Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp 750 Miliar, Jembatan Terpanjang di Kalimantan Masuk Tahap Penting, Ini Detailnya

Arya Kusuma • Selasa, 23 Desember 2025 | 12:21 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Ambisi besar menyambungkan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru lewat Jembatan Pulau Laut dipastikan terus melaju. Proyek strategis di Kalimantan Selatan ini sudah memasuki babak penting setelah Dinas PUPR Kalsel menuntaskan proses lelang dan menetapkan kontraktor pelaksana. Dua BUMN konstruksi besar dipercaya menggarap masing-masing sisi jembatan, dengan dukungan anggaran kolaboratif lintas pemerintah daerah.

Penasaran sejauh apa kesiapan proyek yang digadang-gadang bakal jadi jembatan terpanjang di Kalimantan ini? Jangan buru-buru beralih, simak detailnya sampai habis, karena di balik angka dan struktur, ada dampak besar bagi konektivitas dan ekonomi pesisir Kalsel, Cess!

Siapa saja yang mengerjakan lanjutan proyek Jembatan Pulau Laut ini?

Pengerjaan lanjutan Jembatan Pulau Laut dibagi jelas di dua sisi wilayah. Untuk sisi Kabupaten Tanah Bumbu, proyek dipercayakan kepada PT Pembangunan Perumahan (PP) dengan nilai kontrak sebesar Rp 290 miliar. Sementara sisi Kabupaten Kotabaru digarap oleh PT Hutama Karya dengan nilai kontrak mencapai Rp 424,2 miliar.

Penetapan kontraktor ini dilakukan setelah proses lelang rampung dan menjadi penanda bahwa proyek strategis tersebut benar-benar berjalan, bukan sekadar wacana. Dua BUMN ini dikenal berpengalaman di sektor konstruksi infrastruktur besar, sehingga diharapkan mampu menjaga kualitas dan ketepatan waktu.

Hutama Karya juga berperan sebagai pemimpin konsorsium dan telah menandatangani kontrak resmi. Komitmen yang dibawa mencakup profesionalisme tinggi, standar keselamatan kerja ketat, serta fokus pada mutu struktur. Nah’ itu sudah, gambaran awalnya jelas, pahamlah ikam.

Baca Juga: Bakso Mercon Isi Mozzarella, Perpaduan Pedas dan Keju yang Menggoda Lidah

Bagaimana skema pendanaan proyek strategis ini disiapkan?

Pendanaan Jembatan Pulau Laut menggunakan skema kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemkab Tanah Bumbu, dan Pemkab Kotabaru. Untuk tahun ini, total pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 750 miliar.

Kontribusi terbesar berasal dari Pemprov Kalsel senilai Rp 550 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibanding alokasi tahun 2024 yang berada di kisaran Rp 300 miliar. Kenaikan tersebut menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah provinsi dalam mendorong konektivitas wilayah pesisir.

Sementara itu, Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Kotabaru masing-masing menyumbang dana pendamping sebesar Rp 100 miliar. Skema gotong royong anggaran ini mencerminkan kepentingan bersama antarwilayah. Ya’kalo dilihat, sinerginya sudah kelihatan, pahamlah ikam.

Seperti apa detail desain dan dimensi Jembatan Pulau Laut?

Saat ini, pembangunan masih terkonsentrasi pada tahap bentang pendekat dengan penyesuaian desain awal setinggi 30 meter. Untuk sisi Batulicin, jembatan pendekat menggunakan Box Girder sepanjang 950 meter dengan lebar 24 meter.

Di sisi Kotabaru, panjang jembatan pendekat mencapai 1.950 meter dengan lebar yang sama, yakni 24 meter. Selain itu, jembatan penghubung tipe Pile Slab dibangun di masing-masing sisi, Batulicin dan Kotabaru, sepanjang 75 meter dengan lebar 24 meter.

Tak hanya itu, turut dibangun jalan pendekat. Arah Batulicin sepanjang 1.500 meter, sementara arah Kotabaru sepanjang 1.250 meter, keduanya dengan lebar jalan 24 meter. Semua dimensi ini dirancang untuk mendukung akses darat yang andal dan aman, Cess.

Apa dampak yang diharapkan dari kehadiran jembatan ini?

Jembatan Pulau Laut dirancang dengan struktur cable stayed sepanjang lebih dari satu kilometer. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi akses darat yang memperlancar arus logistik antarwilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Dengan konektivitas yang semakin kuat, proyek ini digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat pesisir Kalimantan Selatan. Distribusi barang dan mobilitas orang diharapkan berjalan lebih efisien dan terintegrasi.

Selain aspek ekonomi, manfaat nyata juga diharapkan dirasakan langsung oleh masyarakat lokal. Infrastruktur ini diposisikan sebagai pendorong percepatan pembangunan daerah, sejalan dengan komitmen kontraktor yang menekankan kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja. Bagikan jua info ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham, Cess.

Ikhtisar Singkat
Proyek Jembatan Pulau Laut terus berlanjut dengan kontraktor resmi, pendanaan kolaboratif, dan desain infrastruktur berskala besar. Dari pembagian pengerjaan, skema anggaran, hingga detail struktur, semuanya menunjukkan keseriusan pembangunan konektivitas pesisir Kalsel. Bagikan artikel ini ke kekawalan ikam biar informasi penting ini makin luas manfaatnya.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ
Apa itu Jembatan Pulau Laut?
Jembatan Pulau Laut adalah proyek penghubung darat antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru di Kalimantan Selatan.

Siapa kontraktor yang mengerjakan proyek ini?
Pengerjaan dibagi dua, sisi Tanah Bumbu oleh PT Pembangunan Perumahan dan sisi Kotabaru oleh PT Hutama Karya.

Berapa total anggaran yang disiapkan tahun ini?
Total pagu anggaran mencapai Rp 750 miliar dari Pemprov Kalsel serta dua pemerintah kabupaten.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Jembatan Pulau Laut dengan bentang pendekat dan aktivitas konstruksi, simbol konektivitas baru Kalsel yang dinanti, Cess.
Jembatan Pulau Laut dengan bentang pendekat dan aktivitas konstruksi, simbol konektivitas baru Kalsel yang dinanti, Cess.

Editor : Arya Kusuma
#Kabupaten Tanah Bumbu #kabupaten kotabaru #hutama karya #Dinas PUPR Kalsel #Jembatan Pulau Laut