Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

12 Titik Jalan Nenang Mulai Diperbaiki, BBPJN Targetkan Pengaspalan Menyeluruh pada 2027

Arya Kusuma • Selasa, 7 Juli 2026 | 14:17 WIB
Proses pengaspalan pada titik kerusakan jalan nasional di kawasan Nenang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Proses pengaspalan pada titik kerusakan jalan nasional di kawasan Nenang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Topik: Perbaikan sementara jalan nasional di Kelurahan Nenang disertai rencana peningkatan infrastruktur tahun depan.

Ikhtisar: BBPJN Kalimantan Timur memperbaiki sejumlah titik jalan rusak di Kelurahan Nenang sebagai langkah awal sambil menunggu program pengaspalan menyeluruh yang diusulkan untuk tahun anggaran 2027.

Balikpapan TV - Hai Ces! Pengendara yang melintas di ruas Jalan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, mulai melihat aktivitas perbaikan jalan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melakukan penanganan pada sejumlah titik berlubang untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus mengurangi potensi kecelakaan.

Kerja lapangan sudah dimulai. Sebagian titik bahkan memasuki tahap pengaspalan setelah proses penambalan selesai. Jadi, perubahan di lapangan sudah mulai terasa, Ces!

Mengapa Jalan Nenang Menjadi Prioritas Perbaikan?

Perbaikan sementara difokuskan pada ruas jalan sepanjang sekitar 3.200 meter yang berada di Kelurahan Nenang. Namun, pekerjaan belum dilakukan secara menyeluruh karena penanganan saat ini diprioritaskan pada lokasi yang dinilai paling membutuhkan tindakan cepat.

Koordinator Lapangan PPK 1.3 Kalimantan Timur, Sultan, menjelaskan bahwa pekerjaan masih difokuskan pada titik-titik tertentu yang memiliki tingkat kerusakan cukup tinggi.

"Yang kami tangani sementara masih spot-spot tertentu. Fokusnya pada jalan yang rawan dan membutuhkan penanganan segera."

Pendekatan tersebut dilakukan agar lubang-lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dapat segera diperbaiki sebelum kerusakan berkembang menjadi lebih luas.

Ada 12 Titik Jalan Rusak yang Sedang Ditangani

BBPJN mencatat terdapat 12 titik kerusakan yang menjadi prioritas dalam pekerjaan kali ini. Kondisinya tidak seragam.

Sebagian berupa lubang berukuran sekitar 1 x 1 meter, sementara beberapa titik lainnya memiliki area kerusakan mencapai sekitar 10 x 2 meter sehingga membutuhkan penanganan lebih besar.

Menurut Sultan, sebagian pekerjaan penambalan telah selesai dilakukan. Tahapan berikutnya adalah pengaspalan pada lokasi yang sudah dipersiapkan sebelumnya agar permukaan jalan kembali lebih rata dan aman dilalui kendaraan.

Perbaikan ini masih bersifat sementara sebagai bagian dari preservasi jalan nasional untuk menjaga kondisi ruas tetap dapat digunakan secara aman sambil menunggu program peningkatan permanen.

Kapan Pengaspalan Menyeluruh Dilaksanakan?

Selain penanganan darurat, BBPJN Kalimantan Timur juga telah mengusulkan peningkatan permanen untuk ruas Jalan Nenang melalui program tahun anggaran 2027.

Usulan tersebut mencakup pengaspalan menyeluruh pada ruas antara kilometer 5 hingga kilometer 7.

Menurut Sultan, proses teknis telah diajukan dan kini menunggu keputusan pemerintah pusat terkait alokasi anggaran.

"Dari sisi teknis sudah kami usulkan. Tinggal menunggu keputusan pusat terkait alokasi anggaran paket tahun 2027. Rencananya pengaspalan dilakukan secara menyeluruh sepanjang ruas jalan tersebut."

Apabila usulan tersebut disetujui, penanganan tidak lagi dilakukan secara bertahap pada titik tertentu, melainkan melalui peningkatan kondisi seluruh ruas yang telah direncanakan.

Secara umum, BBPJN memiliki tugas melaksanakan preservasi, peningkatan, pembangunan, serta pemeliharaan jalan nasional sesuai program yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca Juga: PPU Masuk Tri-City Penyangga IKN, Jembatan Sungai Riko Dinilai Jadi Kunci Konektivitas

Program Peningkatan Jalan Lain Juga Berjalan Tahun Ini

Selain pekerjaan di Kelurahan Nenang, BBPJN telah menyiapkan program peningkatan jalan sepanjang sekitar 2,2 kilometer di wilayah Penajam yang dijadwalkan berlangsung pada tahun ini.

Beberapa lokasi yang masuk dalam pekerjaan tersebut meliputi kawasan depan Kantor Kecamatan Penajam, Pasar Petung, hingga wilayah Api-Api.

Sultan mengatakan pekerjaan akan dilakukan secara penuh pada lokasi-lokasi tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas jalan nasional di Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Tahun ini ada penanganan sepanjang 2,2 kilometer di wilayah Penajam. Pekerjaan penuh akan dilakukan di depan kantor kecamatan, kemudian menyusul Pasar Petung dan daerah Api-Api."

