Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Jaringan Air Bersih Petung Segera Dibangun, PUPR PPU Prioritaskan Permukiman Padat Penduduk

AdminBTV • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:53 WIB
PUPR Penajam memperluas jaringan perpipaan untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat secara berkelanjutan dan merata. (BTV/AI)
PUPR Penajam memperluas jaringan perpipaan untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat secara berkelanjutan dan merata. (BTV/AI)

Durasi: 6 menit

Topik: PUPR Penajam memperluas jaringan perpipaan guna meningkatkan akses air bersih masyarakat

Ikhtisar: Pembangunan jaringan perpipaan baru di Penajam ditujukan memperluas layanan air bersih, mendukung pertumbuhan kawasan, sekaligus meminimalkan gangguan selama proses pekerjaan berlangsung.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) segera merealisasikan pembangunan jaringan perpipaan tambahan di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, untuk memperluas akses air bersih di kawasan yang terus berkembang sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pertumbuhan permukiman membuat kebutuhan air bersih ikut meningkat. Simak sampai tuntas, ada sejumlah hal penting yang berdampak langsung bagi warga sekitar, Ces!

Baca Juga: 19 Ribu Unit Usaha Pernah Tercatat, Kini BPS Kembali Petakan Ekonomi PPU

Apa yang menjadi fokus pembangunan jaringan air bersih di Kelurahan Petung?

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memasukkan proyek penambahan jaringan perpipaan ini ke dalam rencana kerja Dinas PUPR tahun 2026. Pelaksanaan fisiknya ditargetkan dimulai pada triwulan keempat setelah seluruh persiapan teknis dan material selesai.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan pelayanan air minum perpipaan, terutama di wilayah perkotaan Penajam dan kawasan sekitar IKN yang mengalami pertumbuhan penduduk cukup pesat.

Meningkatnya aktivitas pembangunan di sekitar IKN turut mendorong kebutuhan infrastruktur dasar. Salah satunya adalah penyediaan air bersih yang aman, layak, dan dapat diakses masyarakat secara berkelanjutan.

Selama ini masih terdapat sejumlah kawasan permukiman yang mengandalkan sumur gali maupun distribusi air menggunakan mobil tangki. Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah daerah agar pelayanan dasar dapat semakin merata.

Mengapa kawasan Petung menjadi prioritas pembangunan?

Perluasan jaringan perpipaan meningkatkan akses air bersih bagi permukiman berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. (BTV/AI)
Perluasan jaringan perpipaan meningkatkan akses air bersih bagi permukiman berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. (BTV/AI)

Kelurahan Petung menjadi salah satu wilayah dengan perkembangan permukiman yang cukup cepat. Bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan air bersih meningkat dari tahun ke tahun.

Karena itu, pemasangan jaringan baru diprioritaskan pada kawasan dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan belum memperoleh layanan perpipaan secara optimal.

Selain Petung, manfaat proyek juga diharapkan dapat dirasakan masyarakat di Desa Girimukti dan Giri Purwa yang masuk dalam cakupan pengembangan jaringan.

Penyediaan air bersih melalui sistem perpipaan dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan dibandingkan ketergantungan terhadap sumber air alternatif yang kapasitasnya terbatas, terutama ketika musim kemarau.

Bagi masyarakat, keberadaan jaringan perpipaan juga dapat membantu memperkuat akses terhadap kebutuhan dasar sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga aktivitas rumah tangga lainnya.

Baca Juga: Jembatan Sei Katas Rp14 Miliar Resmi Dibuka, Warga Swan Selutung Akhirnya Nikmati Akses Layak

Bagaimana PUPR memastikan proyek tidak mengganggu aktivitas warga?

Dinas PUPR PPU menegaskan pekerjaan lapangan akan dilakukan dengan metode yang meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Penajam Paser Utara, Jimi Julianto, mengatakan pelaksanaan proyek baru dimulai setelah seluruh material utama tersedia di lokasi pekerjaan.

"Pelaksanaan proyek akan dimulai segera setelah seluruh komponen bahan perpipaan tiba di lokasi. Pemasangan diutamakan di titik-titik permukiman padat penduduk yang saat ini masih mengandalkan sumur gali atau air tangki. Pekerjaan akan diselesaikan dalam waktu singkat dan dengan metode yang minimal gangguan agar aktivitas warga tidak terhambat selama proses konstruksi berlangsung."

Dalam proses koordinasi lapangan, pelaksanaan pekerjaan juga diarahkan agar galian tidak dibiarkan terbuka terlalu lama sehingga akses masyarakat tetap terjaga.

