Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Pemkab PPU Perketat Pengawasan Pertalite, Lonjakan Permintaan Diduga Dipicu Peralihan dari Pertamax

AdminBTV • Selasa, 7 Juli 2026 | 19:38 WIB
Pemerintah memperketat pengawasan distribusi Pertalite guna menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat Penajam Paser Utara. (BTV/AI)
Pemerintah memperketat pengawasan distribusi Pertalite guna menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat Penajam Paser Utara. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Pemerintah memperketat pengawasan distribusi Pertalite untuk menjaga ketersediaan di Penajam Paser Utara

Ikhtisar: Pemkab Penajam Paser Utara meningkatkan pengawasan distribusi Pertalite setelah permintaan melonjak. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan menjaga pasokan bagi kelompok yang berhak.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi jenis Pertalite menyusul meningkatnya permintaan di wilayah tersebut. Langkah ini dinilai penting agar pasokan tetap tersedia bagi masyarakat yang memang berhak menerima, terutama karena PPU menjadi salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Permintaan naik, pengawasan pun ikut diperkuat. Apa yang sebenarnya terjadi di balik lonjakan konsumsi Pertalite ini? Simak sampai tuntas, Ces!

Baca Juga: Silaturahmi Muharram Satukan Masyarakat Madura dan Paser, Pesan Penting untuk Daerah Penyangga IKN

Mengapa permintaan Pertalite di PPU meningkat?

Lonjakan konsumsi Pertalite menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten PPU dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah, salah satu penyebab utama berasal dari perubahan pola konsumsi masyarakat setelah harga BBM nonsubsidi, khususnya Pertamax, mengalami kenaikan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten PPU, Hadi Saputro, menjelaskan bahwa sebagian pengguna Pertamax diduga beralih menggunakan Pertalite. Perubahan tersebut membuat permintaan BBM bersubsidi meningkat dibandingkan sebelumnya.

Dalam sesi wawancara, Hadi Saputro mengatakan, "Harga tadi, pengguna Pertamax beralih ke Pertalite. Sama kemungkinan ya masih ada indikasi adanya pelaku-pelaku pengepul Pertalite."

Selain perpindahan pengguna BBM, pemerintah juga menemukan dugaan praktik pengepulan Pertalite yang ikut memengaruhi tingginya permintaan di lapangan.

Apa yang menjadi perhatian pemerintah dalam distribusi Pertalite?

Pemerintah daerah meningkatkan pengawasan distribusi Pertalite dan menertibkan penjualan eceran yang dinilai tidak sesuai ketentuan. (BTV/AI)
Pemerintah daerah meningkatkan pengawasan distribusi Pertalite dan menertibkan penjualan eceran yang dinilai tidak sesuai ketentuan. (BTV/AI)

Pemerintah daerah menilai distribusi BBM bersubsidi harus dijaga agar tepat sasaran. Indikasi adanya aktivitas pengepulan dan penjualan kembali secara eceran dinilai berpotensi mengurangi ketersediaan Pertalite bagi masyarakat yang memang berhak menggunakannya.

Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang penyalurannya diawasi pemerintah. Karena itu, distribusinya harus mengikuti ketentuan yang berlaku agar manfaat subsidi dapat diterima sesuai peruntukan.

Hadi Saputro juga menyoroti masih ditemukannya penjualan Pertalite secara eceran. Menurutnya, praktik tersebut semestinya ditertibkan apabila tidak sesuai aturan.

Ia menyampaikan, "Eh kita gak mengatur eceran. Harusnya gak ada eceran kan. Iya, ini masih ada eceran. Eceran tertinggi kan sesuai dengan ketentuan pemerintah, ya kan. Seharusnya kalau itu ada, maka harusnya sebenarnya harus di... apa... ditertibkan kan."

Pernyataan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan hingga ke tingkat penjualan di lapangan.

