Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Empat Pejabat Baru Pemkab Paser Langsung Diberi Misi Percepat Porprov dan PAD

AdminBTV • Rabu, 8 Juli 2026 | 17:24 WIB
Pelantikan empat pejabat Kabupaten Paser memperkuat pelayanan publik, mempercepat program strategis meningkatkan pendapatan daerah optimal.
Pelantikan empat pejabat Kabupaten Paser memperkuat pelayanan publik, mempercepat program strategis meningkatkan pendapatan daerah optimal.

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Sekretaris Daerah Paser Melantik Empat Pejabat untuk Memperkuat Program Prioritas Daerah

Ikhtisar: Pelantikan empat pejabat di Kabupaten Paser diarahkan memperkuat pelayanan publik, mempercepat program strategis, meningkatkan tata kelola, dan mengoptimalkan pendapatan daerah.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Paser kembali merombak susunan pejabat dengan melantik empat aparatur pada Senin (6/7). Langkah ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan percepatan pembangunan venue Porprov VIII Kalimantan Timur, peningkatan layanan kesehatan, optimalisasi pendapatan daerah, serta penguatan pengawasan pemerintahan.

Perubahan jabatan bukan sekadar pergantian nama di struktur organisasi. Ada target besar yang harus segera dikerjakan. Penasaran dampaknya bagi masyarakat Paser? Simak sampai selesai, Ces!

Baca Juga: Target PAD Rp8 Miliar Terancam, Aktivitas Batu Bara di Pelabuhan Buluminung Turun Drastis

Mengapa empat pejabat baru ini mendapat tugas strategis?

Penyegaran organisasi kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser sebagai bagian dari penguatan birokrasi pada 2026. Pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, mewakili Bupati Paser di Ruang Kerja Sekda.

Empat pejabat yang dilantik terdiri atas Muhammad Chandra sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Paser, Nurjannah sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Panglima Sebaya, Widya Ratnasari sebagai Kepala Bidang Pendataan, Penetapan, dan Pelayanan Pajak Daerah Bapenda, serta Zainal Ilmi sebagai Pejabat Fungsional Ahli Madya Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD).

Pelantikan tersebut merupakan kelanjutan dari pengisian jabatan administrator yang sebelumnya berlangsung pada 26 Juni 2026 di Pendopo Lou Bepekat.

Pemkab Paser menjelaskan proses ini menjadi bagian dari penerapan Manajemen Talenta ASN. Sistem tersebut bertujuan menempatkan aparatur berdasarkan kompetensi sehingga organisasi dapat bekerja semakin efektif.

Dalam arahannya, Katsul Wijaya menegaskan bahwa jabatan baru merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui pelayanan nyata kepada masyarakat.

"Jabatan yang saudara emban hari ini bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata. Saya berharap saudara segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan mampu menunjukkan kinerja terbaik untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat," ujar Katsul.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan aparatur yang mampu bergerak cepat menghadapi dinamika pembangunan sekaligus menghadirkan inovasi pada setiap bidang kerja.

Bagaimana pelantikan ini berkaitan dengan Porprov VIII Kalimantan Timur?

Salah satu perhatian utama Sekda Paser tertuju kepada Muhammad Chandra yang kini memimpin Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Posisi tersebut memegang peranan penting karena Kabupaten Paser menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur. Berbagai pembangunan venue olahraga membutuhkan proses pengadaan yang tepat waktu.

Katsul meminta seluruh tahapan pemilihan penyedia berjalan sesuai jadwal tanpa mengurangi kepatuhan terhadap aturan yang berlaku."Bagian Pengadaan Barang dan Jasa memiliki peran yang sangat strategis. Seluruh proses pemilihan penyedia harus dipercepat tanpa mengabaikan aturan. Pengelolaan LPSE juga harus semakin optimal agar pengadaan berlangsung transparan, akuntabel, efektif, dan efisien," tegasnya.

Penekanan tersebut sejalan dengan prinsip pengadaan pemerintah yang diatur melalui regulasi nasional, yakni mengedepankan efisiensi, transparansi, persaingan sehat, dan akuntabilitas agar belanja pemerintah menghasilkan manfaat maksimal.

Bagi Kabupaten Paser, kelancaran administrasi pengadaan dinilai sama pentingnya dengan pembangunan fisik venue. Keduanya saling berkaitan untuk memastikan persiapan Porprov berjalan sesuai target.