Keberadaan proyek tersebut diharapkan dapat memperbaiki kenyamanan berkendara sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi barang di kawasan Penajam.

Baca Juga: Silaturahmi Muharram Satukan Masyarakat Madura dan Paser, Pesan Penting untuk Daerah Penyangga IKN

Apa Dampaknya bagi Warga dan Pengguna Jalan?

Perbaikan pada titik-titik kerusakan memang belum mengubah seluruh kondisi ruas Jalan Nenang. Namun, langkah ini menjadi upaya penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang kerap dipicu lubang di badan jalan, terutama saat hujan ketika genangan air menutupi permukaan aspal yang rusak.

Bagi masyarakat Penajam, ruas ini merupakan jalur penghubung aktivitas harian. Kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga transportasi umum melintasinya setiap hari. Karena itu, penanganan kerusakan dinilai penting agar mobilitas warga tetap berjalan lancar.

Pengaspalan pada area yang telah ditambal juga diharapkan membuat permukaan jalan kembali rata sehingga mengurangi guncangan kendaraan. Selain meningkatkan kenyamanan, kondisi jalan yang baik dapat membantu menekan potensi kerusakan kendaraan akibat menghantam lubang.

Dalam pengelolaan jalan nasional, penanganan seperti penambalan atau patching lazim dilakukan sebagai langkah preservasi. Tujuannya menjaga fungsi jalan tetap optimal sambil menunggu program peningkatan permanen yang memerlukan proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan konstruksi.

Keberlanjutan program tersebut sangat bergantung pada alokasi anggaran pemerintah pusat. Karena itu, usulan pengaspalan menyeluruh yang telah diajukan BBPJN menjadi tahapan penting agar ruas Jalan Nenang memperoleh peningkatan kualitas secara menyeluruh pada masa mendatang.

Mengapa Penanganan Bertahap Menjadi Pilihan?

Pekerjaan infrastruktur jalan umumnya disusun berdasarkan skala prioritas. Lokasi yang memiliki tingkat kerusakan paling tinggi atau berpotensi membahayakan pengguna jalan akan lebih dahulu memperoleh penanganan darurat.

Pendekatan tersebut memungkinkan kerusakan tidak semakin meluas sebelum proyek peningkatan permanen dilaksanakan. Selain itu, langkah ini juga menjaga agar arus lalu lintas tetap dapat berlangsung selama proses pekerjaan.

Di sisi lain, pengaspalan menyeluruh membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar dibandingkan penanganan titik kerusakan. Oleh sebab itu, prosesnya harus melalui tahapan evaluasi teknis serta penetapan program dalam tahun anggaran berikutnya.

Apabila usulan tersebut disetujui, masyarakat diharapkan memperoleh kualitas jalan yang lebih baik, tidak hanya pada lokasi berlubang, tetapi sepanjang ruas yang telah direncanakan mulai kilometer 5 hingga kilometer 7 di Kelurahan Nenang.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Perbaikan titik-titik berlubang memang belum langsung mengubah wajah seluruh Jalan Nenang. Namun, langkah cepat seperti ini penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sembari menunggu proyek yang lebih besar. Yang paling dinanti masyarakat tentu kepastian realisasi anggaran 2027. Sebab, jalan yang mulus bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga Penajam. Kada cukup hanya tambal sulam jika kerusakan terus berulang. Yang dibutuhkan adalah peningkatan jalan secara menyeluruh agar manfaatnya benar-benar terasa, Ces.

FAQ

1. Berapa panjang ruas Jalan Nenang yang menjadi penanganan sementara?
Sekitar 3.200 meter dengan fokus pada titik-titik kerusakan yang dianggap paling mendesak.

2. Berapa jumlah lubang yang menjadi prioritas perbaikan?
Sebanyak 12 titik jalan berlubang menjadi prioritas BBPJN Kalimantan Timur.

3. Kapan pengaspalan menyeluruh direncanakan?
Pengaspalan penuh telah diusulkan untuk program tahun anggaran 2027 dan masih menunggu keputusan pemerintah pusat mengenai alokasi anggaran.

4. Lokasi mana saja yang masuk proyek peningkatan jalan tahun ini?
Kawasan depan Kantor Kecamatan Penajam, Pasar Petung, hingga wilayah Api-Api dengan total penanganan sekitar 2,2 kilometer.

Sumber Informasi: Artikel ini disusun berdasarkan laporan Kaltim Post berjudul "Jalan Nenang Ditambal, BBPJN Siapkan Pengaspalan Menyeluruh Tahun Depan" Penulis Ahmad Maki, serta diperkaya dengan informasi umum mengenai tugas BBPJN dari Kementerian Pekerjaan Umum. Di-Update kembali dengan sudut pandang dan gaya balikpapantv.id

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Kelurahan Nenang #Sultan Andara #BBPJN Kalimantan Timur