Baca Juga: Perda Pilkades Paser Dikejar Waktu, Desa Butuh Kepastian Sebelum Tahapan Dimulai

Bagaimana langkah Pemkab PPU mengamankan stok Pertalite?

Pemkab PPU menegaskan pengawasan tidak hanya dilakukan di SPBU, tetapi juga menyasar distribusi hingga tingkat pengecer. Penjual yang tidak memiliki izin resmi atau terbukti menyalurkan BBM di luar ketentuan akan menjadi sasaran penertiban.

Langkah tersebut akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama aparat kepolisian. Pemerintah berharap penindakan mampu mengurangi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Di saat yang sama, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina dan Aparat Penegak Hukum (APH). Kerja sama ini difokuskan pada pemantauan stok harian di seluruh SPBU agar potensi kekurangan pasokan dapat segera diantisipasi.

Pemantauan secara rutin dinilai penting mengingat PPU memiliki aktivitas ekonomi yang terus berkembang sebagai wilayah penyangga IKN. Ketersediaan BBM menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun kegiatan usaha.

Siapa yang diprioritaskan menerima Pertalite?

Pemkab PPU menegaskan bahwa pengawasan dilakukan agar BBM bersubsidi benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok yang menjadi sasaran kebijakan pemerintah.

Di antaranya adalah pemilik kendaraan pribadi yang memenuhi ketentuan, nelayan, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang masih bergantung pada Pertalite untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Apabila distribusi berjalan sesuai aturan, pemerintah berharap stok tetap tersedia dan antrean panjang di SPBU dapat dihindari.

Dari sisi kebijakan nasional, pengawasan terhadap BBM bersubsidi memang menjadi bagian dari upaya menjaga efektivitas anggaran subsidi energi. Pemerintah pusat bersama Pertamina secara berkala melakukan pengendalian distribusi agar konsumsi tetap sesuai sasaran.

Dengan pengawasan yang semakin ketat di PPU, pemerintah berharap masyarakat yang berhak memperoleh Pertalite tidak mengalami kesulitan saat membutuhkan BBM tersebut.

Baca Juga: Persiapan Fencer Paser Baru 50 Persen, Alat Latihan Jadi Kendala Serius

Poin Penting:

Insight Redaksi: Pengawasan distribusi BBM bersubsidi bukan sekadar soal stok, tetapi juga menyangkut rasa keadilan bagi masyarakat yang memang bergantung pada Pertalite untuk aktivitas sehari-hari. Sebagai daerah penyangga IKN, PPU menghadapi tantangan mobilitas yang terus meningkat. Karena itu, pengawasan yang konsisten menjadi langkah penting agar subsidi benar-benar sampai ke sasaran. Kada cukup hanya mengawasi SPBU, pengendalian di lapangan pang harus berjalan seimbang. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham, Ces. Selalu ikuti perkembangan informasi terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa permintaan Pertalite di PPU meningkat?
Karena sebagian pengguna Pertamax diduga beralih ke Pertalite setelah terjadi kenaikan harga Pertamax, ditambah adanya indikasi pengepulan BBM.

2. Apa langkah yang dilakukan Pemkab PPU?
Pemerintah memperketat pengawasan distribusi, menertibkan penjualan yang melanggar aturan, serta memantau stok bersama Pertamina dan APH.

3. Siapa yang menjadi prioritas penerima Pertalite?
Masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi, termasuk kendaraan pribadi sesuai ketentuan, nelayan, dan pelaku usaha mikro kecil.

4. Mengapa penjualan eceran menjadi perhatian?
Karena pemerintah menilai praktik tersebut harus sesuai ketentuan. Jika melanggar aturan, akan dilakukan penertiban.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media YouTube Balikpapan TV, dengan judul "Pemkab PPU Soroti Lonjakan Permintaan Pertalite", oleh penulis Redaksi Balikpapan TV. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id. YT: Balikpapantv_Official

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Hadi Saputro #pertalite #penajam paser utara