Durasi Baca: 5 menit
Topik: Paser memperkuat sport tourism melalui kejuaraan tenis meja internasional bertaraf dunia
Ikhtisar: Kejuaraan tenis meja internasional di Paser menjadi bukti kesiapan daerah mengembangkan sport tourism sekaligus mendorong ekonomi lokal dan pembinaan atlet.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kabupaten Paser menunjukkan keseriusannya mengembangkan sektor sport tourism melalui penyelenggaraan Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026 yang menghadirkan 161 atlet dari enam negara serta puluhan klub nasional di Tanah Grogot.
Atmosfer pertandingan terasa meriah sejak hari pertama hingga partai final. Antusiasme penonton pun menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi daya tarik baru daerah. Menarik pang disimak terus, Ces!
Mengapa ITTC 2026 Menjadi Momentum Penting bagi Paser?
Kejuaraan yang berlangsung pada 20–26 Juli 2026 di GOR Sadurengas Tapis bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Pemerintah Kabupaten Paser memanfaatkannya sebagai langkah nyata membangun citra daerah melalui sektor olahraga.
Sebanyak 161 atlet berasal dari Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, India, dan Kamboja. Selain itu, terdapat 26 klub nasional yang turut meramaikan persaingan sepanjang kejuaraan.
Bupati Paser Fahmi Fadli menilai keberhasilan penyelenggaraan ITTC menjadi bukti bahwa daerah mampu menjadi tuan rumah kompetisi olahraga bertaraf internasional.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Paser sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan event olahraga di Kalimantan Timur.
Baca Juga: 190 Butir Obat Keras Disita di Long Ikis, Polisi Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar
Siapa Saja Peraih Gelar Juara?
Persaingan pada nomor Men's Singles berlangsung sengit hingga gim penentuan.
Oh Minseo, atlet asal Korea Selatan yang memperkuat PTMSI Kabupaten Paser, berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Muhammad Bima Abdi Negara dari PTM Arwana Jaya Jakarta dengan skor 3-2.
Pada sektor Women's Singles, atlet Jepang Kotomi Omoda yang juga membela PTMSI Paser sukses mengalahkan wakil India, Aarti Chaudhary, melalui skor 3-1.
Laga final yang berlangsung pada Minggu (26/7) dipadati ribuan penonton yang memberikan dukungan sepanjang pertandingan berlangsung.
Apa Dampaknya bagi Ekonomi Lokal?
Penyelenggaraan kejuaraan internasional tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga berkualitas, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurut Fahmi Fadli, tingkat hunian hotel meningkat selama kejuaraan berlangsung. Aktivitas di pusat kuliner juga mengalami peningkatan karena banyak atlet, ofisial, maupun penonton yang datang dari luar daerah.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut merasakan manfaat melalui meningkatnya transaksi selama penyelenggaraan kejuaraan.
Dampak tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah ingin menjadikan ITTC sebagai agenda internasional tahunan.
Bagaimana Manfaatnya bagi Atlet Paser?
Kejuaraan ini menjadi kesempatan berharga bagi atlet muda Paser untuk memperoleh pengalaman bertanding melawan pemain dari berbagai negara.
Mereka berhadapan langsung dengan atlet yang memiliki pengalaman tampil pada ajang internasional, termasuk SEA Games maupun Asian Games.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.
Pada acara penutupan, Fahmi Fadli juga ikut turun bertanding pada nomor Ganda Veteran 100+ bersama legenda tenis meja Indonesia Ismu Harinto, peraih medali emas ITTF World Masters Championships 2026 di Korea Selatan. Keduanya berhasil meraih posisi ketiga.
Dalam sambutannya, Fahmi turut menyampaikan apresiasi kepada PB PTMSI, technical delegate, dewan hakim, wasit, umpire, panitia, aparat pengamanan, relawan, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan kejuaraan.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi Lay selama pelaksanaan ITTC.
"Saudara sekalian telah berpartisipasi mendukung kesuksesan kegiatan ini, dan semoga ini menjadi role model bagi pelaksanaan event olahraga selanjutnya. Sampai jumpa di Paser tahun depan!" kata Fahmi.
Baca Juga: Hujan Datang, Krisis Air di PPU Belum Usai, Perumda Danum Taka Beri Peringatan
Poin Penting:
- ITTC 2026 berlangsung selama 20–26 Juli 2026 di Tanah Grogot.
- Diikuti 161 atlet dari enam negara dan 26 klub nasional.
- Oh Minseo dan Kotomi Omoda menjadi juara nomor tunggal.
- Kejuaraan memberi dampak positif bagi hotel, kuliner, dan UMKM.
- Paser menargetkan ITTC menjadi agenda sport tourism tahunan.
- Ajang ini menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov VIII Kaltim 2026.
Insight Redaksi: Sport tourism bukan hanya tentang pertandingan olahraga. Ketika sebuah daerah mampu menghadirkan event internasional secara konsisten, manfaatnya menjalar ke sektor ekonomi, pariwisata, hingga pembinaan atlet. Paser memperlihatkan arah pembangunan yang menarik melalui olahraga. Tantangannya kini adalah menjaga kualitas penyelenggaraan agar agenda tahunan ini benar-benar menjadi identitas daerah. Kaitu pang harapannya, Ces.
Penasaran dengan perkembangan sport tourism dan berbagai kabar menarik lainnya di Kalimantan Timur? Ikuti terus update terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa negara yang mengikuti ITTC 2026?
Enam negara mengikuti kejuaraan ini, yaitu Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, India, dan Kamboja.
2. Siapa juara Men's Singles?
Oh Minseo dari Korea Selatan yang memperkuat PTMSI Kabupaten Paser.
3. Apa manfaat ITTC bagi Kabupaten Paser?
Selain mendorong pembinaan atlet, kejuaraan ini meningkatkan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, aktivitas kuliner, dan pendapatan UMKM.
Sumber Informasi: Artikel ini mengacu pada informasi yang sebelumnya diterbitkan Kaltim Post dengan judul Sukses Gelar Paser ITTC 2026, Bupati Fahmi Jadikan Agenda Tahunan Sport Tourism karya Muhammad Najib. Artikel ini disusun ulang secara orisinal dengan sudut pandang baru untuk pembaca Balikpapantv.id.