Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Dua Tersangka Pencuri Kabel Proyek MBG Ditangkap Tanpa Perlawanan

AdminBTV • Selasa, 25 November 2025 | 16:18 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti pencurian kabel proyek MBG PPU — visual dramatis yang menegaskan keseriusan kasus.
Petugas menunjukkan barang bukti pencurian kabel proyek MBG PPU — visual dramatis yang menegaskan keseriusan kasus.

Balikpapan TV - Hai Cess! Pembangunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Penajam Paser Utara sempat terusik ulah dua pencuri kabel yang beraksi dini hari. Keduanya, JH (41) dan SW (39), akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Penajam Paser Utara setelah rangkaian pencurian misterius terjadi di dua lokasi proyek MBG—Gunung Seteleng dan kawasan Nipah–Nipah.

Pencurian kabel listrik hingga lampu sorot menimbulkan kerugian sekitar Rp 7 juta dan membuat pekerja proyek dibuat repot sejak 19 Oktober hingga 15 November 2025.

Yang bikin heboh, aksi ini bukan satu-dua kali. Polisi mengungkap kedua pelaku sudah beraksi di lima titik berbeda, dan semuanya dilakukan diam-diam saat wilayah masih senyap. Yuk lanjut baca, karena kasus ini memberi gambaran bagaimana keamanan infrastruktur publik tetap harus jadi prioritas.

Apa yang sebenarnya terjadi di proyek MBG hingga memicu keresahan?

Pencurian terungkap ketika pekerja datang pagi hari dan mendapati lima roll kabel listrik raib di proyek MBG Gunung Seteleng. Aksi yang sama muncul lagi di proyek Nipah–Nipah, disertai hilangnya dua lampu sorot tambahan. Situasi ini bikin tim lapangan waswas karena proyek MBG bersentuhan dengan pelayanan masyarakat.

Peristiwa itu memicu kewaspadaan tinggi. Para pekerja sempat menduga pelaku memahami situasi lapangan karena tahu kapan area benar-benar sepi. Kondisi ini membuat ritme pekerjaan ikut terganggu.

Bagaimana polisi menelusuri aksi pencurian yang dilakukan dini hari?

Unit Tipidum Satreskrim langsung menggelar pemeriksaan saksi, analisa lokasi kejadian, sampai gelar perkara internal. Pendekatan ini membantu memetakan pola pencurian dan mengerucutkan daftar pelaku potensial.

Sesudah proses itu, identitas JH dan SW mulai terlihat jelas. Penangkapan dilakukan cepat dan tanpa perlawanan. Keduanya dinilai cukup lihai memilih waktu paling sunyi untuk beraksi.

Baca Juga: Waduk Sesulu Penajam Paser Utara Hari Ini: Antara Keindahan, Harapan, dan Tantangan Lingkungan

Apa temuan penting dari barang bukti yang disita polisi?

Barang bukti yang diamankan cukup lengkap—mulai senter kepala, gunting potong, cutter, obeng berbagai ukuran, kunci pas, hingga kabel utuh dan tembaga hasil kejahatan. Temuan ini memperkuat dugaan keduanya sudah menyiapkan alat khusus untuk memotong dan mengangkut kabel.

Barang bukti juga menunjukkan pencurian bukan spontanitas, tetapi benar-benar direncanakan. Peralatan yang dibawa pelaku memperlihatkan mereka paham cara memutus kabel tanpa meninggalkan banyak jejak.

Apa komentar dan sikap resmi kepolisian terhadap kasus ini?

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Reskrim AKP Dian Kusnawan menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami kemungkinan lokasi pencurian lain. Menurut Dian:
“Kedua tersangka JH dan SW sudah kami amankan beserta barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku telah melakukan aksi pencurian di lima lokasi berbeda. Penyidik terus melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada pelaku lain.”

Selain soal teknis kasus, Dian menegaskan kepolisian tidak akan membiarkan gangguan kriminal menghambat program strategis yang menyentuh kepentingan publik. Ia menambahkan:
“Kami memastikan proses hukum berjalan profesional dan tuntas. Tidak ada ruang bagi tindak kejahatan yang merugikan masyarakat.”

Mengapa kasus ini penting bagi kelancaran program MBG di PPU?

Program MBG membutuhkan dukungan infrastruktur seperti instalasi listrik yang stabil. Ketika kabel hilang, progres menjadi tersendat dan berdampak langsung pada layanan yang ditunggu masyarakat luas.

Pengungkapan ini menjadi titik aman bagi kelanjutan pembangunan MBG. Tanpa gangguan rutin seperti ini, pekerjaan lapangan bisa berjalan kembali tanpa rasa waswas. Setidaknya, pekerja kini merasa lebih tenang setelah pelaku ditangkap.

Dua pencuri kabel proyek MBG di PPU akhirnya ditangkap setelah beraksi di lima titik berbeda. Kerugian mencapai Rp 7 juta, namun penyidik memastikan proses hukum berjalan tuntas. Penanganan cepat ini membuat pembangunan program MBG bisa kembali fokus untuk kepentingan masyarakat.

Bagikan artikel ini biar makin banyak yang paham pentingnya menjaga keamanan proyek layanan publik.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' Satya

FAQ

Apa saja barang bukti utama yang disita dari pelaku?
Barang bukti terdiri dari senter kepala, alat potong, obeng, kunci pas, serta kabel dan tembaga hasil aksi pencurian.

Kenapa kasus pencurian ini berdampak ke proyek MBG?
Pencurian kabel menghambat progres pembangunan karena instalasi listrik menjadi tidak lengkap dan pekerjaan harus ditunda.

Apakah masih ada pelaku lain yang dicari?
Penyidik masih mendalami kemungkinan ada lokasi lain atau pihak lain yang terlibat.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#Satreskrim PPU #penajam paser utara #proyek MBG