Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Gedung Ekraf PPU Siap Beroperasi, Ini Manfaat yang Disiapkan untuk UMKM dan Komunitas Kreatif

AdminBTV • Rabu, 8 Juli 2026 | 09:33 WIB
Gedung ekonomi kreatif segera difungsikan guna mendukung pengembangan pelaku usaha dan pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan. (BTV/AI)
Gedung ekonomi kreatif segera difungsikan guna mendukung pengembangan pelaku usaha dan pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 menit

Topik: Gedung ekonomi kreatif segera difungsikan untuk memperkuat pengembangan pelaku usaha daerah

Ikhtisar: Gedung Ekraf PPU ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026 sebagai pusat kolaborasi, promosi, dan pengembangan UMKM serta komunitas kreatif di tiga kecamatan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) mulai difungsikan pada Agustus 2026 setelah proses administrasi serah terima dari pihak ketiga kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman terus berjalan. Kehadiran fasilitas ini dinilai penting untuk memperkuat aktivitas pelaku ekonomi kreatif di wilayah PPU.

Potensinya menarik untuk diikuti. Gedung ini bukan sekadar bangunan baru, melainkan ruang yang disiapkan agar ide, produk, dan karya lokal memiliki panggung yang semakin luas. Ikuti sampai akhir, Ces!

Baca Juga: Target PAD Rp8 Miliar Terancam, Aktivitas Batu Bara di Pelabuhan Buluminung Turun Drastis

Apa fungsi Gedung Ekraf PPU bagi pelaku usaha kreatif?

Gedung Ekraf disiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif yang menghubungkan pelaku UMKM, komunitas seni, hingga pegiat industri kreatif dalam satu ruang bersama.

Pemerintah Kabupaten PPU menempatkan gedung tersebut sebagai fasilitas yang mendukung promosi produk lokal, penyelenggaraan kegiatan kreatif, sekaligus memperluas peluang kolaborasi antarpelaku usaha.

Wilayah yang menjadi fokus awal pengembangan meliputi Kecamatan Penajam, Waru, dan Babulu. Ketiga kecamatan tersebut dipilih karena memiliki potensi UMKM yang cukup besar dibanding wilayah lain di PPU.

Keberadaan ruang khusus seperti ini juga sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Dalam konsep pengembangan ekonomi kreatif, ruang kolaborasi menjadi salah satu faktor penting agar pelaku usaha dapat saling bertukar pengalaman, memperkenalkan produk, hingga membangun jaringan pemasaran.

Kegiatan apa saja yang akan berlangsung di Gedung Ekraf?

Ketua Ekonomi Kreatif Kabupaten PPU, Sandri Ernamurti, menjelaskan bahwa gedung tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan produktif yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif daerah.

Agenda yang telah disiapkan meliputi mini pameran produk lokal, pertunjukan seni budaya dalam skala kecil, pusat pemasaran UMKM, hingga ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha diharapkan memperoleh ruang promosi yang lebih mudah dijangkau masyarakat sekaligus membuka peluang memperluas pasar.

Sandri Ernamurti mengatakan:

"Ini mudah-mudahan paling lambat Juli pertengahan kami dari ekonomi kreatif sudah bisa menempati gedung tersebut. Nah, tapi yang terkait UMKM yang ada di alun-alun itu kemungkinan tahun depan. Nah, karena kenapa tahun depan? Karena dia punya tempat berdirinya tenan-tenan itu belum kelar semua, belum anggaran defisit. Mudah-mudahan dalam bulan ini sudah bisa mengoptimalkan tempat itu dan kita akan berkegiatan di dalam. Macam-macam, kita akan bikin mini pameran, mini show-show event yang kecil-kecil dari Ekraf untuk tiga kecamatan aja. Kenapa tiga kecamatan? Karena Sepaku biarlah menjadi fokusnya IKN, yang Ekraf fokuskan ini dari Penajam, Waru, Babulu, seperti itu."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas di dalam gedung dapat dimulai lebih dahulu, sementara pengembangan kawasan UMKM di luar gedung masih menunggu penyelesaian infrastruktur pendukung.

Mengapa fokus diarahkan ke Penajam, Waru, dan Babulu?

