Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Terkendala Anggaran, Penajam Paser Utara Gandeng Otorita IKN Percepat Transformasi Layanan Digital.

Novaldy Yulsa Polii • Rabu, 24 Juni 2026 | 12:51 WIB
Gedung kantor pemerintahan Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai pusat kendali transformasi sistem digital daerah penopang IKN.
Gedung kantor pemerintahan Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai pusat kendali transformasi sistem digital daerah penopang IKN.

Durasi Baca: 3 Menit

Topik: Transformasi digital menuju smart city di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Ikhtisar: Penajam Paser Utara mempercepat sistem digital sebagai penopang IKN, meski terkendala anggaran sehingga target penyelesaian 2028 mengalami penyesuaian secara bertahap.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Penajam Paser Utara langsung tancap gas memperkuat sistem pelayanan serba digital demi menyokong keberadaan Ibu Kota Nusantara di sebelah mereka. Langkah strategis ini diambil biar pelayanan publik ke depan bisa berjalan makin cepat, efisien, dan terintegrasi penuh.

Perubahan besar ini pastinya bakal merubah cara hidup kita sehari-hari, jadi ikam jangan sampai ketinggalan informasi penting mengenai perkembangan daerah tetangga kita ini, simak ulasan ini sampai tuntas Ces!

Mengapa Target Digitalisasi Penajam Paser Utara Harus Mengalami Penyesuaian?

Masalah keterbatasan anggaran daerah memaksa pemerintah setempat mengatur ulang strategi pengerjaan proyek jangka panjang ini. Akibatnya, target awal yang sempat dipatok selesai total pada tahun 2028 harus dikoreksi dan dialihkan ke sistem skala prioritas. Pemerintah memilih bergerak maju perlahan namun pasti pada area yang paling membutuhkan.

Saat ini fokus pengerjaan dialihkan langsung ke area pedesaan serta sektor pelayanan dasar masyarakat. Transformasi tidak dilakukan serentak di semua tempat melainkan bertahap menyesuaikan ketersediaan dana yang ada. Sektor kesehatan, pendidikan, dan data kependudukan menjadi bagian awal yang diprioritaskan.

Sektor Mana Saja yang Sudah Menggunakan Sistem Pintar Ini?

Baru sekitar 20 hingga 30 persen wilayah Penajam Paser Utara yang sistem layanannya terhubung secara digital. Integrasi ini berjalan aktif di sektor kesehatan masyarakat, administrasi kependudukan, hingga sistem pendidikan sekolah. Layanan di tempat-tempat tersebut terus dipoles agar masyarakat bisa mengurus dokumen dengan mudah tanpa hambatan.

"Itu kalau ya kalau smart city saya kira itu ee cita-cita ya. Artinya bahwa smart city ini memang memenuhilah untuk Kabupaten Penajam Paser Utara, apalagi kita berada di tetangga IKN. Nah itu jadi memang ya agak terkoreksilah, terkoreksi untuk target-target tertentu yang tadinya kita selesai di 2028 kita smart city kita bayi begitu ya, mungkin ya kita koreksi ya. Ee mungkin tidak mungkin berapa persen yang dapat kita laksanakan, terutama mungkin target-target di desa-desa itu mungkin bisa diimplementasikan. Tapi kalau beberapa lokasi-lokasi dan titik titik-titik tertentu yang ditargetkan, mungkin belum dapat kita lakukan."

Adi Rianto, Plt. Kepala Bapelitbang PPU

Baca Juga: Anggaran Bankeu 2026 Turun, PPU Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur Jalan Gerbang Madani.

Bagaimana Solusi Pemerintah Mengatasi Hambatan Dana yang Terbatas?

Bapelitbang Penajam Paser Utara mengambil langkah taktis dengan membangun komunikasi intensif bersama Otorita IKN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kolaborasi ini bertujuan untuk membuka akses bantuan pendanaan baru serta dukungan teknis dari pusat. Melalui sinergi kuat ini, diharapkan hambatan biaya bisa segera teratasi.

Langkah Strategis Percepatan Layanan Digital:

  1. Fokus Sektor Dasar: Mengutamakan penguatan digitalisasi pada sektor puskesmas, sekolah, dan kantor desa.

  2. Sinergi Lintas Sektor: Menggandeng Otorita IKN untuk transfer teknologi penunjang kota pintar.

  3. Pengajuan Anggaran: Mengakses dana bantuan dari pemerintah provinsi untuk area penyangga.

Poin Penting:

Insight redaksi: Membangun kota pintar di daerah penyangga sekelas Penajam Paser Utara memang bukan perkara gampang yang bisa selesai dalam semalam. Kendala dana daerah yang terbatas mengharuskan pemerintah lokal tidak gengsi untuk meminta sokongan penuh dari Otorita IKN. Penajam Paser Utara harus bisa memanfaatkan momentum kedekatan geografis ini agar tidak sekadar menjadi penonton di rumah sendiri, nah itu sudah.

Biar ikam tidak kuper soal perkembangan teknologi di sekitar kita, rekomendasi dari kami buat kawalan sekalian adalah mulai membiasakan diri menggunakan platform digital yang sudah disiapkan pemerintah setempat. Yuk, bagikan artikel ini ke kawalan ikam supaya banyak yang semakin paham dan melek digital. Pantau terus perkembangan wilayah sekitar kita agar tidak ketinggalan tren masa depan, selalu Update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Sektor apa saja yang saat ini sudah menerapkan sistem digital di Penajam Paser Utara?

Sistem digital sudah diterapkan secara bertahap pada sektor kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan.

2. Berapa persen wilayah Penajam Paser Utara yang sudah terjangkau program kota pintar?

Saat ini baru sekitar 20 hingga 30 persen wilayah yang menerapkan konsep tersebut.

3. Apa kendala utama yang membuat target kota pintar tahun 2028 diubah?

Kendala utama yang dihadapi pemerintah daerah adalah keterbatasan anggaran untuk mendanai proyek secara menyeluruh.

4. Siapa yang digandeng oleh pemerintah daerah untuk mempercepat proyek digital ini?

Pemerintah daerah berkoordinasi dengan Otorita IKN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk bantuan teknis dan anggaran.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Adi Rianto #Bapelitbang PPU #penajam paser utara