Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Warga Temukan Buruh Lepas Tak Bernyawa di Mess Tukang SMK 2 Sangatta Utara, Ini Kronologinya

Arya Kusuma • Selasa, 11 November 2025 | 12:45 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan Tv - hai Cess! Seorang pekerja bangunan ditemukan tak bernyawa di mess tukang SMK 2 Sangatta Utara pada Senin (10/11) pagi, memicu geger warga sekitar.

Korban bernama Dan Taba (63), buruh harian lepas yang sudah lama bekerja di lingkungan sekolah tersebut. Informasi awal diterima Polres Kutai Timur sekitar pukul 10.05 Wita melalui layanan Call Center 110, setelah laporan masuk dari Kepala SMK 2 Sangatta Utara, Puji Astuti.

Warga menemukan korban dalam kondisi meninggal di mess tempat ia sehari-hari beristirahat.
Di tengah suasana pagi yang biasanya adem, kabar itu langsung menyedot perhatian. Warga menceritakan bahwa korban sempat meminta tolong pada Senin dini hari, informasinya bahkan sempat beredar di sebuah grup Facebook. Namun ketika diperiksa sekitar pukul 06.00 Wita, korban sudah tidak bernapas. Cerita inilah yang kemudian memicu rangkaian penyelidikan aparat.


Suasana halaman sekolah yang biasanya riuh, berubah senyap pagi itu. Beberapa warga berdiri saling berbisik, mencoba menyatukan potongan cerita yang mereka dengar sejak malam. Ketika polisi tiba, perhatian langsung tertuju pada proses identifikasi. Yuk, lanjut Wal, kita kupas lebih dalam kronologi lengkapnya.

Baca Juga: Pesona Hitam Putih Pantai Batu Angus Keindahan Alam Kontras dari Ternate, pa yang Bikin Pantai Batu Angus Ternate Jadi Viral di 2025?

Apa yang Terjadi di Mess Tukang SMK 2 Sangatta Utara?

Warga pertama kali mendapati korban tidak memberikan respons saat dipanggil di mess tukang. Saat itu, posisinya terbaring tanpa tanda kehidupan.
Polisi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi yang berada di sekitar lokasi untuk memastikan alur kejadian secara utuh.

Bagaimana Kronologi Laporannya Bisa Sampai ke Polisi?

Laporan formal masuk lewat Call Center 110 sekitar pukul 10.05 Wita. Kepala sekolah menghubungi polisi setelah menerima kabar dari warga.
Para petugas dari Sat Samapta Regu III, Inafis, Piket Reskrim, Intelkam, hingga Patmor langsung turun melakukan penanganan awal.

Apa Kata Saksi Mengenai Kondisi Korban?

Salah satu saksi mengatakan bahwa korban meminta pertolongan beberapa jam sebelum ditemukan meninggal. “Saksi mendengar korban meminta tolong karena tidak memiliki keluarga di sini. Informasi itu sempat dibagikan melalui grup Facebook,” ungkapnya.
Namun saat diperiksa kembali pada pagi hari, korban sudah tidak bernapas dan tidak menunjukkan tanda kehidupan, sehingga warga melapor ke pihak sekolah.

Baca Juga: Pesona Hitam Putih Pantai Batu Angus Keindahan Alam Kontras dari Ternate, pa yang Bikin Pantai Batu Angus Ternate Jadi Viral di 2025?

Apa Hasil Pemeriksaan Awal dari Pihak Kepolisian?

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menjelaskan hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda kekerasan.
“Berdasarkan keterangan para saksi, korban sudah lama memiliki riwayat sakit asma dan tidak bekerja selama dua bulan terakhir,” terang Fauzan.

Pemeriksaan Lanjutan & Upaya Identifikasi

Polisi menduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Namun untuk memastikan, jenazah dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta untuk dilakukan visum et repertum.
Hingga Senin sore, identitas lengkap korban masih ditelusuri. Beberapa dokumen yang seharusnya menyertai korban disebut dibawa rekannya beberapa waktu lalu, sehingga proses identifikasi membutuhkan waktu.

Upaya Mencari Keluarga Korban

Informasi sementara menyebutkan bahwa keluarga korban berada di Provinsi Sulawesi Selatan. Unit Reskrim Polres Kutim kini berkoordinasi mencari jalur komunikasi untuk menghubungi pihak keluarga.
Sementara itu, warga sekitar berharap proses penelusuran berjalan cepat sehingga korban dapat dimakamkan dengan layak.

Kasus penemuan jasad di SMK 2 Sangatta Utara ini mengingatkan kita betapa pentingnya kepedulian warga dan langkah cepat saat menemukan kejadian mencurigakan. Respons warga, sekolah, dan polisi menjadi rangkaian penting dalam penyelidikan pagi itu. Jika menurut Wal artikel ini bermanfaat, bolehlah dibagikan agar makin banyak yang paham cara bertindak dalam situasi darurat.

FAQ

1. Apakah ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban?
Tidak. Polisi memastikan pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda kekerasan.

2. Dari mana korban berasal?
Menurut keterangan warga, korban berasal dari Sulawesi Selatan.

3. Mengapa identitas lengkap korban belum ditemukan?
Karena dokumen pribadinya disebut dibawa rekannya beberapa waktu lalu, sehingga perlu penelusuran lanjutan.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Petugas melakukan olah TKP di mess tukang SMK 2 Sangatta Utara — visual kronologi kejadian yang memicu geger warga.
Petugas melakukan olah TKP di mess tukang SMK 2 Sangatta Utara — visual kronologi kejadian yang memicu geger warga.

Editor : Arya Kusuma
#polres kutai timur #RSUD Kudungga Kutim #SMK 2 Sangatta Utara