Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Good Neighbour Policy! Kunjungan Prabowo ke Sydney Buka Perkuat Keamanan Kawasan Indo Pasifik, Diplomasi Pertahanan hingga Stabilitas Ekonomi Regional

Arya Kusuma • Kamis, 13 November 2025 | 11:32 WIB

Kunjungan Balasan Prabowo ke Australia Jadi Simbol Kemitraan Sejati
Kunjungan Balasan Prabowo ke Australia Jadi Simbol Kemitraan Sejati

Balikpapan TV – Hai Cess! Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Sydney, Australia, Selasa (11/11), untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Anthony Albanese. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan diplomatik dua negara yang sudah terjalin selama 76 tahun.

Apa Tujuan Utama Kunjungan Prabowo ke Australia?

Dalam kunjungan sehari penuh ini, Presiden Prabowo menggelar pertemuan tête-à-tête dengan PM Anthony Albanese dan menghadiri upacara kenegaraan bersama Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn.

Agenda utamanya membahas kerja sama strategis di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan kemitraan industri.

Kunjungan ini juga menjadi balasan atas kunjungan Albanese ke Indonesia pada Mei lalu, tak lama setelah ia terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Australia.

Siapa Saja yang Mendampingi Presiden?

Presiden Prabowo bertolak menuju Sydney melalui Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 12.00 WIB, didampingi sejumlah pejabat penting seperti:

Sebelum keberangkatan, Presiden sempat menggelar rapat koordinasi lintas kementerian bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin.

Dalam rapat tersebut, Prabowo menekankan pentingnya optimalisasi penyerapan anggaran menjelang akhir tahun 2025.

Foto Sebelum keberangkatan
Foto Sebelum keberangkatan

Baca Juga: Juicy Luicy x RAN Hadirkan “Malapetaka”, Lagu Tentang Cinta di Ambang Keputusan

Apa Saja Kesepakatan Baru Indonesia–Australia?

Salah satu momen penting dalam kunjungan ini adalah penandatanganan kesepakatan kerja sama pertahanan dan keamanan antara Indonesia dan Australia.

Penandatanganan dilakukan saat Presiden Prabowo dan PM Albanese meninjau Kapal HMAS Canberra di Garden Island Naval Base, Sydney pada Rabu (12/11).

Kesepakatan ini memperkuat pijakan kerja sama yang telah dibangun sejak Nota Kesepahaman 1995, Lombok Treaty 2006, hingga Defence Cooperation Agreement (DCA) 2024.
Kini, kerja sama pertahanan kedua negara menjadi pilar utama hubungan bilateral dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Kenapa Hubungan Ini Dianggap Penting?

Menurut Ali Rif’an, pengamat politik sekaligus Direktur Arus Survei Indonesia, penguatan hubungan Indonesia–Australia punya tiga alasan utama:

  1. Kedekatan Geografis dan Keamanan Kawasan
    Dua negara ini memiliki posisi strategis di Indo-Pasifik, penting untuk menjaga keamanan maritim, pengelolaan perbatasan, dan penanganan bencana.
    “Saat tsunami Aceh, Australia termasuk negara paling cepat memberi bantuan,” jelasnya kepada Jawapos.com.

  2. Kemitraan Ekonomi dan Perdagangan
    Kerja sama ini membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat investasi lintas sektor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

  3. Stabilitas Politik Regional
    Indonesia dan Australia sama-sama berperan besar menjaga perdamaian dan diplomasi Indo-Pasifik, yang strategis bagi posisi Indonesia di kancah global.

Apa Pesan Prabowo untuk Australia?

Dalam kunjungan ke kapal perang HMAS Canberra, Prabowo menekankan pentingnya “good neighbour policy” atau kebijakan bertetangga baik.
Ia menyebut Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan dan saling membantu.

“Sudah takdir kita untuk bertetangga langsung. Tetangga yang baik akan saling menolong di masa sulit,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.

Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada PM Albanese dan jajaran pemerintah Australia atas sambutan penuh persahabatan.
“Sekali lagi, Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri, terima kasih banyak telah menerima saya dengan cara yang begitu baik,” tutupnya.

 

FAQ

1. Apa fokus utama kunjungan Prabowo ke Australia?
Memperkuat kerja sama ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan investasi antara kedua negara.

2. Siapa saja pejabat yang mendampingi Presiden?
Menlu Sugiono, Sekkab Teddy Indra Wijaya, dan beberapa pejabat tinggi lainnya.

3. Apa hasil konkret dari kunjungan ini?
Penandatanganan kesepakatan kerja sama pertahanan dan keamanan baru.

4. Sejak kapan Indonesia dan Australia bekerja sama di bidang pertahanan?
Sejak 1995, diperkuat lewat Lombok Treaty (2006) dan DCA (2024).

5. Apa makna pernyataan “good neighbour policy” dari Prabowo?
Pesan moral agar Indonesia dan Australia terus menjaga hubungan saling menghormati dan membantu sebagai negara tetangga.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#Anthony Albanese #australia #kerja sama pertahanan #Prabowo Subianto