Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kelulusan Perdana SD Sekolah Alam BIS Tahun 2026, Pendidikan Berbasis Alam dan Islam Yang Tumbuh di Penajam Paser Utara

Arya Kusuma • Selasa, 3 Februari 2026 | 09:03 WIB

Sekolah Alam BIS PPU sebagai simbol pendidikan berbasis lingkungan.
Sekolah Alam BIS PPU sebagai simbol pendidikan berbasis lingkungan.

Ikhtisar: Sekolah Alam BIS PPU menorehkan sejarah 2026 dengan meluluskan angkatan SD pertama berbasis alam dan nilai keislaman.

Balikpapan TV - Hai Cess! Penajam Paser Utara kembali mencatat momen penting di dunia pendidikan. Sekolah Alam Borneo Islamic School atau BIS resmi meluluskan siswa Sekolah Dasar untuk pertama kalinya sejak berdiri. Tahun 2026 menjadi penanda langkah awal yang berarti bagi sekolah berbasis alam dan nilai keislaman ini.

Tonggak sejarah ini terjadi di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Meski jumlah lulusan kelas enam hanya empat siswa, capaian ini menunjukkan konsistensi perjalanan Sekolah Alam BIS sejak menerima murid SD pada tahun ajaran 2020. Penasaran bagaimana konsep belajar alam ini berjalan dan memberi dampak nyata? Ikuti terus sampai tuntas Cess!

Apa arti kelulusan perdana SD bagi Sekolah Alam BIS PPU?

Kelulusan perdana ini menjadi bukti perjalanan panjang Sekolah Alam BIS sejak berdiri pada 2019. Dari nol hingga akhirnya melepas lulusan SD, proses tersebut mencerminkan keseriusan pengelola dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan dan sesuai aturan Dinas Pendidikan.

Jumlah lulusan memang masih terbatas. Namun, total peserta didik SD dari kelas satu sampai enam telah mencapai 50 siswa. Angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tumbuh perlahan namun stabil terhadap konsep pendidikan berbasis alam di PPU.

Bagi dunia pendidikan lokal, kelulusan ini menandai hadirnya alternatif pembelajaran yang berbeda. Sekolah Alam BIS tidak hanya bicara capaian akademik, tapi juga proses panjang pembentukan karakter sejak usia dini, nah’ itu sudah terlihat dari konsistensi perjalanan sekolah ini Cess.

Kepala Sekolah Alam BIS PPU, Siti Indrieani, Kegiatan market day sebagai bagian pembelajaran kontekstual.
Kepala Sekolah Alam BIS PPU, Siti Indrieani, Kegiatan market day sebagai bagian pembelajaran kontekstual.

Bagaimana konsep tiga kurikulum diterapkan di Sekolah Alam BIS?

Sekolah Alam BIS berada di bawah naungan yayasan dan tetap mengikuti ketentuan Dinas Pendidikan. Dalam praktiknya, sekolah ini menggabungkan tiga kurikulum sekaligus, yakni kurikulum nasional, kurikulum alam, dan kurikulum Islam.

Kurikulum nasional memastikan siswa tetap memenuhi standar pendidikan formal. Sementara kurikulum alam memberi ruang belajar kontekstual, memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar langsung. Kurikulum Islam melengkapi proses tersebut dengan penguatan nilai dan pembiasaan ibadah.

Perpaduan ini dirancang agar saling menguatkan, bukan saling menutup. Dengan pendekatan tersebut, siswa belajar memahami pelajaran sekaligus realitas di sekitar. Ya’kalo melihat cara ini, pahamlah ikam kenapa sekolah alam punya daya tarik tersendiri di mata orang tua bubuhan PPU.

Baca Juga: Cara Rasional Menghadapi Ular yang Masuk di Dalam Rumah

Mengapa pembelajaran berbasis alam menjadi ciri khas BIS?

Kepala Sekolah Alam BIS PPU, Siti Indrieani, menegaskan bahwa pembelajaran kontekstual menjadi pembeda utama.
“Pembelajaran di Sekolah Alam BIS kami rancang agar siswa belajar secara langsung dari lingkungan sekitarnya, sehingga lebih kontekstual dan bermakna,” ujar Siti Indrieani.

Belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Alam sekitar menjadi ruang eksplorasi, tempat siswa memahami konsep secara nyata. Metode ini membantu siswa mengaitkan teori dengan praktik sehari-hari.

Pendekatan seperti ini juga mendorong rasa ingin tahu dan kepedulian lingkungan. Anak-anak tidak sekadar menerima materi, tapi mengalami proses belajar itu sendiri. Di sinilah nilai kontekstual terasa hidup dan dekat dengan keseharian siswa Cess.

Kegiatan apa saja yang mendukung pembentukan karakter siswa BIS?

Selain pembelajaran kelas dan alam terbuka, Sekolah Alam BIS melengkapi proses pendidikan dengan kegiatan luar ruang. Outbound menjadi sarana melatih kerja sama dan kemandirian siswa sejak dini.

Kegiatan market day mengajarkan tanggung jawab, keberanian, serta pemahaman sederhana tentang aktivitas ekonomi. Sementara pembelajaran tahsin dan tahfiz Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam penguatan nilai keislaman siswa.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, sekolah berharap mencetak lulusan yang seimbang. Unggul akademik, berkarakter, mandiri, serta peduli lingkungan dan nilai Islam. Pendekatan ini menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk melangkah ke jenjang berikutnya, pahamlah ikam Cess.

Insight: Kelulusan perdana SD Sekolah Alam BIS PPU bukan sekadar seremoni akademik. Momen ini mencerminkan keberhasilan model pendidikan alternatif yang memadukan standar nasional, pembelajaran alam, dan nilai keislaman. Bagi pembaca, kisah ini memberi gambaran bahwa pendidikan kontekstual mampu tumbuh dan relevan di daerah, sekaligus membuka pilihan baru bagi keluarga yang menginginkan pendidikan bermakna sejak dini.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang paham perkembangan pendidikan lokal Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

  1. Kapan Sekolah Alam Borneo Islamic School (BIS) mulai menerima siswa jenjang SD?
    Sekolah Alam BIS mulai menerima murid jenjang Sekolah Dasar pada tahun ajaran 2020 setelah berdiri pada 2019.

  2. Apa yang membuat pembelajaran di Sekolah Alam BIS berbeda dari sekolah lain?
    Pembelajaran di Sekolah Alam BIS menekankan pendekatan kontekstual yang langsung bersentuhan dengan alam, dipadukan dengan kurikulum nasional dan nilai-nilai Islam.

  3. Berapa jumlah siswa SD dan lulusan perdana Sekolah Alam BIS pada 2026?
    Pada 2026, jumlah lulusan kelas enam tercatat empat siswa, dengan total keseluruhan peserta didik SD dari kelas satu hingga enam mencapai 50 siswa.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Pendidikan Berbasis Alam #kurikulum Islam #Sekolah Alam BIS #penajam paser utara