Durasi Baca: 4 menit
Topik: Rencana Kawasan Perikanan Terpadu PPU Gabungkan Wisata Kuliner dan UMKM Nelayan
Balikpapan TV - Hai Ces! Kabupaten Penajam Paser Utara atau PPU mulai menyiapkan konsep kawasan perikanan terpadu yang bukan cuma fokus pada aktivitas nelayan, tapi juga diarahkan jadi destinasi wisata berbasis hasil laut. Dinas Perikanan PPU menyebut kawasan ini nantinya bakal dilengkapi fasilitas penunjang nelayan hingga area wisata kuliner dan UMKM untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Bukan sekadar tempat bongkar ikan biasa, konsep yang lagi disiapkan ini menarik karena menggabungkan aktivitas perikanan tangkap dengan ruang usaha warga.
Penasaran kenapa kawasan ini dianggap punya potensi besar untuk PPU? Simak sampai habis nah, karena ada banyak sisi menarik yang mulai disorot masyarakat Ces!
Baca Juga: Penataan Ruang Hijau Stadion Panglima Sentik PPU Mulai Digarap, Warga Diajak Ikut Peduli.
Apa yang disiapkan dalam kawasan perikanan terpadu PPU ini?
Dinas Perikanan PPU menyiapkan kawasan yang terintegrasi dari hulu sampai aktivitas penjualan hasil laut. Nantinya akan ada tempat pendaratan ikan, tempat pelelangan ikan, bengkel nelayan, cold storage, sampai pabrik es untuk mendukung aktivitas nelayan sehari-hari.
Konsep seperti ini dianggap penting karena nelayan kada cuma butuh tempat melaut, tapi juga fasilitas penyimpanan dan distribusi hasil tangkapan. Dengan sistem terpadu, aktivitas perikanan diharapkan jadi lebih tertata dan produktif, Ces!
Kenapa kawasan ini dipadukan dengan wisata kuliner laut?
Pemerintah daerah melihat sektor perikanan punya peluang berkembang kada hanya dari hasil tangkapan, tapi juga dari aktivitas ekonomi turunannya. Karena itu, kawasan tersebut disiapkan sekaligus menjadi lokasi wisata kuliner berbasis hasil laut dan ruang usaha UMKM masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan konsep ini memang dirancang agar memberi nilai tambah bagi warga sekitar.
“Konsepnya bukan hanya kawasan perikanan tangkap, tetapi juga dipadukan dengan wisata kuliner dan UMKM agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Andi Trasodiharto.
Nah, dari sini terlihat kalau arah pengembangannya kada cuma soal ikan datang lalu dijual. Ada target ekonomi baru yang ingin dibangun di kawasan pesisir PPU, Ces!
Baca Juga: Larangan Kepsek di PPU Lewati 8 Tahun Jabatan, Pemda Siapkan Penertiban.
Bagaimana proses pembangunan tempat pelelangan ikan di kawasan itu?
Saat ini pemerintah daerah masih menunggu hasil survei terkait pengusulan pembangunan tempat pelelangan ikan atau TPI di kawasan tersebut. Pendampingan bersama kementerian terkait juga sudah dilakukan untuk mendukung proses pengusulan itu.
Menurut Andi Trasodiharto, tahapan tersebut jadi bagian penting sebelum pembangunan berjalan lebih jauh. Pemerintah daerah ingin memastikan fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar sesuai kebutuhan sektor perikanan di PPU.
“Untuk pengusulan tempat pelelangan ikan sudah dilakukan pendampingan bersama kementerian dan saat ini masih menunggu hasil survei,” tambahnya. Prosesnya memang bertahap pang, tapi arah pengembangannya sudah mulai terlihat jelas, Ces!
Apa dampaknya bagi nelayan dan UMKM di PPU?
Jika kawasan ini terealisasi, aktivitas nelayan diperkirakan bisa jadi lebih efisien karena fasilitas pendukung tersedia dalam satu kawasan. Kehadiran cold storage dan pabrik es misalnya, bisa membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sebelum dipasarkan.
Di sisi lain, UMKM kuliner hasil laut juga punya peluang ikut berkembang. Wisatawan yang datang kada hanya menikmati suasana pesisir, tapi juga bisa membeli olahan seafood lokal yang dikelola masyarakat sekitar. Nah, peluang ekonomi seperti ini yang mulai dilirik pemerintah daerah.
Baca Juga: Goa Love dan Gunung Parung Sepaku Jadi Magnet Wisata Baru Kawasan IKN
Bisakah kawasan ini jadi destinasi wisata baru di PPU?
Pemerintah Kabupaten PPU berharap kawasan perikanan terpadu ini nantinya kada cuma mendukung sektor perikanan tangkap, tapi juga menjadi daya tarik wisata baru di wilayah tersebut. Konsep wisata berbasis aktivitas nelayan dinilai punya daya tarik tersendiri karena menghadirkan pengalaman yang dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Kalau pengembangannya berjalan sesuai rencana, kawasan ini bisa jadi ruang baru bagi warga untuk menikmati kuliner laut sekaligus melihat aktivitas perikanan secara langsung. Kadada yang menyangkal, potensi kawasan pesisir PPU memang mulai dilirik dari banyak sisi, Ces!
Poin Penting:
- Dinas Perikanan PPU menyiapkan kawasan perikanan terpadu berbasis nelayan dan wisata kuliner.
- Kawasan akan dilengkapi tempat pendaratan ikan, TPI, cold storage, bengkel nelayan, dan pabrik es.
- Pemerintah daerah sudah melakukan pendampingan pengusulan pembangunan TPI bersama kementerian terkait.
- Konsep ini diarahkan membuka peluang ekonomi baru bagi nelayan dan UMKM masyarakat pesisir.
- Kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru di Penajam Paser Utara.
Insight: Pengembangan kawasan perikanan terpadu di PPU ini menarik karena fokusnya kada cuma mengejar fasilitas fisik, tapi juga mencoba menghubungkan ekonomi nelayan dengan wisata lokal. Model seperti ini bisa bikin kawasan pesisir terasa hidup sepanjang hari, bukan hanya ramai saat kapal datang. Tantangannya tentu ada di pengelolaan dan kesinambungan aktivitas UMKM. Kalau konsisten, kawasan ini bisa jadi identitas baru pesisir PPU. Nah, potensi laut daerah sendiri memang sayang kalau cuma berhenti di hasil tangkapan pang, Ces!
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak warga yang paham arah pengembangan kawasan pesisir di PPU.
Ikuti terus perkembangan kawasan perikanan dan wisata terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ:
- Apa tujuan pembangunan kawasan perikanan terpadu di PPU?
Tujuannya untuk mendukung sektor perikanan tangkap sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui wisata kuliner dan UMKM. - Fasilitas apa saja yang direncanakan di kawasan tersebut?
Akan ada tempat pendaratan ikan, tempat pelelangan ikan, bengkel nelayan, cold storage, dan pabrik es. - Apakah pembangunan tempat pelelangan ikan sudah dimulai?
Saat ini masih dalam tahap pengusulan dan menunggu hasil survei setelah pendampingan bersama kementerian terkait. - Apa manfaat kawasan ini bagi masyarakat pesisir?
Kawasan ini diharapkan meningkatkan produktivitas nelayan dan memberi peluang usaha baru bagi UMKM kuliner hasil laut.
Editor : Arya Kusuma