Durasi Baca: 5 menit
Topik: Arahan Bupati Paser kepada tiga camat baru untuk memperkuat ekonomi dan kesiapsiagaan kebakaran
Ikhtisar: Bupati Paser menugaskan tiga camat baru memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan koordinasi lintas instansi, serta mempercepat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla dan persoalan wilayah.
Balikpapan TV - Hai Ces! Tiga camat baru di Kabupaten Paser mendapat tugas besar setelah resmi mengisi jabatan yang sebelumnya kosong. Fokus utamanya bukan hanya pelayanan pemerintahan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan.
Masih ada tantangan yang menunggu. Penasaran seperti apa arahan lengkapnya? Ikuti terus pembahasannya, kada sampai ketinggalan informasinya, Ces!
Baca Juga: Langkah Tepat PPU Gandeng Puskesmas dan Desa Guna Sisir Ratusan Anak Putus Sekolah.
Apa tugas utama tiga camat baru di wilayah terluas Kabupaten Paser?
Tiga camat yang kini memimpin Kecamatan Long Kali, Batu Engau, dan Long Ikis diminta bekerja lebih maksimal. Ketiga wilayah tersebut memiliki cakupan paling luas sekaligus jumlah desa terbanyak di Kabupaten Paser.
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menekankan bahwa kepemimpinan di wilayah tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat karena tantangan pelayanan publik juga semakin kompleks.
Selain mengelola pemerintahan, para camat diminta mampu membaca peluang yang sedang berlangsung di daerah masing-masing.
Bagaimana kegiatan daerah dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat?
Bupati meminta momentum kegiatan tahunan dimanfaatkan sebagai pengungkit ekonomi lokal. Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Long Kali dan Teknologi Tepat Guna (TTG) di Long Ikis diharapkan memberi dampak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Menurut Fahmi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial. Kehadiran masyarakat dan tamu dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar.
Harapannya, perputaran ekonomi masyarakat ikut meningkat melalui kegiatan yang memang sudah menjadi agenda daerah.
Mengapa kolaborasi dengan perusahaan menjadi perhatian?
Keterbatasan infrastruktur jalan masih menjadi tantangan di beberapa wilayah. Karena itu, Bupati meminta para camat tidak hanya mengandalkan pendanaan melalui APBD.
Ia mendorong camat aktif membangun kolaborasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah masing-masing melalui kontribusi nyata terhadap pembangunan.
Pendekatan tersebut dinilai dapat membantu mempercepat penyelesaian kebutuhan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Mengapa Penajam Paser Utara Meluncurkan Desa Cantik 2026? Ini Strategi Akurasi Data Penyangga IKN.
Apa langkah yang diminta untuk menghadapi ancaman karhutla?
Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian khusus setelah pada 2026 terjadi kebakaran di Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Kelurahan Long Kali, serta Desa Petangis, Kecamatan Batu Engau.
Bupati Fahmi Fadli mengatakan, "Fasilitas pemadam kebakaran di kecamatan harus memadai beserta SDM-nya. Para camat harus segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan untuk mengantisipasi hal ini."
Arahan tersebut menekankan pentingnya kesiapan peralatan sekaligus sumber daya manusia agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat ketika dibutuhkan.
Persoalan apa lagi yang harus segera diselesaikan para camat?
Khusus Kecamatan Long Kali, penyelesaian batas wilayah masih menjadi pekerjaan yang berlangsung hingga tingkat Kementerian Dalam Negeri. Bupati meminta camat berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Pusat.
Selain itu, camat juga diminta memperhatikan desa-desa yang masa jabatan kepala desanya segera berakhir. Koordinasi dengan Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa diperlukan agar pelaksanaan pemilihan kepala desa berjalan secara bermartabat.
Fahmi juga meminta setiap persoalan yang muncul lebih dahulu diselesaikan di tingkat kecamatan dengan melibatkan Forum Pimpinan Kecamatan.
Perhatian lain tertuju pada konflik kepemilikan lahan, terutama yang banyak terjadi di Kecamatan Batu Engau, baik antarwarga maupun antara masyarakat dan perusahaan.
Baca Juga: Rahasia Inovasi Layanan Digital Puskesmas Petung Hingga Masuk Finalis Utama BPJS Kesehatan Nasional.
Poin Penting:
- Tiga camat baru memimpin Long Kali, Batu Engau, dan Long Ikis.
- Bupati meminta kegiatan MTQ dan TTG dimanfaatkan untuk mendorong UMKM.
- Camat didorong berkolaborasi dengan perusahaan guna mendukung pembangunan infrastruktur.
- Kesiapan fasilitas pemadam kebakaran dan SDM menjadi prioritas menghadapi karhutla.
- Long Kali masih menghadapi persoalan batas wilayah yang diproses di Kemendagri.
- Konflik lahan dan persiapan pemilihan kepala desa juga menjadi perhatian pemerintah.
Insight redaksi: Arahan Bupati Paser memperlihatkan bahwa peran camat kini tidak berhenti pada administrasi pemerintahan. Tantangan di wilayah terluas menuntut kemampuan membangun kolaborasi, menjaga stabilitas daerah, dan menangkap peluang ekonomi dari agenda lokal. Dari sudut pandang Balikpapan TV, langkah menghubungkan kegiatan daerah dengan UMKM menjadi pendekatan yang layak dicermati. Praktis. Dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat jika pelaksanaannya konsisten. Nah, pantau terus perkembangan di daerah masing-masing dan bagikan informasi ini ke bubuhan ikam agar makin banyak yang mengikuti perkembangan Paser.
Ikuti terus perkembangan kebijakan daerah dan informasi Kalimantan terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Siapa saja camat yang baru dilantik di Kabupaten Paser?
Camat Long Kali, Batu Engau, dan Long Ikis.
2. Apa fokus utama arahan Bupati Paser?
Menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat koordinasi pemerintahan, dan meningkatkan kesiapsiagaan karhutla.
3. Kegiatan apa yang diharapkan mendukung UMKM?
MTQ di Long Kali dan TTG di Long Ikis.
4. Mengapa kolaborasi dengan perusahaan didorong?
Untuk membantu mendukung pembangunan, terutama infrastruktur yang belum dapat sepenuhnya ditangani melalui APBD.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Pimpin Wilayah Terluas, Tiga Camat di Paser Diminta Dongkrak Ekonomi dan Siaga Karhutla", oleh penulis Muhammad Najib. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.