Durasi Baca: 4 Menit
Persiapan panen raya melon Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Polres Penajam Paser Utara.
Ikhtisar: Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus mematangkan persiapan panen raya melon di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di masyarakat.
Balikpapan TV – Hai Ces! Upaya mendukung ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui sektor pertanian, tetapi juga melibatkan berbagai instansi. Salah satunya ditunjukkan Polres Penajam Paser Utara (PPU) yang memanfaatkan lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk membudidayakan tanaman melon dan menargetkan panen raya pada akhir Agustus 2026.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi contoh pemanfaatan lahan yang dapat diterapkan masyarakat.
Polres PPU Siapkan Panen Raya Melon Akhir Agustus
Polres PPU mengembangkan budidaya melon di atas lahan P2L seluas sekitar setengah hektare yang berada di kawasan Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
Menjelang masa panen, jajaran kepolisian melakukan berbagai persiapan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal. Panen raya diproyeksikan berlangsung pada 29 hingga 31 Agustus 2026.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres PPU dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pemanfaatan lahan produktif.
Wakapolres Tinjau Langsung Kondisi Tanaman
Untuk memastikan kesiapan panen, Wakapolres PPU Kompol Roganda melakukan peninjauan langsung ke lokasi budidaya pada Rabu (5/8).
Peninjauan dilakukan bersama Kabag SDM AKP Adhi Apriliyan Setyawan serta tim pengelola lahan. Evaluasi difokuskan pada kondisi tanaman, pemeliharaan, hingga kesiapan sarana pendukung menjelang panen.
Melalui kegiatan tersebut, Polres PPU ingin memastikan seluruh proses budidaya berjalan sesuai rencana sehingga hasil panen dapat memberikan manfaat yang optimal.
Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur
Menurut Kompol Roganda, pemanfaatan lahan produktif merupakan bentuk dukungan terhadap arahan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis wilayah.
Ia berharap keberhasilan budidaya melon ini dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan yang belum digunakan agar menjadi lebih produktif.
Selain membantu meningkatkan produksi pangan, langkah tersebut juga berpotensi memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga apabila dikelola secara berkelanjutan.
Perawatan Tanaman Dilakukan Secara Intensif
Menjelang masa panen, tim pengelola melakukan perawatan secara intensif terhadap tanaman melon.
Kabag SDM Polres PPU AKP Adhi Apriliyan Setyawan menjelaskan bahwa tanaman saat ini memasuki fase penting sehingga membutuhkan perhatian lebih dalam proses budidayanya.
Perawatan meliputi pengaturan pola penyiraman, pemupukan yang seimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman agar kualitas buah tetap terjaga saat dipanen.
Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan melon dengan kualitas yang memenuhi standar pasar sekaligus memberikan hasil panen yang maksimal.
Program Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan
Polres PPU menegaskan bahwa program Pekarangan Pangan Lestari tidak hanya ditujukan untuk satu kali masa tanam.
Evaluasi akan terus dilakukan agar kegiatan budidaya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi budaya produktif, baik di lingkungan kepolisian maupun masyarakat sekitar.
Dengan demikian, pemanfaatan lahan produktif diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di daerah.
Poin Penting
- Polres PPU mengembangkan budidaya melon di lahan P2L seluas sekitar 0,5 hektare.
- Panen raya ditargetkan berlangsung pada 29–31 Agustus 2026.
- Wakapolres PPU meninjau langsung kesiapan tanaman menjelang panen.
- Perawatan dilakukan melalui penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama.
- Program diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong secara produktif.
Insight Redaksi
Pemanfaatan lahan melalui Program Pekarangan Pangan Lestari menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat didukung oleh berbagai pihak, termasuk institusi di luar sektor pertanian. Jika dikelola secara berkelanjutan, lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat menghasilkan komoditas bernilai ekonomi sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengembangkan pekarangan produktif. Kadapapa pang memulai dari lahan yang terbatas, langkah kecil seperti ini bisa memberi manfaat yang lebih luas bagi ketahanan pangan daerah, Ces.
Selalu ikuti perkembangan informasi terbaru seputar Kalimantan hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Di mana lokasi budidaya melon Polres PPU?
Di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) kawasan Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
2. Kapan panen raya melon dijadwalkan?
Panen diproyeksikan berlangsung pada 29–31 Agustus 2026.
3. Berapa luas lahan yang dimanfaatkan?
Sekitar setengah hektare.
4. Apa tujuan program ini?
Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.
5. Bagaimana perawatan tanaman dilakukan?
Melalui penyiraman teratur, pemupukan berimbang, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Optimalkan Lahan P2L, Polres PPU Bersiap Panen Raya Melon Akhir Agustus", oleh penulis Ari Arief. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.
Sumber : Kaltim Post