Wabup Paser dan FKUB Kaltim Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Ini Komitmen yang Disepakati

Ahla Najwa • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:55 WIB
FKUB Kalimantan Timur bertemu Pemkab Paser memperkuat sinergi kerukunan, stabilitas sosial, dan pembangunan daerah (DOK. NAJIB/KP)
FKUB Kalimantan Timur bertemu Pemkab Paser memperkuat sinergi kerukunan, stabilitas sosial, dan pembangunan daerah (DOK. NAJIB/KP)

Durasi Baca: 4 Menit

Komitmen Pemkab Paser dan FKUB Kaltim memperkuat kerukunan umat beragama melalui kolaborasi berkelanjutan

Ikhtisar: Kunjungan FKUB Kalimantan Timur ke Kabupaten Paser memperkuat sinergi menjaga kerukunan, stabilitas sosial, serta mendukung pembangunan yang adil bagi seluruh masyarakat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Paser menerima kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan stabilitas sosial di daerah. Pertemuan berlangsung di Tanah Grogot dan menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Kerukunan masyarakat selalu menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Makanya, yuk simak bagaimana kolaborasi ini diperkuat agar kehidupan masyarakat tetap harmonis. Baca sampai tuntas, Ces!

Mengapa kunjungan FKUB Kaltim ke Paser menjadi perhatian?

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Paser untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan rukun.

Rombongan FKUB dipimpin Ketua FKUB Provinsi Kaltim, Azhar Qowim. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu mengenai kehidupan beragama, keamanan daerah, hingga penguatan toleransi menjadi pembahasan bersama Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari.

Azhar Qowim menegaskan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya tugas pemerintah maupun FKUB semata, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

"Kerukunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan FKUB, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," kata Azhar Qowim, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: PPU Kejar Dana Pusat Rp100 Miliar, Ini Tiga Ruas Jalan yang Diprioritaskan

Bagaimana peran Pemkab Paser dalam menjaga toleransi?

Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari menyampaikan bahwa FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga kondisi daerah tetap kondusif, terlebih di tengah tantangan ekonomi dan efisiensi anggaran yang sedang dihadapi pemerintah.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga persatuan sekaligus mencegah munculnya potensi konflik sosial.

Ikhwan juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam menjalankan visi Paser TUNTAS yang merupakan singkatan dari Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.

Baca Juga: Job Fair PPU 2026 Tetap Digelar Meski Jumlah Perusahaan Menurun, Pemkab Ungkap Dampak Lesunya Investasi terhadap Lowongan Kerja

Mengapa sinergi pemerintah dan tokoh agama dinilai semakin penting?

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari menilai Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Peran itu menjadi semakin penting ketika pemerintah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi ekonomi hingga kebijakan efisiensi anggaran yang menuntut pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Menurut Ikhwan, suasana yang aman dan harmonis menjadi modal utama agar program pembangunan dapat terlaksana sesuai rencana. Karena itu, komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya harus terus dipelihara.

Ia mengatakan kerukunan bukan hanya berkaitan dengan kehidupan beragama, tetapi juga berdampak langsung terhadap iklim investasi, pelayanan publik, aktivitas ekonomi masyarakat, hingga rasa aman dalam kehidupan sehari-hari. Daerah yang kondusif akan lebih mudah menjalankan berbagai program pembangunan secara berkelanjutan.

"Sinergi pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat stabilitas sosial dan persatuan," ujar Ikhwan.

Komitmen Pemkab Paser wujudkan pembangunan yang adil bagi seluruh masyarakat

Dalam kesempatan itu, Ikhwan kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Paser menjalankan visi Paser TUNTAS, yaitu Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera. Visi tersebut menjadi arah pembangunan daerah yang menempatkan pemerataan pelayanan sebagai salah satu prioritas utama.

Ia menekankan seluruh program pemerintah dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun kelompok tertentu. Prinsip keadilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program-program yang dijalankan pemerintah mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, pertanian, bantuan sosial, hingga dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah sesuai ketentuan yang berlaku.

"Seluruh program pemerintah —mulai dari pendidikan, pertanian, bantuan sosial, hingga dukungan pembangunan rumah ibadah sesuai ketentuan— diberikan secara adil tanpa membeda-bedakan agama, suku, maupun latar belakang," kata Ikhwan Antasari.

Pemerintah Kabupaten Paser berharap kebijakan yang inklusif tersebut mampu memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang budaya dan agama yang beragam. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata sekaligus memperkokoh persatuan daerah.

Tokoh agama diajak aktif menjaga komunikasi dengan masyarakat

Selain memperkuat koordinasi kelembagaan, Wakil Bupati Paser juga mengajak seluruh tokoh agama untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Langkah tersebut dinilai efektif sebagai upaya mencegah munculnya kesalahpahaman maupun gesekan sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan.

Menurutnya, tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi jembatan penyampaian informasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program pembangunan.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, dan masyarakat, Kabupaten Paser diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang aman, damai, dan penuh toleransi. Suasana kondusif itu menjadi fondasi penting agar pembangunan daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Baca Juga: Lahan Parkir Belum Bebas, Retribusi Wisata Mangrove PPU Masih Ditunda

Poin Penting

Insight Redaksi

Kerukunan sering kali baru menjadi perhatian ketika muncul persoalan di tengah masyarakat. Padahal, menjaga toleransi jauh lebih efektif dilakukan melalui komunikasi yang rutin daripada menyelesaikan konflik setelah terjadi. Pertemuan antara FKUB Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Paser menunjukkan bahwa pencegahan tetap menjadi strategi terbaik dalam menjaga stabilitas daerah. Daerah yang kondusif akan lebih mudah menarik investasi, menjalankan pembangunan, dan memberikan pelayanan publik yang optimal. Kada cukup hanya mengandalkan pemerintah, seluruh elemen masyarakat juga perlu terlibat aktif agar budaya saling menghormati terus terjaga. Membangun ruang dialog lintas agama secara berkala dapat menjadi langkah nyata memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

Bagikan informasi ini kepada bubuhan ikam agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Kerukunan bukan hanya menjaga kedamaian hari ini, tetapi juga menjadi modal penting bagi masa depan daerah. Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa tujuan kunjungan FKUB Provinsi Kalimantan Timur ke Kabupaten Paser?

Untuk memperkuat kolaborasi antara FKUB dan Pemerintah Kabupaten Paser dalam menjaga kerukunan umat beragama, keamanan, serta stabilitas sosial.

2. Siapa yang menerima kunjungan FKUB Kaltim di Paser?

Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Paser.

3. Apa itu visi Paser TUNTAS?

Paser TUNTAS merupakan visi pembangunan Kabupaten Paser yang berarti Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.

4. Mengapa tokoh agama memiliki peran penting?

Karena tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat membantu menjaga komunikasi, memperkuat toleransi, dan mencegah munculnya konflik sosial.

5. Apa pesan utama dari pertemuan tersebut?

Menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau FKUB, melainkan seluruh elemen masyarakat.

Sumber Informasi

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul "Wabup Paser Terima Kunjungan FKUB Kaltim, Komitmen Wujudkan Kerukunan dan Toleransi", oleh penulis Muhammad Najib. Artikel diperbarui kembali dengan angle dan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Kerukunan umat beragama Wabup Paser FKUB Kaltim