Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Program MBG di Paser Berlanjut, Pemkab Siapkan Perluasan hingga Desa Terpencil

AdminBTV • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:23 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya.

Durasi Baca: 5 Menit

Topik: Evaluasi dapur Program Makan Bergizi Gratis memastikan layanan distribusi makanan bagi pelajar tetap berlangsung.

Ikhtisar: Artikel ini membahas hasil evaluasi tiga dapur MBG di Paser, kelanjutan distribusi makanan bergizi, pengembangan dapur baru, serta arah pelaksanaan program sesuai kebijakan pemerintah pusat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Paser memastikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanah Grogot tetap berlangsung setelah tiga dapur penyedia layanan menyelesaikan proses evaluasi dan pembenahan agar memenuhi standar operasional yang ditetapkan.

Program ini tetap melayani sekolah-sekolah tanpa penghentian layanan berkepanjangan. Ikuti sampai tuntas, ada perkembangan menarik yang patut dicermati, Ces!

Baca Juga: Ternyata Long Ikis Kini Punya Rest Area Baru, Ini Fungsi Lengkap Posma Dipasana

Bagaimana Hasil Evaluasi Tiga Dapur MBG di Tanah Grogot?

Tiga dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Tanah Grogot kini kembali beroperasi. Sebelumnya, fasilitas tersebut menjalani evaluasi menyeluruh sekaligus pembenahan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap sesuai standar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, menjelaskan salah satu dapur bahkan sempat menjalani renovasi sebelum kembali digunakan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses penyediaan makanan memenuhi ketentuan operasional yang berlaku. "Ketiga dapur yang ada di Kota Tanah Grogot saat ini tetap melayani distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah. Memang sebelumnya ada pembenahan untuk memenuhi standar pelayanan, kemudian dilakukan evaluasi sehingga sekarang dapat kembali beroperasi," ujar Katsul Wijaya, Senin (29/6).

Evaluasi semacam ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan. Sebab, Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga memastikan keamanan pangan, kualitas gizi, hingga proses penyajian berjalan sesuai ketentuan.

Mengapa Standar Operasional Dapur MBG Menjadi Fokus?

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program nasional yang menempatkan kualitas makanan sebagai prioritas utama. Dapur penyedia layanan menjadi titik awal yang menentukan mutu makanan sebelum diterima para peserta didik.

Karena itu, proses evaluasi tidak sekadar memeriksa bangunan, tetapi juga kesiapan peralatan, kebersihan, alur produksi, penyimpanan bahan pangan, hingga mekanisme distribusi.

Dengan standar yang terpenuhi, risiko gangguan pelayanan maupun persoalan keamanan pangan dapat ditekan. Langkah ini sekaligus memberi kepastian bahwa makanan yang diterima siswa memenuhi kualitas yang diharapkan.

Bagi sekolah penerima manfaat, keberlanjutan distribusi juga penting agar aktivitas belajar tidak terganggu akibat perubahan jadwal pelayanan.

Kapan Program MBG Akan Diperluas di Kabupaten Paser?

Selain memastikan layanan tetap berjalan, Pemerintah Kabupaten Paser juga menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat mengenai perluasan Program Makan Bergizi Gratis.

Katsul Wijaya mengatakan pengembangan layanan akan mengikuti regulasi dan petunjuk teknis yang nantinya diterbitkan pemerintah pusat. Dengan demikian, setiap tahapan pelaksanaan memiliki dasar yang jelas dan seragam.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar pembangunan jaringan dapur baru maupun perluasan penerima manfaat berlangsung sesuai mekanisme nasional.

Sambil menunggu kebijakan tersebut, pemerintah daerah tetap mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung sehingga ketika regulasi diterbitkan, pelaksanaan di lapangan dapat berlangsung lebih cepat.

Baca Juga: Fakta di Balik Proyek Jembatan Sungai Riko, Nilainya Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

Bagaimana Perkembangan Pembangunan Dapur MBG di Wilayah Desa?

Pemerintah juga mulai memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis ke wilayah pedesaan, termasuk desa-desa yang tergolong terpencil.

Menurut Katsul, sejumlah dapur baru telah selesai dibangun, sedangkan beberapa lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Keberadaan dapur di desa diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi makanan sehingga kualitas makanan tetap terjaga ketika sampai kepada penerima manfaat.

Langkah tersebut juga membuka peluang pemerataan layanan, sehingga peserta didik di wilayah yang jauh dari pusat kota memperoleh akses yang sama terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

Bagaimana Sikap Pemkab Paser terhadap Persoalan Pembangunan Dapur?

Di tengah pembangunan beberapa dapur baru, sempat muncul persoalan yang berkaitan dengan proses pelaksanaan proyek.

Namun, Pemerintah Kabupaten Paser menegaskan persoalan tersebut berada di luar kewenangan pemerintah daerah karena menyangkut hubungan antara investor dan pelaksana proyek. "Persoalan itu merupakan ranah investor dan pekerja, sehingga pemerintah daerah tidak bisa masuk. Namun kami berharap seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik sehingga program ini tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Katsul.

Pemerintah daerah berharap setiap kendala dapat diselesaikan oleh para pihak terkait agar pembangunan dapur tidak menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Paser.

Di tingkat nasional, Program Makan Bergizi Gratis memang terus dikembangkan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta standar operasional di setiap daerah. Pendekatan tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Mengapa Diskominfo Penajam Paser Utara Memperketat Pengawasan Mall Pelayanan Publik Melalui Integrasi Jaringan Kamera?

Poin Penting:

Insight Redaksi: Program Makan Bergizi Gratis kada cukup hanya membangun dapur. Yang menentukan keberhasilan justru konsistensi menjaga standar pelayanan setelah dapur beroperasi. Langkah evaluasi yang dilakukan di Paser menunjukkan kualitas mulai ditempatkan sejajar dengan perluasan layanan. Itu penting pang, karena manfaat program akan terasa jika makanan benar-benar layak diterima peserta didik. Bubuhan daerah lain bisa mengambil pelajaran bahwa pengawasan rutin sama pentingnya dengan pembangunan fisik.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar makin banyak yang mengikuti perkembangan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Paser.

Tetap ikuti perkembangan kebijakan, layanan publik, dan berbagai informasi penting lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa tiga dapur MBG di Paser sempat dievaluasi?
Untuk memastikan seluruh dapur memenuhi standar operasional sehingga kualitas layanan dan makanan tetap terjaga.

2. Apakah distribusi makanan ke sekolah sempat dihentikan?
Tidak. Setelah proses pembenahan dan evaluasi selesai, ketiga dapur kembali melayani distribusi makanan bergizi ke sekolah.

3. Apakah Program MBG akan diperluas di Kabupaten Paser?
Ya, namun pelaksanaannya masih menunggu kebijakan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

4. Bagaimana perkembangan dapur MBG di wilayah desa?
Sebagian dapur sudah selesai dibangun, sedangkan beberapa lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Balpos.co.id, dengan judul "Tiga Dapur Program MBG di Paser Selesai Dievaluasi, Pemkab Pastikan Distribusi Tetap Berjalan", oleh penulis Tomi Wirahandi Wijaya. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Katsul Wijaya #Program Makan Bergizi Gratis (MBG) #Tanah Grogot