Pengembangan gedung ekonomi kreatif difokuskan mendukung UMKM Penajam, Waru, dan Babulu melalui pembinaan serta promosi. (BTV/AI)
Pengembangan gedung ekonomi kreatif difokuskan mendukung UMKM Penajam, Waru, dan Babulu melalui pembinaan serta promosi. (BTV/AI)

Pengembangan tahap awal difokuskan pada tiga kecamatan karena wilayah tersebut memiliki potensi UMKM yang dinilai paling besar di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sementara itu, Kecamatan Sepaku memiliki karakter pembangunan yang berbeda karena menjadi bagian dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Oleh sebab itu, pengembangan ekonomi kreatif yang berada di bawah koordinasi Ekraf PPU diarahkan terlebih dahulu ke Penajam, Waru, dan Babulu.

Strategi tersebut diharapkan membuat program pembinaan lebih terfokus sehingga kegiatan pelatihan, promosi, hingga pameran dapat berjalan secara optimal.

Selain menjadi tempat berkumpul, gedung ini juga berpotensi menjadi etalase berbagai produk unggulan daerah yang dapat dikenal oleh masyarakat maupun pengunjung dari luar PPU.

Baca Juga: Pemkab PPU Perketat Pengawasan Pertalite, Lonjakan Permintaan Diduga Dipicu Peralihan dari Pertamax

Mengapa kawasan UMKM di alun-alun belum langsung beroperasi?

Meski gedung ditargetkan mulai digunakan pada 2026, penataan kawasan UMKM di sekitar Alun-Alun Penajam masih membutuhkan waktu.

Menurut Sandri Ernamurti, pembangunan area tenan diperkirakan baru dapat direalisasikan pada 2027. Penyebab utamanya adalah pembangunan fisik yang belum selesai serta kondisi anggaran daerah yang masih terbatas.

Dengan demikian, aktivitas ekonomi kreatif akan lebih dahulu dipusatkan di dalam gedung sambil menunggu penyelesaian fasilitas pendukung di area luar.

Langkah ini diharapkan membuat program pengembangan ekonomi kreatif tidak harus menunggu seluruh kawasan selesai dibangun sehingga pelaku usaha tetap dapat mulai memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia.

Apa dampaknya bagi ekonomi kreatif PPU?

Beroperasinya Gedung Ekraf menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten PPU dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terstruktur.

Fasilitas tersebut dapat mempertemukan pelaku UMKM, komunitas kreatif, pegiat seni, hingga calon mitra usaha dalam berbagai kegiatan yang berlangsung secara berkala.

Ruang promosi yang lebih representatif juga membuka peluang produk lokal memperoleh perhatian pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas pemasaran.

Di sisi lain, posisi PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara memberikan peluang baru bagi produk ekonomi kreatif untuk berkembang apabila didukung fasilitas yang memadai.

Harapan tersebut menjadi alasan pemerintah daerah tetap optimistis bahwa operasional Gedung Ekraf mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga: 12 Titik Jalan Nenang Mulai Diperbaiki, BBPJN Targetkan Pengaspalan Menyeluruh pada 2027

Poin Penting:

Insight Redaksi: Kehadiran Gedung Ekraf memberi sinyal bahwa pengembangan ekonomi kreatif di PPU mulai diarahkan melalui fasilitas yang terpusat. Tantangan berikutnya bukan hanya menghadirkan bangunan, tetapi memastikan ruang itu aktif dipenuhi kegiatan, pelatihan, dan promosi yang konsisten. Kada cukup berhenti pada peresmian saja. Aktivitasnya pang harus hidup agar manfaat benar-benar dirasakan pelaku usaha lokal.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang mengikuti perkembangan ekonomi kreatif PPU, Ces. Selalu ikuti perkembangan daerah dan peluang baru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan Gedung Ekraf PPU ditargetkan mulai beroperasi?
Gedung ditargetkan mulai difungsikan pada Agustus 2026 setelah proses administrasi serah terima selesai.

2. Siapa yang menjadi sasaran utama program Gedung Ekraf?
Pelaku UMKM, komunitas kreatif, pegiat seni, dan pelaku ekonomi kreatif di PPU.

3. Kecamatan mana yang menjadi fokus awal kegiatan?
Penajam, Waru, dan Babulu.

4. Mengapa kawasan tenan UMKM di alun-alun belum digunakan?
Karena pembangunan fisik belum selesai dan masih terdapat keterbatasan anggaran daerah.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul "GEDUNG EKRAF PPU SIAP OPERASIONAL", oleh penulis Amelar. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Sandri Ernamurti #Gedung Ekraf PPU #penajam paser utara