Salah satu percakapan di lokasi memperlihatkan perhatian terhadap percepatan pekerjaan setelah material tersedia.

"Jadi kalau sudah ada material datang, heeh, fokuskan galian itu paling enggak ya cukup... jangan kelamaan sampai 3 hari. Kalau bisa 1 hari gali, langsung selesai Pak ya."

Koordinasi tersebut menunjukkan pemerintah daerah berupaya menekan dampak konstruksi terhadap mobilitas warga, terutama di kawasan permukiman yang memiliki aktivitas harian cukup tinggi.

Sementara itu, proses administrasi pengadaan material juga telah berjalan.

Dalam diskusi lapangan disebutkan bahwa kontrak pekerjaan telah dilakukan sejak awal Juni, sedangkan penyedia masih menunggu persetujuan material sebelum melakukan pengadaan pipa.

"Dia ada tujuh link, oh PTP-nya dari Lawi-Lawi. Oh itu ya, oh ya sudah terkontrak... sudah mengajukan approve material. Heeh, persetujuan material untuk melakukan PO terkait dengan pengadaan pipa."

Percakapan lainnya juga menegaskan harapan masyarakat agar pekerjaan segera dimulai setelah kontrak berjalan.

"3 Juni kemarin kita berkontrak, sudah berkontrak ya Pak. Jadi orang komplain kok belum dipasang. Kalau enggak dipasang benar, benar, benar, ganggu masyarakat juga kan."

Apa manfaat perluasan jaringan perpipaan bagi masyarakat PPU?

Penyediaan jaringan perpipaan baru bukan hanya menambah infrastruktur, tetapi juga memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat.

Akses terhadap air bersih memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, sanitasi lingkungan, hingga aktivitas ekonomi rumah tangga.

Pemerintah Indonesia sendiri menempatkan penyediaan air minum aman sebagai salah satu target pembangunan berkelanjutan. Perluasan jaringan perpipaan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan cakupan layanan kepada masyarakat.

Bagi Kabupaten Penajam Paser Utara, pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih juga menjadi bagian dari kesiapan daerah penyangga IKN dalam menghadapi pertumbuhan kawasan.

Semakin luas cakupan layanan perpipaan, semakin kecil ketergantungan masyarakat terhadap sumber air alternatif yang belum tentu tersedia sepanjang tahun.

Tips memanfaatkan layanan air perpipaan secara bijak

  1. Gunakan air sesuai kebutuhan agar pasokan tetap terjaga untuk seluruh pelanggan.
  2. Periksa instalasi rumah secara berkala untuk menghindari kebocoran.
  3. Segera laporkan gangguan layanan kepada penyedia apabila ditemukan kerusakan jaringan.
  4. Simpan cadangan air secukupnya saat terdapat informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan.

Baca Juga: Program MBG di Paser Berlanjut, Pemkab Siapkan Perluasan hingga Desa Terpencil

Poin Penting:

Insight Redaksi: Pembangunan jaringan air bersih sering dianggap sekadar proyek fisik, padahal dampaknya langsung terasa pada kualitas hidup masyarakat. Di kawasan penyangga IKN seperti Penajam, langkah ini pang menjadi fondasi penting sebelum pertumbuhan penduduk semakin tinggi. Yang perlu terus dikawal adalah ketepatan waktu pekerjaan serta kualitas hasilnya. Kada cukup hanya memasang pipa, pelayanan juga harus benar-benar mengalir hingga rumah warga. Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang mengikuti perkembangan pembangunan daerah, Ces. Selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan pembangunan jaringan perpipaan di Kelurahan Petung dimulai?
Ditargetkan mulai pada triwulan keempat sesuai rencana kerja Dinas PUPR Kabupaten PPU setelah material tersedia.

2. Wilayah mana saja yang akan memperoleh manfaat proyek ini?
Kelurahan Petung, Desa Girimukti, dan Giri Purwa menjadi wilayah yang diproyeksikan memperoleh manfaat perluasan jaringan.

3. Siapa yang menjadi prioritas penerima layanan?
Permukiman padat penduduk yang masih mengandalkan sumur gali atau distribusi air tangki.

4. Bagaimana PUPR mengurangi gangguan selama pekerjaan?
Pekerjaan dilakukan setelah material lengkap dengan target penyelesaian galian secepat mungkin agar aktivitas warga tetap berjalan.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media YouTube, dengan judul "PUPR PPU Segera Bangun Jaringan Perpipaan Tambahan di Kelurahan Petung", oleh Tim Produksi. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

 

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Redaksi BTV
#Jimi Julianto #Kelurahan Petung #jaringan perpipaan air bersih