Durasi Baca: 4 Menit
Ikhtisar: Dinkes PPU memperkuat sinergi lintas OPD melalui RAD dan tim percepatan untuk menanggulangi TBC.
Balikpapan TV - Hai Ces! Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara memperkuat penanganan TBC melalui sinergi lintas OPD untuk mempercepat eliminasi penyakit tersebut di PPU.
Upaya ini dilakukan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah serta evaluasi tim percepatan penanggulangan TBC. Seperti apa pembagian peran lintas sektor? Simak selengkapnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat sinergi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat penanggulangan tuberkulosis (TBC).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) sebagai penerapan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang penanggulangan TBC.
Mengapa penanganan TBC membutuhkan kerja lintas sektor?
Penanggulangan TBC tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Karena itu, PPU membentuk tim percepatan yang melibatkan berbagai sektor untuk mendukung program secara lebih terarah.
Setiap OPD memiliki peran dan rencana kerja masing-masing. Dukungan tersebut mencakup rangkaian penanganan mulai dari deteksi dini, pemberian pengobatan, hingga pencegahan penularan di lingkungan masyarakat.
Model kerja lintas sektor ini diharapkan membuat penanganan TBC memiliki dukungan yang lebih luas di tingkat daerah.
RAD menjadi dasar penguatan program TBC di PPU
Penyusunan RAD menjadi salah satu langkah penting dalam menerjemahkan agenda eliminasi TBC ke tingkat kabupaten.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Lukasiwan, menjelaskan bahwa eliminasi TBC merupakan salah satu program prioritas yang perlu didukung pemerintah daerah.
“Eliminasi TBC merupakan salah satu program hasil terbaik cepat Bapak Presiden, sehingga melalui pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota tentunya harus mendukung program itu yang diawali dengan Rencana Aksi Daerah...”
Melalui RAD, keterlibatan setiap sektor diharapkan memiliki arah kerja yang lebih jelas dan terkoordinasi.
Forum FGD digunakan untuk mengevaluasi tim percepatan
Selain menyusun rencana, Dinas Kesehatan PPU juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kerja tim percepatan penanggulangan TBC.
Forum Focus Group Discussion (FGD) digunakan untuk meninjau keaktifan sekaligus perkembangan kinerja tim tersebut. Dinas Kesehatan berperan sebagai sektor yang memandu koordinasi penanggulangan TBC.
Lukasiwan menegaskan forum tersebut menjadi ruang untuk melihat sejauh mana tim berjalan dan mengevaluasi progres yang telah dilakukan.
“Forum FGD ini dilakukan untuk mer-review terkait keaktifan dan progres evaluasi kinerja dari tim penanggulangan yang leading sector-nya di Dinas Kesehatan.”
Baca Juga: Dinsos PPU Ajukan Tambahan Logistik Bencana ke Pemprov Kaltim, Kesiapsiagaan Daerah Jadi Fokus
Peran OPD diarahkan dari deteksi hingga pencegahan
Pembagian peran lintas OPD menjadi bagian penting dalam memastikan program tidak berhenti pada penyusunan kebijakan.
Dari sumber yang disampaikan, setiap sektor telah memiliki rencana kerja untuk mendukung tahapan penanganan TBC. Fokusnya mencakup deteksi dini, pengobatan, dan pencegahan penularan.
Dengan pembagian tersebut, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting agar target penanggulangan TBC dapat dijalankan secara bersama-sama.
Poin Penting
-
Dinkes PPU memperkuat sinergi lintas OPD dalam penanggulangan TBC.
-
Penyusunan RAD menjadi bagian dari penerapan Perpres Nomor 67 Tahun 2021.
-
Tim percepatan penanggulangan TBC melibatkan lintas sektor.
-
Setiap OPD memiliki peran dan rencana kerja dalam program.
-
FGD dilakukan untuk mengevaluasi keaktifan dan progres tim.
-
Dinkes PPU menjadi sektor pemandu dalam koordinasi penanggulangan TBC.
Insight Redaksi
Penanganan TBC di PPU menunjukkan satu hal penting: program kesehatan kada cukup hanya mengandalkan satu instansi. Ketika OPD bergerak dengan peran jelas, koordinasi bisa lebih terukur. Tantangannya sekarang adalah memastikan rencana kerja benar-benar berjalan di lapangan, bukan berhenti di forum saja.
Pembagian tugas perlu terus dipantau agar setiap sektor memahami tanggung jawabnya dan progresnya dapat dievaluasi secara berkala.
Bagikan info ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham pentingnya sinergi penanggulangan TBC di PPU.
Ikuti terus perkembangan penanganan TBC dan berbagai informasi daerah lainnya, agar ikam kada ketinggalan kabar penting. Update info hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa fokus utama rapat Dinkes PPU bersama OPD?
Fokusnya memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanggulangan TBC dan menyusun Rencana Aksi Daerah.
2. Apa dasar penyusunan Rencana Aksi Daerah TBC?
RAD disusun sebagai bagian dari penerapan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang penanggulangan TBC.
3. Siapa yang memandu tim penanggulangan TBC?
Dinas Kesehatan Kabupaten PPU menjadi sektor yang memandu koordinasi tim penanggulangan TBC.
4. Apa fungsi forum FGD?
FGD digunakan untuk meninjau keaktifan serta mengevaluasi progres dan kinerja tim percepatan penanggulangan TBC.
5. Apa saja peran OPD dalam program tersebut?
Perannya mendukung tahapan deteksi dini, pemberian pengobatan, hingga pencegahan penularan di masyarakat.
Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “DINKES PPU GANDENG OPD TERKAIT PENANGGULANGAN TBC”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma