Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kebakaran Besar Menghantam Pasar Sabtu Long Kali, 9 Bangunan Hangus Dalam Sekejap

Rizkiyan Akbar • Kamis, 4 Desember 2025 | 14:59 WIB

Suasana kebakaran yang melanda kawasan Pasar Sabtu, Long Kali, Kabupaten Paser, Rabu (3 Desember 2025).
Suasana kebakaran yang melanda kawasan Pasar Sabtu, Long Kali, Kabupaten Paser, Rabu (3 Desember 2025).

Balikpapan TV - Kamis, 4 Desember 2025, Hai Cess! Pemukiman di kawasan Pasar Sabtu, Long Kali, Kabupaten Paser, mendadak mencekam setelah kobaran api membumbung pada Rabu malam (3 Desember 2025).

Rumah-rumah warga yang berdempetan langsung tersambar, membuat penduduk sekitar RT 016 berlarian menyelamatkan diri. Selain itu, angin malam yang cukup kencang mempercepat laju api, memperkecil waktu bagi warga untuk mengamankan keluarga dan harta benda.

Penasaran bagaimana kronologi dan dugaan penyebab kebakaran ini? Yuk, lanjut baca artikel ini sampai tuntas, Cess!

Bagaimana awal mula kebakaran di Long Kali bisa terjadi

Kejadian bermula sekitar pukul 19.20 Wita ketika seorang warga berinisial J sedang beristirahat di rumahnya. Letaknya tepat di sebelah rumah milik warga berinisial S, yang saat itu sedang kosong.

Sekitar pukul 19.20 Wita, J merasakan hawa panas dari rumah S. Ketika ia menengok keluar, terlihat asap mengepul dan api menjilat salah satu kamar rumah yang berdinding tripleks dan kayu tersebut. 

J langsung berteriak meminta pertolongan, mengamankan keluarganya, dan mencoba memadamkan api menggunakan air seadanya. Namun, kencangnya angin malam membuat api semakin besar dan mulai merembet ke rumah-rumah lain yang berdempetan.

Dalam waktu singkat ia hanya mampu menyelamatkan dua motor, satu truk, dan sejumlah surat berharga.

Baca Juga: Pasar Senaken Tambah 100 Lapak Baru, Ternyata Pedagang Ini yang Diprioritaskan!

Apa yang membuat api cepat menyebar di kawasan Pasar Sabtu di Long Kali?

Api membesar bukan semata-mata karena sumber awalnya besar, tapi karena kondisi lingkungan yang sangat mendukung penyebaran. Sebagian besar bangunan di RT 016 masih menggunakan material kayu, membuatnya mudah terbakar.

Jarak antarbangunan pun berdekatan, sehingga hanya butuh hitungan detik sampai api menyambar rumah lain. Pola penyebaran api pun tidak teratur, mengikuti arah angin malam yang bertiup cukup intens.

Kondisi inilah yang membuat warga semakin panik. Mereka berusaha menyelamatkan barang-barang penting sambil berkoordinasi seadanya.

Beberapa warga mencoba membantu memadamkan dengan ember dan air rumah tangga, namun api terlanjur memuncak. Pada momen ini, titik kritis terlihat jelas: tanpa penanganan cepat, jalur api bisa meluas ke area yang lebih besar.

Bagaimana respon pemadam kebakaran dan aparat gabungan di lokasi

Sekitar pukul 19.30 Wita, Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Long Kali, personel Polsek, dan Koramil langsung berada di lokasi. Mereka mengatur pembagian tugas, memastikan jalur pemadaman tidak terhambat warga yang masih mengungsi.

Tak lama kemudian, bantuan datang dari Damkar Kecamatan Babulu dan Long Ikis. Total enam unit mobil damkar, satu mobil relawan, dan satu unit mobil PLN ikut menangani insiden ini.

Koordinasi di lapangan berlangsung intens. Petugas fokus memutus lajur api sekaligus memastikan tidak ada warga terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 Wita—dua jam setelah kobaran pertama terlihat. Proses pendinginan baru selesai pukul 21.40 Wita. Upaya ini menjadi gambaran kompaknya bubuhan Long Kali bersama aparat.

Apa saja bangunan yang terdampak dan berapa besar kerugian materinya

Pendataan awal menunjukkan tujuh rumah warga dan dua bangunan walet hangus terbakar. Estimasi kerugian mencapai Rp500 juta. Kerangka bangunan yang tersisa menunjukkan betapa cepatnya api melahap material kayu.

Bagi sebagian warga, kehilangan rumah berarti kehilangan tempat usaha sekaligus ruang keluarga. Meskipun begitu, kabar baiknya adalah tidak ada korban jiwa.

Bagi bubuhan Long Kali, angka kerugian materi ini bukan hanya soal nilai uang, tapi juga memori dan aktivitas harian yang hilang dalam hitungan jam.

Banyak warga yang kini harus menata ulang hidup, mengungsi sementara, dan menunggu tindak lanjut dari pihak terkait. Meski begitu, solidaritas warga terlihat sangat kuat sejak malam kejadian hingga beberapa jam berikutnya.

Baca Juga: Tugu Burung Tiung di Paser Bakal Berubah Total, Fasilitas Baru Ini Bakal Jadi Favorit Warga!

Apa dugaan penyebab kebakaran menurut penyelidikan awal

Hasil penyelidikan awal menduga sumber api berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar rumah milik S. Material tripleks dan kayu yang mudah terbakar membuat api langsung membesar dalam waktu singkat.

Pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti berupa sisa kayu dan bagian pondasi rumah untuk penyidikan lanjutan.

Petugas juga memeriksa beberapa saksi, termasuk J yang pertama melihat kobaran api. Proses penyelidikan ini penting untuk memastikan tidak ada faktor lain yang terlibat serta menjadi dasar upaya pencegahan insiden serupa.

Bagi warga, ini menjadi pengingat penting untuk lebih memperhatikan instalasi listrik rumah masing-masing, terutama yang menggunakan material yang sensitif terhadap panas.

Kebakaran di Long Kali menjadi pengingat bahwa musibah bisa datang kapan saja, terlebih ketika lingkungan memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran api.

Dari kronologi, upaya pemadaman, hingga hasil pendataan, semuanya menggambarkan betapa cepatnya api menghabiskan bangunan warga.

Kalau kamu merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang waspada dan paham cara menghadapi kondisi darurat Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

1. Apa penyebab utama kebakaran di Long Kali

Berdasarkan penyelidikan awal, dugaan sementara adalah korsleting listrik dari salah satu kamar rumah Sariyan.

2. Berapa jumlah bangunan yang terdampak

Total tujuh rumah warga dan dua bangunan walet hangus terbakar.

3. Adakah korban jiwa dalam peristiwa ini

Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#rumah #paser #Pasar Sabtu #Long kali #kebakaran