Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kebakaran Hebat di RT 016 Pasar Sabtu Long Kali, Upaya Damkar Jinakkan Api Besar di Kawasan Padat

Arya Kusuma • Kamis, 4 Desember 2025 | 08:34 WIB

Kobaran api besar di kawasan Pasar Sabtu Long Kali dengan visual dramatis aksi pemadaman Api.
Kobaran api besar di kawasan Pasar Sabtu Long Kali dengan visual dramatis aksi pemadaman Api.

Balikpapan TV - Kamis, 4 Desember 2025, Hai Cess! Warga Long Kali Kabupaten Paser dikejutkan peristiwa memilukan ketika kobaran api membumbung tinggi di kawasan Pasar Sabtu, Rabu malam 3 Desember 2025. Api yang muncul mendadak dari rumah-rumah berdempetan itu membuat bubuhan warga hanya punya sedikit waktu untuk menyelamatkan diri. Situasi tambah kacau saat angin malam berembus kencang, membuat api seperti melompat dari satu bangunan ke bangunan lain.

Seketika, Pasar Sabtu berubah menjadi titik kepanikan massal. Namun justru di tengah kepanikan itu, banyak aksi spontan penuh keberanian muncul dari warga yang mencoba mempertahankan apa pun yang bisa diselamatkan Cess.

Terjadi apa di Pasar Sabtu malam itu Cess

Kejadian bermula sekitar pukul 19.20 Wita saat seorang warga bernama Jaka sedang beristirahat di rumahnya yang berdempetan dengan rumah Sariyan. Ia tiba-tiba merasakan hawa panas yang tidak biasa. Dalam naluri cepat, Jaka mengecek sumber panas itu dan melihat kepulan asap serta api dari salah satu kamar rumah Sariyan yang berbahan kayu dan tripleks. Api kecil itu langsung terlihat berpotensi menyebar cepat karena material bangunan sangat mudah terbakar.

Melihat rumah Sariyan kosong dan potensi bahaya makin besar, Jaka langsung berteriak meminta bantuan warga. Ia mengamankan keluarganya, lalu berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Namun tiupan angin malam justru membuat api menjalar lebih cepat. Dalam hitungan menit, api terlanjur membesar dan tak mungkin dipadamkan tanpa alat khusus.

Baca Juga: Transformasi Teknologi PPU Layanan Publik hingga Sekolah Digital Melaju Cepat

Bagaimana aksi cepat warga ketika api mulai membesar Cess

Begitu teriakan Jaka terdengar, warga di sekitar RT 016 berhamburan keluar rumah. Ada yang mengarahkan ember, ada yang menyelamatkan barang, ada pula yang langsung memanggil damkar. Situasi berubah seperti adegan evakuasi besar-besaran. Jaka sendiri masih sempat menyelamatkan dua motor, satu truk, dan sejumlah surat berharga sebelum akhirnya ikut mengungsi bersama bubuhan warga lain.

Dalam kondisi seperti itu, koordinasi warga berjalan spontan. Mereka bergerak sesuai naluri dan pengalaman. Banyak rumah di Long Kali memang berdiri berdempetan dan sebagian besar masih menggunakan kayu, sehingga setiap kebakaran terasa seperti berpacu dengan waktu. “Saat dicek, ia melihat kepulan asap dan api dari salah satu kamar yang terbuat dari tripleks dan kayu,” jelas Kapolsek Long Kali Ipda Bambang Sasmito, Kamis 4 Desember 2025.

Seberapa cepat api merembet di permukiman tersebut Cess

Material rumah yang sebagian besar berupa kayu membuat kobaran api mudah memanjat dinding dan atap. Jarak antarbangunan yang sempit memperburuk situasi karena percikan bara langsung menyalakan bangunan lain dalam waktu singkat. Angin dari arah pasar membuat api seperti mendapat dorongan tambahan.

Dalam kondisi begini, warga hanya bisa berfokus pada dua hal: keselamatan keluarga dan penyelamatan barang prioritas. Meski begitu, beberapa warga tetap memilih bertahan sebentar untuk membantu tetangga lain sebelum akhirnya mundur dari titik api. Gerak cepat ini mencegah potensi korban jiwa, sebuah keberuntungan besar di tengah situasi mencekam tersebut Cess.

Seberapa besar upaya pemadaman hingga api dapat ditaklukkan Cess

Tak lama setelah laporan masuk, Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Long Kali tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 Wita. Mereka dibantu personel Polsek dan Koramil, lalu menyusun jalur pemadaman dari dua sisi permukiman. Kerja sama antarinstansi berlangsung cepat meski kondisi lapangan penuh hambatan.
Bantuan tambahan datang dari Damkar Babulu dan Long Ikis, mengerahkan total enam unit mobil damkar, satu mobil relawan, dan satu unit mobil PLN. Setelah lebih dari satu jam bertarung melawan kobaran api yang menjalar liar, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 Wita. Proses pendinginan dilanjutkan hingga 21.40 Wita untuk memastikan tidak ada bara tersisa.

Apa hasil pendataan dan dugaan awal penyebab kebakaran Cess

Pendataan sementara menunjukkan tujuh rumah warga hangus terbakar bersama dua bangunan walet. Kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Meski banyak harta benda hilang, syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga yang terdampak pun mulai ditangani pihak berwenang untuk kebutuhan darurat.

Dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar rumah Sariyan. Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sisa kayu yang terbakar dan bagian pondasi rumah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka juga sudah memeriksa saksi-saksi pada malam itu untuk memastikan kronologi kejadian jelas dan akurat Cess.

Singkat cerita, kebakaran di Pasar Sabtu menunjukkan betapa rentannya permukiman padat terhadap risiko api, terutama di area dengan material kayu dan jarak rumah sangat rapat. Peristiwa ini juga menunjukkan solidaritas bubuhan warga Long Kali yang saling bantu saat situasi serba mendesak.

Jika artikel ini bermanfaat, bantu sebarkan agar makin banyak warga lebih waspada dan teredukasi tentang potensi bahaya korsleting listrik Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

Apa penyebab utama kebakaran di Long Kali
Dugaan awal berasal dari korsleting listrik pada salah satu kamar di rumah warga.

Berapa kerugian material akibat kebakaran ini
Pendataan sementara mencatat kerugian sekitar Rp500 juta.

Apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini
Tidak ada korban jiwa. Warga berhasil menyelamatkan diri tepat waktu.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#Pasar Sabtu #Long kali #Kebakaran Rumah Kayu #pemadam kebakaran