Baca Juga: Pemkab PPU Perketat Pengawasan Pertalite, Lonjakan Permintaan Diduga Dipicu Peralihan dari Pertamax

Apa target bagi RSUD Panglima Sebaya dan Bapenda Paser?

Perhatian lain diberikan kepada Nurjannah yang dipercaya sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Panglima Sebaya.

Sekda berharap manajemen rumah sakit semakin tertata, mulai dari administrasi, pengelolaan aset, logistik, keuangan hingga sistem pelaporan.

Ia juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat dengan dukungan fasilitas memadai, dokter spesialis yang tersedia, peralatan medis lengkap, lingkungan rumah sakit yang nyaman, serta administrasi yang semakin terintegrasi secara digital.

Perbaikan tata kelola rumah sakit menjadi bagian penting karena kualitas pelayanan medis tidak hanya ditentukan tenaga kesehatan, tetapi juga sistem pendukung yang berjalan di belakang layar.

Sementara itu, kepada Widya Ratnasari yang kini bertugas di Badan Pendapatan Daerah, Katsul meminta pembenahan data objek pajak dilakukan secara akurat.

Pendataan yang valid dinilai mampu membantu pemerintah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di sisi lain, pelayanan kepada wajib pajak juga diharapkan semakin sederhana, cepat, dan transparan sehingga mendorong tingkat kepatuhan masyarakat. "Pendapatan daerah menjadi salah satu penopang pembangunan. Karena itu pembenahan mulai dari pendataan, penetapan hingga pelayanan kepada wajib pajak harus terus dilakukan agar seluruh potensi dapat dimaksimalkan," katanya.

Optimalisasi PAD memiliki peran besar karena menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah di luar transfer pemerintah pusat.

Mengapa fungsi pengawasan ikut menjadi perhatian?

Pelantikan juga menempatkan Zainal Ilmi sebagai Pejabat Fungsional Ahli Madya PPUPD.

Sekda meminta fungsi pengawasan pemerintahan dijalankan secara profesional, objektif, independen, dan berintegritas.

Menurutnya, pengawasan bukan hanya bertujuan menemukan kesalahan administrasi, tetapi memastikan seluruh program pemerintah berjalan sesuai ketentuan sehingga tata kelola pemerintahan tetap bersih dan akuntabel.

Di akhir arahannya, Katsul mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik segera membangun kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah.

Ia menilai keberhasilan pembangunan Kabupaten Paser hanya dapat dicapai apabila seluruh aparatur sipil negara bekerja dalam satu tujuan yang sama, saling mendukung, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

Baca Juga: 12 Titik Jalan Nenang Mulai Diperbaiki, BBPJN Targetkan Pengaspalan Menyeluruh pada 2027

Poin Penting:

Insight Redaksi: Pelantikan pejabat sering dipandang sebatas pergantian jabatan. Padahal yang paling menentukan justru hasil kerjanya setelah itu. Kabupaten Paser sedang menghadapi agenda besar, mulai dari persiapan Porprov hingga peningkatan pelayanan publik. Karena itu, masyarakat akan menilai dari percepatan pekerjaan, bukan seremoni pelantikan. Kinerja nyata pang yang paling ditunggu. Bila pelayanan makin baik, kepercayaan publik ikut tumbuh. Kaitu pang harapan bubuhan masyarakat, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang memahami arah pembangunan Kabupaten Paser dan program prioritas yang sedang dipercepat.

Selalu ikuti perkembangan informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa saja pejabat yang dilantik Pemkab Paser?
Muhammad Chandra, Nurjannah, Widya Ratnasari, dan Zainal Ilmi.

2. Apa fokus utama pelantikan kali ini?
Memperkuat pelayanan publik, mempercepat pengadaan Porprov VIII, meningkatkan PAD, dan memperkuat pengawasan pemerintahan.

3. Mengapa pengadaan barang dan jasa menjadi perhatian khusus?
Karena berkaitan langsung dengan percepatan pembangunan venue Porprov VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser.

4. Apa target untuk Bapenda Paser?
Mengoptimalkan pendataan objek pajak, meningkatkan pelayanan wajib pajak, dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Balpos.com, dengan judul "Sekda Paser Lantik 4 Pejabat, Percepat Pengadaan Porprov hingga Optimalisasi Pendapatan Daerah", oleh penulis Tomi Wirahandi Wijaya. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Katsul Wijaya #Porprov VIII Kalimantan Timur #Kabupaten Paser