Balikpapan TV - Hai Cess! Forum Satu Data Indonesia kembali digelar di Penajam Paser Utara (PPU) sebagai ruang koordinasi untuk memperkuat integrasi data antarlembaga.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati, Rabu (5 November 2025), menghadirkan Pembina Data, Walidata, dan Walidata Pendukung yang bertugas memastikan pengelolaan data lebih rapi, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Forum ini mengangkat tema “Berkolaborasi Membangun Satu Data Berkualitas Menuju Penajam Paser Utara sebagai Gerbang Nusantara.”
Acara ini terasa seperti ruang temu gagasan—tempat pemerintah daerah, BPS, akademisi, dan OPD duduk bersama memahami bagaimana data dapat menjadi fondasi penting pembangunan yang tepat sasaran.
Semua yang hadir mengamini satu hal: di era percepatan informasi, kualitas data adalah kunci. Yuk lanjut baca, soalnya ini lebih dari sekadar rapat formal, Cess!
Baca Juga: UMKM Naik Kelas! Kaltim Paradise of The East x Summer Fest 2025 Resmi Dibuka
Apa yang Dibahas dalam Forum Satu Data Indonesia Ini?
Forum ini menyoroti pentingnya penyelarasan tata kelola data daerah. Pemerintah Kabupaten PPU menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap data yang dihasilkan OPD memiliki standar yang sama dan saling terhubung.
Hal ini bertujuan agar perencanaan pembangunan tidak hanya tepat sasaran, tapi juga adaptif terhadap dinamika wilayah Penajam Paser Utara sebagai wilayah yang strategis.
Dalam sambutan Bupati Mudyat Noor yang disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Amrullah, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam peningkatan tata kelola dan penyediaan data di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pemkab PPU berkomitmen meningkatkan kualitas data sebagai landasan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, sekaligus mendorong penerapan prinsip Satu Data Indonesia di seluruh sektor pemerintahan.
“Indikator keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas data yang digunakan dalam analisis kebijakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujarnya.
Mengapa Kualitas Data Penting untuk Pembangunan Daerah?
Data adalah dasar untuk memetakan tantangan dan peluang. Ketika kualitas data rendah, keputusan pembangunan dapat meleset dari target dan manfaat program tidak dirasakan merata.
Sebaliknya, data yang baik mampu menunjukkan kebutuhan masyarakat secara lebih akurat—mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, pangan, hingga infrastruktur.
PPU sebagai “Gerbang Nusantara” memiliki nilai strategis. Wilayah ini menjadi sorotan dalam skala nasional bahkan internasional. Karena itu, data yang kuat dan kredibel juga menjadi media promosi daerah.
“Sebagai Gerbang Nusantara, tentu seluruh mata dunia tertuju ke Penajam Paser Utara. Karena itu, saya menginginkan data menjadi bagian dari media promosi untuk memperkenalkan PPU secara lebih luas,” tegas Amrullah.
Siapa Saja yang Terlibat dan Berperan dalam Penguatan Data?
Forum ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Kepala BPS PPU, narasumber dari LP2M Universitas Mulawarman, unsur Forkopimda, serta perangkat daerah dan undangan terkait.
Peran BPS sebagai pembina data menjadi kunci dalam menstandarkan kualitas data lintas sektor.
Setiap OPD memiliki posisi strategis sebagai pengumpul dan penyaji data. Walidata dan walidata pendukung memastikan kelengkapan, akurasi, serta keterhubungannya dalam sistem Satu Data Indonesia.
Sistem ini dirancang untuk membuat akses data menjadi lebih mudah, transparan, dan terpercaya.
Baca Juga: Penertiban Kawasan Hutan Kaltim, Satgas PKH Ambil Alih Konsesi PT Mahakam Sumber Jaya KM 33
Siapa Peraih Penghargaan dalam Pengelolaan Data Terbaik Tahun Ini?
Untuk mengapresiasi upaya OPD dalam pengelolaan data, pemerintah daerah memberikan penghargaan.
Dinas Ketahanan Pangan meraih peringkat pertama, disusul Dinas Perpustakaan dan Arsip di posisi kedua, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berada di peringkat ketiga.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol. Ini menjadi motivasi agar setiap OPD terus meningkatkan kemampuan dalam menata, menyajikan, dan memanfaatkan data dalam kebijakan publik.
Forum ini menegaskan satu hal penting: data adalah fondasi. Semakin baik kualitas data, semakin kokoh arah pembangunan. PPU terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan modern yang berbasis informasi presisi.
Kalau kamu peduli perkembangan daerah, yuk sebarkan informasi ini, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"
FAQ
1. Apa itu Satu Data Indonesia?
Sebuah kebijakan nasional untuk memastikan data terpadu, akurat, mutakhir, dan dapat digunakan bersama lintas instansi.
2. Mengapa data penting dalam pembangunan daerah?
Karena data menjadi dasar analisis dalam merancang program, anggaran, dan strategi agar tepat sasaran.
3. Siapa saja yang terlibat dalam Forum Satu Data PPU?
Pembina Data (BPS), Walidata, OPD, akademisi, dan stakeholder terkait lainnya.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.