir dan pantai.

Papan sederhana bisa menjadi pengingat penting ketika pengunjung berada di lokasi dengan potensi bahaya. Lantas, kapan rencana ini mulai direalisasikan?

Papan peringatan wisata PPU masih masuk tahap usulan

Pemasangan papan peringatan untuk objek wisata alam belum masuk anggaran murni Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tahun ini.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU masih mempertimbangkan kebutuhan tersebut melalui pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan.

Kondisi fiskal daerah menjadi salah satu pertimbangan sebelum pemasangan papan dilakukan pada sejumlah lokasi wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU, Safwana, mengatakan kebutuhan papan tersebut dapat dibahas dalam anggaran perubahan.

“Ya kalau sejauh ini sih belum ada rencana ke situ ya, tapi nanti bisa aja mungkin kita lihat di anggaran kita di perubahan. Yang ada saat ini kan membuat plang-plang yang objek-objek kebudayaan ya, sudah ada. Kalau yang untuk yang pariwisata itu belumlah gitu kan, walaupun nanti kan gak terlalu besar juga anggarannya. Nanti kita lihatlah di perubahan kita anukan, itu kan cuman papan nama gitu aja kan, saya kira itu bisa aja.”

Mengapa kawasan pantai menjadi perhatian?

Objek wisata pesisir membutuhkan penanda khusus karena kondisi lingkungan dapat menghadirkan potensi risiko bagi pengunjung.

Salah satu kebutuhan yang disoroti adalah papan peringatan pada kawasan yang memiliki potensi ancaman buaya.

Informasi keselamatan yang terlihat jelas membantu pengunjung memahami kondisi lokasi sebelum melakukan aktivitas wisata.

Kepala Disbudpar PPU Safwana juga mengonfirmasi bahwa kebutuhan plang peringatan rawan buaya belum terakomodasi dalam anggaran murni tahun ini. Usulan tersebut berpeluang dibawa ke APBD Perubahan.

Baca Juga: Void Bekas Tambang di PPU Bakal Jadi Sumber Air? Kualitas dan Investasi Jadi Pertimbangan

Pemasangan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan lokasi

Untuk saat ini, pemasangan plang lebih dahulu berjalan pada objek-objek kebudayaan yang membutuhkan identitas dan penanda.

Sementara papan untuk kawasan pariwisata masih menunggu pembahasan anggaran serta penentuan lokasi prioritas.

Pemasangan bertahap memungkinkan pemerintah memusatkan kebutuhan pada titik wisata yang membutuhkan informasi keselamatan.

Penataan papan juga dapat menjadi bagian dari upaya memperjelas identitas lokasi wisata sekaligus memberikan informasi yang mudah dilihat pengunjung.

Apa manfaat papan peringatan bagi wisatawan?

Papan peringatan bukan sekadar fasilitas pelengkap karena informasi keselamatan dapat memengaruhi keputusan pengunjung saat berada di lokasi wisata.

Pesan mengenai potensi bahaya, batas area, atau larangan tertentu dapat disampaikan secara langsung melalui penanda yang mudah dibaca.

Kehadiran informasi tersebut juga membantu menciptakan pengalaman wisata yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Bagi PPU, kebutuhan ini menjadi bagian dari penataan destinasi agar pengembangan wisata tidak hanya berfokus pada daya tarik lokasi.

Baca Juga: Karhutla PPU Capai 8 Titik Sehari, Bara Kayu Jadi Tantangan Pemadaman

Poin Penting:

Insight Redaksi

Papan peringatan memang sederhana, tetapi fungsinya tidak bisa dianggap remeh. Di kawasan wisata pesisir PPU, informasi bahaya harus hadir sebelum pengunjung mengambil risiko. Jangan sampai wisata menarik, tetapi penandanya kadada. Pemerintah dapat memprioritaskan titik dengan potensi bahaya tertinggi agar anggaran terbatas tetap memberi dampak keselamatan yang nyata.

Yang penting, papan jangan sekadar dipasang. Informasinya harus jelas, mudah dibaca, dan ditempatkan tepat pada titik yang membutuhkan.

Bagikan informasi ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang tahu perkembangan penataan wisata PPU.

Ingin terus mengikuti kabar pariwisata dan perkembangan daerah Kalimantan Timur yang dekat dengan keseharian? Update terus informasinya hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah papan peringatan objek wisata PPU sudah dipasang?

Untuk objek wisata alam, pemasangannya masih dalam tahap usulan dan pembahasan. Papan penanda objek kebudayaan sudah menjadi fokus yang berjalan.

2. Kapan papan peringatan wisata PPU akan direalisasikan?

Belum ada kepastian waktu. Pemerintah masih melihat kemungkinan pengadaan melalui APBD Perubahan tahun 2026.

3. Mengapa kawasan pantai membutuhkan papan peringatan?

Kawasan pantai memiliki potensi risiko tertentu, termasuk ancaman buaya pada lokasi tertentu, sehingga informasi keselamatan dibutuhkan pengunjung.

4. Siapa yang menangani rencana pemasangan papan tersebut?

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi instansi yang menangani kebutuhan penataan sektor pariwisata.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “PEMASANGAN PAPAN PERINGATAN DI OBJEK WISATA DIUSULKAN DI PERUBAHAN”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Pariwisata PPU Papan Peringatan Wisata pantai penajam paser utara