Durasi Baca: 4 Menit
Ikhtisar: Bupati Mudyat Noor mengajak masyarakat PPU memperkuat kolaborasi pembangunan demi pelayanan publik, infrastruktur, dan kesejahteraan warga di Penajam Paser Utara.
Balikpapan TV - Hai Ces! Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengajak masyarakat memperkuat sinergi pembangunan daerah di Penajam saat momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, agar program pemerintah berjalan bersama dukungan warga.
Ajakan tersebut bukan sekadar pesan peringatan kemerdekaan. Kolaborasi menjadi kebutuhan penting ketika pembangunan daerah harus menjangkau kebutuhan masyarakat secara nyata.
Mudyat Tekankan Pemerintah Kada Bisa Bekerja Sendiri
Mudyat Noor menilai pembangunan PPU membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk masyarakat. Pemerintah daerah dinilai tidak bisa menjalankan seluruh agenda pembangunan tanpa dukungan warga.
Dalam pernyataannya, Mudyat mengajak masyarakat membangun daerah secara bersama-sama melalui semangat gotong royong.
“Di ulang tahun sebetulnya hal yang paling mendasar bahwa memang ayo kita sama-sama, karena pemerintah itu kan tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Artinya butuh kolaborasi, butuh sinergi, butuh kebersamaan dalam rangka membangun kabupaten yang kita cintai.”
Menurut Mudyat, kebersamaan tersebut diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Pesan itu sekaligus menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima hasil pembangunan, tetapi bagian dari proses membangun daerah.
Mengapa Kolaborasi Penting bagi PPU?
Kebutuhan kolaborasi semakin relevan karena PPU menghadapi tantangan pembangunan sekaligus peluang dari perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam penyusunan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026, Mudyat sebelumnya juga menekankan perlunya pembangunan yang terarah, evaluasi berkala, serta strategi menghadapi keterbatasan anggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten PPU juga mendorong kolaborasi antardesa untuk menghadapi keterbatasan fiskal. Dalam forum tersebut, Mudyat menekankan pentingnya menggali potensi lokal dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Artinya, semangat gotong royong yang kembali disampaikan dalam momentum HUT RI memiliki konteks pembangunan yang lebih luas.
Kolaborasi dibutuhkan agar sumber daya pemerintah, masyarakat, desa, serta berbagai pemangku kepentingan dapat diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar prioritas.
Baca Juga: Dermaga Pelabuhan Penajam Rusak, DPRD PPU Soroti Keselamatan hingga Tarif Tak Seragam
Pembangunan Infrastruktur Diharapkan Terus Berjalan
Dalam video Balikpapantv_Official, Mudyat menyampaikan harapan agar kolaborasi pemerintah dan masyarakat dapat mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur di PPU.
Pembangunan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung terwujudnya daerah yang lebih makmur dan sejahtera.
Bagi masyarakat, keberlanjutan pembangunan memiliki arti langsung karena berkaitan dengan kualitas fasilitas dan layanan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, dukungan masyarakat tidak hanya dapat dimaknai sebagai partisipasi dalam kegiatan seremonial. Keterlibatan warga juga penting dalam menyampaikan kebutuhan lingkungan dan mengawal manfaat program pembangunan.
Hal tersebut sejalan dengan langkah Pemkab PPU yang sebelumnya membuka ruang dialog bersama masyarakat melalui pertemuan dengan Forum RT. Aspirasi yang disampaikan mencakup kebutuhan posyandu, penerangan jalan, infrastruktur jalan, hingga irigasi.
Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Kerja Bersama
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 2026 mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Pemerintah pusat juga menekankan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari semangat kolaborasi dalam peringatan kemerdekaan.
Dalam konteks PPU, semangat tersebut diterjemahkan Mudyat melalui ajakan memperkuat kebersamaan dalam pembangunan daerah.
Pembangunan yang hanya bertumpu pada pemerintah memiliki batas. Sebaliknya, keterlibatan masyarakat dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan yang muncul langsung dari lingkungan.
Dengan begitu, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan tahunan. Ada pekerjaan pembangunan yang harus terus dikawal setelah rangkaian kegiatan berakhir.
Pembangunan PPU Membutuhkan Partisipasi Warga
Konteks kolaborasi juga terlihat dalam berbagai agenda pembangunan PPU sepanjang 2026. Pemerintah daerah mendorong kerja bersama dalam penguatan data desa, inovasi, hingga program pembangunan yang menyentuh masyarakat.
Pemprov Kalimantan Timur, misalnya, mencanangkan Desa Cantik di PPU untuk memperkuat data desa dan kelurahan sebagai dasar pembangunan yang lebih tepat sasaran. Program tersebut melibatkan pemerintah daerah, BPS, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan pemerintah. Data, partisipasi masyarakat, kemampuan desa, serta koordinasi antarinstansi ikut menentukan kualitas hasil pembangunan.
Bagi warga PPU, pesan Mudyat menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah juga membutuhkan keterlibatan dari lingkungan paling dekat.
Poin Penting
-
Bupati Mudyat Noor mengajak masyarakat PPU memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.
-
Pemerintah dinilai membutuhkan dukungan, sinergi, dan gotong royong masyarakat.
-
Pembangunan infrastruktur diharapkan terus berjalan untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
-
PPU menghadapi tantangan fiskal sekaligus peluang sebagai daerah penyangga IKN.
-
Partisipasi masyarakat diperlukan agar pembangunan semakin sesuai dengan kebutuhan lingkungan.
Insight Redaksi
Ajakan kolaborasi Mudyat relevan dengan tantangan fiskal PPU yang membutuhkan prioritas pembangunan. Pemerintah tidak cukup hanya menjalankan program; partisipasi warga penting mengawal manfaatnya. Di tengah posisi PPU sebagai penyangga IKN, kerja bersama harus terasa sampai lingkungan. Kada cukup seremonial, hasil pembangunan harus benar-benar dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari dan terukur bagi warga.
Pemkab PPU perlu membuka ruang partisipasi warga sejak perencanaan, supaya pembangunan kada jauh dari kebutuhan lapangan.
Bagikan informasi ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang memahami pentingnya ikut mengawal pembangunan PPU.
Kemerdekaan bukan hanya soal perayaan, tetapi juga kerja bersama memastikan pembangunan benar-benar terasa bagi warga. Terus update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa yang disampaikan Bupati Mudyat Noor?
Mudyat mengajak masyarakat memperkuat kolaborasi, sinergi, dan gotong royong untuk membangun PPU.
2. Mengapa masyarakat perlu terlibat dalam pembangunan PPU?
Keterlibatan masyarakat membantu pembangunan lebih dekat dengan kebutuhan warga dan lingkungan.
3. Apa dampak yang diharapkan dari kolaborasi tersebut?
Pembangunan diharapkan berjalan lebih optimal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju kondisi yang lebih makmur dan sejahtera.
Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “BUPATI MUDYAT AJAK MASYARAKAT BERSINERGI BANGUN PPU”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma