Retribusi Pasar Babulu Mulai Pakai QRIS, Transaksi Ditargetkan Lebih Tertib dan Transparan

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:10 WIB
Dinas KUKMP PPU mendampingi simulasi retribusi pasar melalui QRIS untuk mendorong transaksi lebih tertib dan transparan. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Dinas KUKMP PPU mendampingi simulasi retribusi pasar melalui QRIS untuk mendorong transaksi lebih tertib dan transparan. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: Dinas KUKMP PPU mendampingi simulasi retribusi pasar melalui QRIS untuk mendorong transaksi lebih tertib dan transparan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dinas KUKMP Penajam Paser Utara mendampingi simulasi pembayaran retribusi pasar menggunakan QRIS di Pasar Babulu, sebagai langkah menuju transaksi non-tunai.

Bagi pedagang, perubahan cara membayar tentu membutuhkan penyesuaian. Namun, digitalisasi ini mulai diuji untuk mengurangi transaksi tunai sekaligus membuat penyetoran retribusi lebih mudah dipantau.

Mengapa Retribusi Pasar Mulai Beralih ke QRIS?

Simulasi pembayaran retribusi melalui QRIS menjadi tahap awal penerapan transaksi digital bagi pedagang di Pasar Babulu.

Dinas KUKMP PPU berencana menerapkan sistem tersebut secara penuh pada tahun ini. Untuk sementara, simulasi pembayaran seperti ini baru dilaksanakan di Pasar Babulu.

Sistem digital dipilih untuk meminimalisir transaksi uang tunai antara pedagang dan petugas. Perubahan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Apa Manfaat Pembayaran Retribusi Secara Digital?

Pembayaran menggunakan QRIS diharapkan membuat proses penyetoran retribusi menjadi lebih tertib dan transparan.

Selain itu, transaksi digital dapat memudahkan proses pemantauan pembayaran. Setoran yang dilakukan melalui perangkat telepon seluler disebut dapat langsung masuk ke kas daerah.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Penajam Paser Utara, Marlina, mengatakan tantangan awal berada pada kesiapan pedagang untuk menggunakan sistem digital.

“Alhamdulillah, nanti kan pedagang kami ini walaupun sebenarnya pedagang sangat sulit untuk digital karena harus ke HP-nya. Yang penting dulu kita itu bagaimana kemauan pedagang ada untuk membayar retribusi secara digital.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses penerapan tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga kemauan pedagang untuk mulai terbiasa menggunakan pembayaran digital.

Pembayaran retribusi melalui QRIS dinilai memudahkan pemantauan setoran sekaligus meningkatkan transparansi penerimaan pasar. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Pembayaran retribusi melalui QRIS dinilai memudahkan pemantauan setoran sekaligus meningkatkan transparansi penerimaan pasar. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Bagaimana QRIS Mengurangi Transaksi Tunai?

Menurut Marlina, transaksi digital juga dapat mengurangi potensi munculnya kecurigaan dalam proses penarikan retribusi.

“Kenapa? Kalau secara digital kan kita tidak ada lagi kecurigaan. Petugas kami kan jadi aman dari kecurigaan orang-orang, seperti pungli dan sebagainya. Jadi kalau sudah membayar lewat HP, misalnya kan dia langsung masuk ke kas daerah.”

Dengan mekanisme tersebut, pembayaran dilakukan melalui perangkat digital dan setoran diarahkan langsung ke kas daerah.

Bagi pengelolaan retribusi, pola seperti ini memberikan jalur transaksi yang lebih jelas antara pedagang, proses pembayaran, dan penerimaan daerah.

Baca Juga: Dinsos PPU Ajukan Tambahan Logistik Bencana ke Pemprov Kaltim, Kesiapsiagaan Daerah Jadi Fokus

Simulasi Jadi Tahap Awal Digitalisasi Pasar Babulu

Pasar Babulu menjadi lokasi awal pelaksanaan simulasi pembayaran retribusi secara digital dalam informasi yang disampaikan Dinas KUKMP PPU.

Tahap simulasi menjadi bagian penting sebelum penerapan dilakukan secara penuh. Pedagang perlu mengenal proses pembayaran melalui QRIS agar perubahan sistem dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Tips bagi Pedagang

Poin Penting

Insight Redaksi

Digitalisasi retribusi bukan sekadar mengganti uang tunai dengan QRIS, tetapi membangun transaksi yang mudah ditelusuri. Tantangan utamanya justru kebiasaan pedagang. Kalau pendampingannya jalan dan bubuhan pedagang terbiasa, sistem ini punya peluang membuat pengelolaan retribusi makin terang.

Pedagang sebaiknya mengikuti simulasi sejak awal, supaya saat penerapan penuh tidak gagap menggunakan pembayaran digital.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham perubahan pembayaran retribusi di pasar.

Mau tahu bagaimana digitalisasi retribusi berkembang di PPU? Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana simulasi pembayaran retribusi QRIS dilakukan?

Simulasi yang disampaikan dalam informasi ini dilakukan di Pasar Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara.

2. Siapa yang mendampingi simulasi tersebut?

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara.

3. Apa tujuan penggunaan QRIS untuk retribusi?

Sistem ini ditujukan untuk meminimalisir transaksi tunai serta membuat penyetoran lebih tertib dan transparan.

4. Apakah pembayaran digital sudah diterapkan di semua pasar?

Informasi yang tersedia menyebut simulasi baru dilakukan di Pasar Babulu.

5. Kapan sistem ini direncanakan diterapkan penuh?

Penerapan penuh pembayaran retribusi secara digital direncanakan mulai tahun ini.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “DINAS KUKMP PPU DAMPINGI SIMULASI PEMBAYARAN RETRIBUSI MELALUI QRIS”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Marlina Pasar Babulu qris